• Tentang Kami
Monday, July 6, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Meluas, Tersangka Kini 27 Orang

Polresta Yogyakarta menetapkan 14 tersangka baru dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha sehingga total tersangka menjadi 27 orang, sementara penyidikan dan pendataan korban masih terus berlangsung.

byredaksi
July 6, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tersangka kekerasan kepada balita di Daycare Little Aresha saat dibawa ke mobil tahanan.

Tersangka kekerasan kepada balita di Daycare Little Aresha saat dibawa ke mobil tahanan.

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Penyidikan kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha kembali berkembang. Polresta Yogyakarta menetapkan 14 tersangka baru sehingga jumlah tersangka dalam perkara tersebut kini mencapai 27 orang.

Kanit PPA Polresta Yogyakarta, Ipda Apri Sawitri, mengatakan penambahan tersangka dilakukan pada Kamis (3/7/2026). Sebelumnya, sebanyak 13 tersangka telah lebih dahulu dilimpahkan ke Kejaksaan melalui proses tahap II.

BERITA MENARIK LAINNYA

Viral Dugaan Pelecehan di Malioboro, Polisi: CCTV Tak Temukan Bukti

13 Tersangka Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha Dilimpahkan ke Kejari Yogyakarta

“Dari keseluruhan, 13 tersangka sudah kami lakukan tahap dua di kejaksaan. Kemudian pada Kamis kami menetapkan 14 tersangka tambahan, sehingga total seluruhnya menjadi 27 orang,” ujar Sawitri saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (6/7/2026).

Ia menjelaskan, dari 14 tersangka tambahan tersebut, 10 orang merupakan pengasuh daycare, sementara dua lainnya adalah petugas keamanan dan tenaga kebersihan. Dengan penetapan terbaru ini, total pengasuh yang menjadi tersangka berjumlah 21 orang, mulai dari pengasuh kelas bayi hingga kelas taman kanak-kanak.

Menurut Sawitri, petugas keamanan dan tenaga kebersihan tidak diduga melakukan kekerasan secara langsung terhadap anak. Namun, keduanya tetap diproses hukum karena diduga melakukan pembiaran terhadap tindak pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Ada unsur pembiaran. Seharusnya ketika mengetahui adanya tindak pidana, yang bersangkutan wajib melaporkannya,” katanya.

Saat ini, ke-14 tersangka baru masih menjalani pemeriksaan. Penyidik juga akan menggelar perkara sebagai bagian dari proses lanjutan sebelum menentukan langkah hukum berikutnya.

Polresta Yogyakarta memastikan penyidikan masih terus berlangsung dan tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka maupun korban.

“Kasus daycare ini masih dalam tahap penyidikan. Jadi sangat mungkin nantinya berkembang apabila ditemukan korban ataupun tersangka lainnya,” ungkap Sawitri.

Di sisi lain, jumlah anak yang diduga menjadi korban kekerasan telah mencapai ratusan dan masih berpotensi bertambah. Polisi berencana kembali melakukan pemeriksaan terhadap para korban bersama orang tua atau wali setelah proses penetapan tersangka selesai.

“Pemeriksaan korban sempat kami tunda karena fokus pada proses penetapan tersangka. Kemungkinan pekan depan akan kami lanjutkan. Dari awal terdapat 144 korban, kemudian masih ada sekitar 60 korban lagi yang akan diperiksa,” jelasnya.

Untuk penanganan para korban, seluruh anak yang telah melapor mendapat pendampingan medis dari RSUP Dr. Sardjito. Sementara itu, pemulihan kondisi psikologis dan pemantauan tumbuh kembang anak dilakukan oleh dokter dan tenaga ahli terkait.

“Kami juga mengimbau agar orang tua terus memantau perkembangan anak sesuai arahan dan rekomendasi dari RSUP Dr. Sardjito,” kata Sawitri. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: daycaredaycare little AreshaIpda Apri SawitriPolresta Yogyakartatersangka baru

Related Posts

Viral Dugaan Pelecehan di Malioboro, Polisi: CCTV Tak Temukan Bukti

Viral Dugaan Pelecehan di Malioboro, Polisi: CCTV Tak Temukan Bukti

July 6, 2026
Tersangka kekerasan kepada balita di Daycare Little Aresha saat dibawa ke mobil tahanan.

13 Tersangka Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha Dilimpahkan ke Kejari Yogyakarta

June 25, 2026
Tangkapan layar CCTV keributan diduga pelaku klitih diamankan warga di Simpang Empat Hotel Melia Purosani, Jalan Mayor Suryotomo, Kelurahan Ngupasan, Kemantren Gondomanan, Kota Yogyakarta, pada Minggu (14/6/2026).

Viral Rombongan Diduga Klitih Ditangkap Warga di Gondomanan, Ini Kata Polisi

June 15, 2026
Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian.

Polisi Temukan Pencatutan Tanpa Izin Nama Dosen UGM dalam Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha

June 11, 2026
satu di antara sejumlah tersangka sedang memperagakan aksi mengikat anak yang dititipkan di Daycare Little Aresha Kota Yogyakarta, saat rekontruksi pada Selasa (10/6/2026).

Rekonstruksi Kekerasan Daycare Little Aresha: Terungkap Arahan Ikat Anak hingga 8 Jam

June 10, 2026
Suasana rekontruksi kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha Kota Yogyakarta, Selasa (9/6/2026).

13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Jalani Rekonstruksi, Orang Tua Korban Tak Kuasa Menahan Emosi

June 9, 2026
Next Post
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, saat menghadiri peresmian Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS) di Kabupaten Bantul, pada Minggu (5/7/2026).

Mendikdasmen Abdul Mu'ti Beberkan Strategi Atasi Kesenjangan Mutu Pendidikan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.