PRANCIS, POPULI.ID – Pebalap muda harapan Indonesia, Veda Ega Pratama, mengawali rangkaian akhir pekan balap di Sirkuit Bugatti, Le Mans, dengan performa yang cukup menjanjikan.
Dalam sesi latihan bebas pertama (FP1) Moto3 Prancis 2026 yang berlangsung Jumat (8/3/2026), pebalap asal Gunungkidul ini berhasil mengamankan posisi ke-11.
Sesi pembuka ini berjalan sangat dinamis bagi Veda. Sejak bendera hijau dikibarkan, pembalap Honda Team Asia tersebut langsung tancap gas dan sempat mencuri perhatian dengan menempati posisi keempat dalam daftar catatan waktu tercepat di awal sesi.
Namun, persaingan ketat di lintasan legendaris Prancis ini membuat posisinya sempat melorot perlahan ke urutan ketujuh, ke-13, hingga terlempar ke posisi ke-20 saat sesi menyisakan sedikit waktu.
Meski sempat tertekan, Veda menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Di menit-menit akhir latihan, ia berhasil mempertajam catatan waktunya dan merangsek naik untuk menyudahi sesi di peringkat ke-11.
Sementara itu, posisi puncak FP1 dikuasai oleh pembalap Red Bull KTM Ajo, Alvaro Carpe, yang mencatatkan waktu terbaik 1 menit 41,252 detik. Carpe tampil dominan dan unggul tipis atas rival-rivalnya di sesi pembuka ini.
Sesi FP1 kali ini kembali memanaskan rivalitas antara dua talenta terbaik Asia Tenggara antara Veda Ega Pratama dan pebalap asal Malaysia, Hakim Danish. Keduanya merupakan rival lama yang telah bersaing sejak di Asia Talent Cup, Red Bull MotoGP Rookies Cup, hingga FIM JuniorGP.
Di Le Mans, Hakim Danish menunjukkan kelasnya sebagai pembalap yang memiliki rekor mentereng di Sirkuit Bugatti. Meski mengawali sesi dengan lambat di posisi ke-21, Danish mampu meningkatkan performanya secara signifikan di pertengahan latihan hingga sempat menembus lima besar. Rider Malaysia tersebut akhirnya menutup sesi FP1 di posisi ketujuh, tepat di depan Veda.
Bagi Veda, tantangan di Le Mans memang cukup berat mengingat ia belum pernah meraih podium di sirkuit ini. Sementara Danish tercatat sudah mengoleksi tiga podium di Le Mans pada level junior sepanjang 2023-2025. Pada musim 2025, Veda bahkan harus absen dari Le Mans karena cedera.
Kendati demikian, modal kuat berupa podium ketiga di Moto3 Brasil 2026 serta finis di posisi kelima di Thailand dan keenam di Spanyol menjadi motivasi besar bagi Veda untuk terus kompetitif.












