YOGYAKARTA, POPULI.ID – Penyidik Polresta Yogyakarta terus mendalami keterlibatan sejumlah pihak dalam kasus kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
Salah satunya terkait keterlibatan seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gajah Mada (UGM) dan seorang Hakim di Pengadilan Negeri Tais Bengkulu yang namanya tertulis dalam struktur organisasi Daycare Little Aresha Yogyakarta.
Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, mengungkapkan telah memanggil oknum dosen bersangkutan untuk dimintai keterangan pada dua minggu lalu. Berdasarkan hasil pemeriksaan, nama dan foto dosen tersebut dicatut tanpa izin oleh Ketua Yayasan untuk keperluan akta pendirian daycare.
“Rupanya Ketua Yayasan mengambil foto dari website tempat dosen itu bekerja. Menurut pengakuan sang dosen, ia tidak pernah memberikan foto kepada Ketua Yayasan. Tapi nama yang bersangkutan pernah diminta saat pembuatan akta pendirian,” ungkap Adrian.
Untuk memperkuat bukti, penyidik juga telah memeriksa rekening koran milik oknum dosen tersebut. Hingga kini, polisi tidak menemukan adanya aliran dana atau transaksi mencurigajan yang mengarah ke rekening yang bersangkutan.
Meskipun namanya tercatut, namun dosen tersebut dikatakan belum mengajukan laporan resmi terkait pencemaran nama baik maupun pencabutan nama dari akta. Hal itu diduga karena adanya ikatan kekeluargaan antara dosen dan Ketua Yayasan Daycare Little Aresha.
“Karena memang mereka itu ada hubungan keluarga dekat dengan Ketua Yayasan,” ujarnya.
Sementara itu, untuk oknum hakim yang namanya juga tercatut dalam papan struktur organisasi, Adrian menyebut telah menjadwalkan untuk pemeriksaan pada 12 Juni 2026 mendatang. Adrian menyebut awalnya pihak kepolisian sudah melayangkan surat pemanggilan. Namun yang bersangkutan meminta penundaan.
“Yang hakim kami rencanakan pemeriksaan pada 12 Juni 2026. Kemarin sudah dilakukan pemanggilan namun yang bersangkutan minta ditunda karena ada kegiatan,” tuturnya. (populi.id/Dewi Rukmini)










![Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/02/smp-negeri-4-pakem-120x86.png)

