• Tentang Kami
Saturday, July 4, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Ahli Toksinologi Bongkar Intimidasi di Balik Kematian Tragis Dokter Icha

Konsultan dr. Icha mengungkap dugaan intimidasi oknum DPRD terhadap dokter muda tersebut, yang memicu sorotan terhadap perlindungan tenaga kesehatan.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
July 3, 2026
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto dr. Icha Pakaenoni di rumah duka.

Foto dr. Icha Pakaenoni di rumah duka. [Dok. Isntagram/@dr.christian.widodo]

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

POPULI.ID – Kematian tragis dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni, atau yang akrab disapa dr. Icha (27), yang mengakhiri hidupnya pada Jumat (26/6/2026) memicu sorotan terhadap perlindungan tenaga medis di Indonesia. Satu-satunya ahli toksinologi di Indonesia yang menjadi konsultan dr. Icha saat kejadian, Dr. dr. Tri Maharani, mengungkapkan adanya tekanan hebat dan intimidasi oleh oknum anggota DPRD di balik depresi berat yang dialami dokter muda tersebut.

Peristiwa bermula pada 13 Juni 2026 di IGD RSU Leona, Timor Tengah Utara (TTU), saat dr. Icha menangani pasien gigitan ular yang merupakan kerabat anggota DPRD TTU. Di tengah situasi medis yang krusial, dr. Icha menghubungi Tri Maharani berkali-kali dalam kondisi ketakutan luar biasa.

BERITA MENARIK LAINNYA

Pakar Komunikasi UMY Nilai Intimidasi Pemutaran Film Pesta Babi Gejala Kemunduran Demokrasi

Deretan Fakta dan Kronologi di Balik Kasus Korupsi Video Profil Desa yang Menjerat Amsal Sitepu

“Dokter Maha, tolonglah karena aku ini lagi dimarah-marahi dan dibentak-bentak,” ungkap Tri Maharani dalam kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP, dikutip Kamis (2/7/2026).

Tri menjelaskan bahwa intimidasi muncul karena pihak keluarga pasien, yang didampingi tiga anggota DPRD TTU, memaksa dr. Icha memberikan Serum Anti Bisa Ular (SABU). Padahal, berdasarkan hasil observasi, pasien hanya mengalami fase gejala lokal yang tidak membutuhkan SABU. Tri menegaskan bahwa pemberian SABU tanpa indikasi sistemik justru dapat mengancam nyawa pasien karena risiko syok anafilaktik.

“Laboratorium pasien normal, fisik normal. Jadi memang tidak boleh diberi anti bisa ular, kalau diberi justru bahaya banget bisa menimbulkan syok anafilaktik dan bisa pasiennya meninggal, bukan karena bisa ularnya tapi pemberian obatnya,” jelas Tri Maharani.

Meskipun dr. Icha telah berusaha menjelaskan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), ia tetap menerima perlakuan kasar. Menurut keterangan dari keluarga dan Tri, oknum anggota DPRD tersebut membentak-bentak, menanyakan nama lengkap dr. Icha dengan nada mengancam, bahkan menyatakan bisa membekukan praktik dokter tersebut.

“Dia cerita, ‘Aku dibentak-bentak, bahkan aku ditanyain nama lengkap. Takut, Dok’,” ujar Tri Maharani.

Walau berada di bawah tekanan hingga mencucurkan air mata, dr. Icha tetap teguh menjalankan SOP demi keselamatan pasien. Ironisnya, pasien tersebut dinyatakan sembuh dan pulang pada 15 Juni, namun kondisi mental dr. Icha justru memburuk secara drastis.

Ia didiagnosis mengalami depresi berat dan sempat menjalani perawatan medis sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa di kediaman orang tuanya di Kupang.

Menanggapi tragedi ini, Tri Maharani menilai kasus dr. Icha hanyalah fenomena gunung es dari perundungan dan intimidasi yang sering dialami tenaga kesehatan di Indonesia. Ia mendesak pemerintah untuk segera menerbitkan aturan turunan dari UU Kesehatan yang secara spesifik mengatur sanksi bagi pelaku intimidasi nakes.

“Harus ada sebuah peraturan perundang-undangan yang jelas tentang perlindungan nakes. Saya enggak mau lagi ada kasus dokter Icha lain,” tegas Tri Maharani.

Ia menambahkan bahwa profesi dokter adalah panggilan hidup yang seharusnya dijalankan dengan rasa aman tanpa intervensi pihak luar yang tidak memahami ilmu medis.

Saat ini, kepolisian dan Kementerian Kesehatan telah membuka investigasi mendalam untuk menelusuri benang merah antara tindakan intimidasi yang dilakukan oknum DPRD tersebut dengan keputusan dr. Icha untuk mengakhiri hidupnya.

Tags: dokterdokter ichaintimidasitoksinologi

Related Posts

poster film Pesta Babi: Kolonialisme di zaman kita yang belakangan menimbulkan polemik di tengah masyarakat

Pakar Komunikasi UMY Nilai Intimidasi Pemutaran Film Pesta Babi Gejala Kemunduran Demokrasi

May 21, 2026
videografer Amsal Sitepu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi

Deretan Fakta dan Kronologi di Balik Kasus Korupsi Video Profil Desa yang Menjerat Amsal Sitepu

March 30, 2026
Ilustrasi dokter atau tenaga medis

Jumlah Dokter di Indonesia Jauh dari Ideal, Ini Implikasinya

December 1, 2025
dr. Rafika Augustine yang merupakan lulusan UMY kini menerapkan praktik dengan tarif sukarela. Ia ingin meneladani kiprah Kyai Ahmad Dahlan

Ingin Ikuti Jejak Kyai Ahmad Dahlan, Dokter Muda Ini Praktik dengan Tarif Sukarela

June 9, 2025
Ilustrasi kekerasan seksual

Dokter Terlibat Kekerasan Seksual, Dirut RSA UGM: Tenaga Medis harus Menjunjung Etik dan Profesionalisme

April 18, 2025
Next Post
Achmad Zidan Arrosyid menjadi salah satu dari 10 pemain muda yang diproyeksikan memperkuat PSS Sleman di Super League 2026/2027.

Perkuat Fondasi Masa Depan, 10 Pemain Muda PSS Masuk Skuad Super League 2026/2027

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.