• Tentang Kami
Wednesday, June 24, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Sambut Libur Lebaran, Pemkot Yogyakarta Percepat Pengosongan Depo Sampah

Hasto Wardoyo total sampah yang dialokasikan untuk dipindahkan ke TPST Piyungan mencapai 4.000 ton yang merupakan sampah tidur

byGalih Priatmojo
March 6, 2025
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
pengosongan sampah di Depo Jalan Brigjen Katamso

pengosongan sampah di Depo Jalan Brigjen Katamso. [Dok. Pemkot Yogyakarta]

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemkot Yogyakarta terus berupaya mengosongkan depo-depo sampah besar guna mempercepat penyelesaian permasalahan sampah di kota.

Langkah ini menjadi prioritas hingga libur Lebaran mendatang, terutama untuk menjaga kebersihan lingkungan di sekitar kawasan wisata.

BERITA MENARIK LAINNYA

Ajudan Danrem 072/Pamungkas Dikeluarkan dari Lintasan Lari MJM Karena Tak Pakai BIB, Ini Penjelasan Korem

Viral Dugaan Perundungan di SMAN 2 Bantul, Pemda DIY Turun Tangan

Salah satu depo yang menjadi perhatian adalah Depo Sampah Purawisata yang berada di Jalan Brigjen Katamso. Saat ini, depo tersebut telah dibersihkan, dan harapannya tetap terjaga dengan baik.

“Depo yang ada Jalan Brigjen Katamso alhamdulilah sudah bersih ya, saya kita toh nanti kalau dipakai untuk menaruh lagi harapan saya lagi tidak sampai numpuk. Misalnya hanya satu, dua, atau tiga truk disini (Depo) segera dibawa keluar. Seperti itu kan bagus jadi tidak menimbulkan dampak ke lingkungan,” ujar Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo saat mengunjungi depo sampah di Jalan Brigjen Katamso seperti dilansir dari laman Pemkot Yogyakarta, Kamis (6/3/2025).

Pihaknya menegaskan bahwa depo sampah tidak boleh menjadi tempat penumpukan yang berlarut-larut. Ia berharap sampah yang masuk ke depo dapat segera diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) atau dikelola dengan sistem yang lebih ramah lingkungan.

Ia juga mengingatkan para petugas penjaga depo untuk selalu memastikan agar sampah tidak menumpuk dalam jumlah besar, sehingga kebersihan dan kenyamanan lingkungan tetap terjaga.

Secara terpisah, Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Kota Yogyakarta, Ahmad Haryoko, menjelaskan bahwa pengosongan depo sampah dilakukan secara bertahap sesuai kuota yang diberikan oleh Balai DLHK.

“Kemarin kami telah mengosongkan Depo Kotabaru di dekat RRI, kemudian Depo Purawisata. Saat ini, sudah mulai berproses pengosongan di Depo Taman Sari, selanjutnya Depo Ngasem, dan lokasi-lokasi lain yang berdekatan dengan tempat wisata akan dijadwalkan berikutnya,” ujar Haryoko.

Ia menambahkan bahwa total sampah yang dialokasikan untuk dipindahkan ke TPST Piyungan mencapai 4.000 ton yang merupakan sampah tidur atau sampah yang telah lama mengendap di depo. Jumlah ini belum termasuk sampah harian yang terus bertambah setiap hari.

“Untuk sampah harian, kami lakukan di tempat pengolahan sampah milik Pemkot Yogyakarta yang terus beroperasi,” tambahnya.

Haryoko menyebutkan Pemkot Yogyakarta saat ini mengoperasikan empat Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Nitikan, Kranon, Karangmiri, dan Siti Mulyo. Setiap TPS dilengkapi dengan mesin Gibrik dan RDF (Refuse Derived Fuel) untuk mengelola sampah secara lebih efektif.

Mesin RDF berperan dalam mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif, yang kemudian dimanfaatkan dalam industri semen. Proses ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkot Yogyakarta dengan PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) Cilacap.

“Untuk penambahan incinerator masih berproses. Kami rasa saat ini, semua program pengelolaan sampah telah berjalan on the track (sesuai rencana), dan diharapkan dapat segera diselesaikan guna mendukung sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan,” tambahnya.

Tags: depo sampahhasto wardoyoJalan Brigjen Katamsolibur lebaranYogyakarta

Related Posts

Tangkapan layar saat Danrem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, terlibat cek-cok dengan marshal event Mandiri Jogja Maraton karena ajudannya ditarik ke luar lintasan, Minggu (21/6/2026).

Ajudan Danrem 072/Pamungkas Dikeluarkan dari Lintasan Lari MJM Karena Tak Pakai BIB, Ini Penjelasan Korem

June 22, 2026
ilustrasi perudungan

Viral Dugaan Perundungan di SMAN 2 Bantul, Pemda DIY Turun Tangan

June 22, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, memotong kabel fiber optik yang semrawut di Jalan Kenari, Kota Yogyakarta, Senin (15/6/2026).

Bersih-bersih Sampah Visual Dimulai, Wali Kota Yogyakarta Potong Kabel Fiber Optik di Jalan Kenari

June 16, 2026
Ilustrasi sekolah SD di Sleman

10 SD Muhammadiyah Terbaik di Kota Yogyakarta

June 11, 2026
Sejumlah pengayuh becak sedang mangkal atau menunggu penumpang di kawasan Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Senin (8/6/2026).

Malioboro Steril Kendaraan Bermotor pada Akhir November 2026, Diganti Becak Listrik

June 9, 2026
YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026
Next Post
Danang Maharsa Beberkan Tiga Program Prioritas yang Bakal Digaspol Begitu Dilantik

Luncurkan Bahu Teman, Pemkab Sleman Siap Beri Bantuan Hukum untuk Warga Miskin

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.