POPULI.ID – Tim nasional Spanyol resmi mengukuhkan diri sebagai penguasa baru sepak bola dunia setelah menumbangkan Argentina 1-0 di partai final Piala Dunia 2026. Laga yang digelar di Stadion New York New Jersey pada Minggu (19/7/2026) waktu setempat ini tidak hanya memberikan trofi kedua bagi La Roja, tetapi juga menandai lahirnya berbagai rekor sejarah yang sulit ditandingi.
Gol tunggal kemenangan Spanyol dicetak oleh pemain pengganti, Ferran Torres, pada menit ke-106 di babak perpanjangan waktu. Torres menjadi pemain pengganti kedua dalam sejarah yang mencetak gol kemenangan di final Piala Dunia setelah Mario Gotze pada 2014. Argentina sendiri harus berjuang dengan 10 pemain setelah Enzo Fernandez diganjar kartu merah.
Pertahanan Terkuat dalam Sejarah
Pencapaian paling fenomenal Spanyol di turnamen ini adalah kokohnya lini belakang mereka. Berdasarkan data Opta, Spanyol mencatatkan diri sebagai tim juara dengan pertahanan paling solid sepanjang sejarah Piala Dunia karena hanya kebobolan 1 gol dari total 8 pertandingan. Satu-satunya gol yang bersarang ke gawang Spanyol terjadi saat mereka mengalahkan Belgia 2-1 di babak perempat final melalui sundulan Charles De Ketelaere.
Kiper Unai Simon tampil luar biasa dengan mengemas tujuh clean sheet, sebuah rekor baru dalam satu edisi Piala Dunia. Dilansir dari data FIFA, Simon juga memecahkan rekor dunia untuk catatan tidak kebobolan terlama di turnamen ini dengan durasi 650 menit, melampaui rekor legendaris Walter Zenga (517 menit) yang telah bertahan sejak 1990.
Rekor Operan dan Dribel
Dominasi permainan Spanyol tercermin dari statistik individu para pemainnya. Gelandang Rodri, yang dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Turnamen (Bola Emas), memecahkan rekor dunia dengan menyelesaikan 790 operan dalam satu turnamen, melampaui catatan miliknya sendiri di edisi sebelumnya.
Di sisi penyerangan, bintang muda Lamine Yamal mencatatkan dribel sukses terbanyak sepanjang turnamen dengan 35 aksi. Di usianya yang baru 19 tahun, Yamal tercatat sebagai pemain termuda keempat yang pernah menjuarai Piala Dunia. Ia juga menjadi pemain di bawah 20 tahun pertama yang berhasil mengawinkan gelar Euro dan Piala Dunia secara beruntun.
Status Invincible dan Koleksi Gelar
Kemenangan di partai final ini sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Spanyol menjadi 38 pertandingan internasional beruntun sejak Maret 2024, mematahkan rekor dunia sebelumnya yang dipegang oleh Italia (37 laga).
Dengan hasil ini, Spanyol meraih beberapa pencapaian bersejarah sekaligus:
– Menjadi tim pertama di abad ke-21 yang berhasil meraih dua gelar Piala Dunia (2010 dan 2026)
– Menjadi negara pertama yang memegang gelar juara dunia pria dan wanita secara bersamaan
– Meraih gelar juara dengan menyapu bersih 7 kemenangan beruntun di putaran final
Kesuksesan besar ini dilengkapi dengan borongan penghargaan individu, mulai dari Bola Emas untuk Rodri, Sarung Tangan Emas untuk Unai Simon, hingga gelar Pemain Muda Terbaik untuk bek Pau Cubarsi. Kini dengan generasi emas barunya, Spanyol menatap masa depan cerah saat mereka bersiap menjadi tuan rumah bersama untuk Piala Dunia 2030 mendatang.








![Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/02/smp-negeri-4-pakem-120x86.png)



