• Tentang Kami
Kamis, November 5, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Sleman

Menag Buka Olimpiade Agama Sains Riset

byredaksi
November 5, 2026
in Sleman
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Menag Buka Olimpiade Agama Sains Riset

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, saat membuka ajang OASE III PTKIN di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (4/11/2026). (Dewi Rukmini)

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, membuka Olimpiade Agama Sains Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, pada Rabu (4/11/2026). Olimpiade tersebut mempertemukan ratusan mahasiswa dari 54 PTKIN se-Indonesia untuk berkompetisi, bertukar gagasan, dan mengembangkan jejaring akademik dalam bidang agama, sains, dan riset.

Gelaran OASE PTKIN yang mengusung tema Tumbuh dan Berkembang Bersama Prestasi itu berlangsung pada 3-7 November 2026. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dipilih sebagai tuan rumah gelaran tersebut setelah berhasil menempati peringkat kedua nasional sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

BERITA MENARIK LAINNYA

UIN Sunan Kalijaga Benahi Tata Kelola KKN

Mengenal Universitas Republik Indonesia, Institusi Baru Bentukan Presiden Prabowo

“Kali ini kami mengambil tempat di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta bukan tanpa alasan. Karena UIN ini, Alhamdulillah baru saja mendapatkan suatu predikat luar biasa menempati urutan kedua setelah Universitas Indonesia. Selamat kepada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta atas prestasinya,” ucap Nasaruddin saat ditemui Rabu (4/11/2026).

Melalui gelaran OASE III kali ini, Menag Nasaruddin berharap lahir bibit-bibit unggul dari perguruan tinggi keagamaan yang mampu menampilkan berbagai temuan eksperimental. Diharapkan, karya-karya riset tersebut nantinya bakal disempurnakan pasca-kelulusan mahasiswa. Sehingga dapat menjadi kekayaan intelektual bangsa untuk mengorbitkan Indonesia sebagai negara yang diperhitungkan dalam bidang sains dan riset global.

Pada kesempatan tersebut, Menag juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mengawal teknologi hilirisasi produk lokal. Ia mencontohkan potensi besar dari pengolahan komoditas mentah, seperti buah kelapa yang melalui proses hilirisasi dapat memberikan nilai tambah ekonomi yang berkali-kali lipat bagi bangsa.

​”Pemerintah kita sekarang berusaha untuk mengekspor bukan bahan baku lagi, tetapi produk hilirisasi. Sponsor daripada teknologi hilirisasi ini adalah UIN, IAIN, dan perguruan tinggi keagamaan di bawah Kementerian Agama. Tentu saja juga bersinergi dengan perguruan tinggi umum lainnya,” jelas dia.

​Ke depan, Kementerian Agama berkomitmen untuk menyamakan perlakuan dan memperkuat seluruh perguruan tinggi keagamaan di bawah naungannya. Artinya, perguruan tinggi Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, hingga lembaga pendidikan keagamaan lainnya akan berada dalam satu payung pembinaan di bawah Kementerian Agama.

Lebih lanjut, ​Menag mengimbau masyarakat agar tidak lagi membeda-bedakan antara Perguruan Tinggi Umum (PTU) dan Perguruan Tinggi Keagamaan. Sebab, menurutnya prestasi UIN Sunan Kalijaga yang mampu menembus jajaran teratas perguruan tinggi terbaik di Indonesia menjadi bukti nyata bahwa lembaga pendidikan Islam mampu berpacu dengan institusi pendidikan manapun.

​Tidak hanya di tingkat perguruan tinggi, kualitas pendidikan di bawah pengelolaan Kementerian Agama juga tercermin dari prestasi lembaga pendidikan tingkat menengah, seperti Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia yang konsisten menempati posisi puncak dan belum tertandingi oleh sekolah unggulan umum lainnya di Indonesia.

