SLEMAN, POPULI.ID – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengoptimalkan operasional Pasar Godean. Terutama terkait pemanfaatan lantai tiga Pasar Godean yang kini masih relatif kosong dan tidak ditempati pedagang.
Sekretaris Disperindag Kabupaten Sleman, Aris Herbandang, mengakui bahwa sejak awal diresmikan dan beroperasi, area lantai tiga Pasar Godean belum bisa terisi penuh. Menurut dia, hal tersebut disebabkan oleh faktor aksesibilitas yang memerlukan tenaga lebih dari pengunjung. Meskipun sebenarnya, fasilitas lift menuju lantai tiga sudah tersedia.
Oleh karena itu, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan kajian komprehensif terkait pengembangan area lantai 3 Pasar Godean. Kajian tersebut bakal menilai klaster pedagang yang cocok untuk area teratas Pasar Godean itu.
“Akhir tahun ini (2026) di Oktober atau November kami akan melakukan kajian. Kami sudah anggarkan untuk kajian yang lebih komprehensif terkait keberadaan Pasar Godean, khususnya lantai 3, untuk pengembangannya ke depan seperti apa,” ungkap Bandang, belum lama ini.
Dia menyebut, Pemkab Sleman sangat berhati-hati dalam merumuskan pengembangan lantai 3 Pasar Godean ke depan. Khususnya agar kegiatan di lantai 3 tidak menganggu aktivitas pedagang yang ada di lantai bawah (2 dan 1).
Untuk sementara arah pengembangan lantai 3 Pasar Godean diproyeksikan sebagai pusat kuliner dengan menyasar segmen masyarakat menengah ke atas. “Makanya untuk sementara ini, arahannya untuk kuliner tapi segmen menengah ke atas. Tapi kami akan mewajibkan pelaku kuliner yang ada di Lantai 3 untuk berbelanja di lantai bawah (Pasar Godean), semisal belanja bahan baku dan lainnya. Sehingga bisa memberikan simbiosis mutualisme antara pedagang baru yang segmennya menengah atas dengan pedagang eksiting yang sekarang ada di Pasar Godean,” jelasnya.
Lebih lanjut, pihaknya mengaku masih menaruh optimisme tinggi terhadap perkembangan Pasar Godean secara keseluruhan ke depan. Keyakinan itu didorong oleh pertumbuhan kawasan Sleman barat yang dinilai semakin strategis dengan hadirnya sejumlah instansi dan fasilitas baru.
“Kami masih sangat optimis dengan keberadaan Pasar Godean, yang nantinya di Godean itu pertama ada penambahan Mapolda DIY, perumahan dan perkantoran. Kemudian tidak lama lagi juga akan ada Mako Pangdam di Godean,” ungkap Aris.
Ia menilai penambahan fasilitas strategis tersebut akan mendatangkan segmen konsumen baru. Ditambah dengan perluasan kawasan hunian lain, wilayah Sleman barat dinilai sangat potensial sebagai pusat layanan perdagangan.
“Saya yakin dari penambahan segmen itu masih ada perluasan untuk daerah-daerah hunian lain. Artinya kawasan Godean masih sangat potensial untuk memberikan jasa layanan perdagangan di wilayah Sleman Barat,” tandasnya. (Dewi Rukmini)








![Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/02/smp-negeri-4-pakem-120x86.png)