​”Ini buktinya bahwa lembaga pendidikan di bawah pengelolaan Kementerian Agama mampu bersaing dan tidak tertinggal oleh lembaga pendidikan umum yang lain,” papar dia.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menegaskan OASE menjadi wadah untuk menerjemahkan integrasi ilmu ke dalam kemampuan dan karya mahasiswa. Ia berharap pembinaan talenta di PTKIN melahirkan generasi yang memiliki kedalaman agama sekaligus kecakapan mengembangkan sains. “OASE mencita-citakan lahirnya Ibnu Sina-Ibnu Sina baru, Ibnu Rusyd-Ibnu Rusyd baru,” ungkap Suyitno.

Dia memaparkan, OASE pertama kali diselenggarakan secara daring di Aceh pada 2021, kemudian berlanjut di Jakarta pada 2023. Penyelenggaraan ketiga di Yogyakarta melanjutkan penguatan wadah kompetisi dan pembinaan talenta sains serta riset mahasiswa PTKIN.

Menurut Suyitno, penyelenggaraan OASE di UIN Sunan Kalijaga memiliki makna tersendiri karena mempertemukan talenta mahasiswa di kampus yang menunjukkan capaian dalam pemeringkatan perguruan tinggi internasional.

Dia mendorong setiap PTKIN menemukan dan memperkuat kekhasannya masing-masing. Keunggulan kampus dikatakan dapat dikembangkan melalui reputasi riset, integrasi pendidikan agama dan sains, kepedulian lingkungan, maupun potensi lain yang sesuai dengan karakter institusi.

Ia juga meminta capaian mahasiswa ditindaklanjuti dengan pencatatan prestasi melalui kanal nasional. Langkah tersebut diperlukan agar perkembangan keilmuan PTKIN semakin dikenal masyarakat. “Dunia harus tahu itu, dan caranya para Wakil Rektor III harus aktif mengisi aplikasi Puspresnas,” tegas Suyitno.

Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Noorhaidi Hasan, menyampaikan bahwa kehadiran 54 PTKIN menunjukkan komitmen bersama dalam mengembangkan generasi yang cerdas, berintegritas, kreatif, dan mampu berkontribusi bagi masyarakat.

“OASE bukan sekadar ajang memperebutkan medali dan menentukan siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, OASE adalah ruang perjumpaan gagasan, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan talenta terbaik mahasiswa PTKIN,” ungkapnya.

Sebagai tuan rumah, UIN Sunan Kalijaga berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi peserta. Noorhaidi berharap OASE terus berkembang menjadi agenda akademik nasional yang berkualitas, inklusif, dan berdampak, sekaligus memperkuat pembinaan prestasi mahasiswa secara berkelanjutan.

Dia menyebut, kegiatan OASE III tahun ini akan mempertemukan 497 finalis dari 54 PTKIN. Mereka merupakan talenta yang lolos penyaringan dari total 1.592 pendaftar untuk berkompetisi dalam 18 bidang agama, sains, dan riset. “Rangkaian kegiatan itu juga menghadirkan ekspo inovasi yang melibatkan 34 PTKIN,” tandasnya. (Dewi Rukmini)

 

 

Tags: Menteri AgamaPerguruan TinggiUIN

Related Posts

UIN Sunan Kalijaga Benahi Tata Kelola KKN

UIN Sunan Kalijaga Benahi Tata Kelola KKN

September 8, 2026
Ilustrasi kampus perguruan tinggi.

Mengenal Universitas Republik Indonesia, Institusi Baru Bentukan Presiden Prabowo

Juli 24, 2026
Ilustrasi korupsi

Jejak Kelam Korupsi Haji: Daftar Mantan Menteri Agama yang Terjerat Hukum

Maret 13, 2026
Profil Bupati Kulon Progo Agung Setyawan

Gandeng LLDIKTI, Pemkab Kulon Progo Ajak Perguruan Tinggi Olah Potensi Daerah untuk Rakyat

September 29, 2025
Sri Sultan Minta Kampus Kawal Aspirasi Mahasiswa: “Jangan Ada Kekerasan di Yogyakarta”

Sri Sultan Minta Kampus Kawal Aspirasi Mahasiswa: “Jangan Ada Kekerasan di Yogyakarta”

September 1, 2025
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu,

14 Tahun Menunggu, 8.400 Calon Jemaah Batal Berangkat Gara-Gara Dugaan Korupsi Kuota Haji

Agustus 26, 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.