• Tentang Kami
Kamis, September 10, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Malioboro Steril Kendaraan Bermotor pada Akhir November 2026, Diganti Becak Listrik

dari total kebutuhan sekitar 900 unit becak listrik di kawasan Malioboro, kini baru terpenuhi 200-an unit.

byredaksi
Juni 9, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sejumlah pengayuh becak sedang mangkal atau menunggu penumpang di kawasan Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Senin (8/6/2026).

Sejumlah pengayuh becak sedang mangkal atau menunggu penumpang di kawasan Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Senin (8/6/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) berkomitmen akan mentransformasi kawasan Malioboro menjadi Zona Rendah Emisi atau Low Emission Zone (LEZ) sebagai bagian dari upaya pelestarian kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta. Satu langkah konkret yang tengah dibidik adalah mensterilkan kawasan Malioboro dari operasional becak motor (bentor) dan kendaraan bermotor pribadi.

Kepala Dinas Perhubungan DIY, Chrestina Erni, mengatakan bahwa kawasan Malioboro ditargetkan bersih dari becak motor (bentor) pada akhir November 2026. Nantinya hanya kendaraan tertentu yang boleh melintas di kawasan ikonik tersebut. Di antaranya becak kayuh, becak listrik, serta armada Bus Trans Jogja.

BERITA MENARIK LAINNYA

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

“Target terdekat di akhir November nanti tidak ada lagi bentor di Malioboro. Di sana kan Low Emission Zone, jadi yang boleh melintas hanya kendaraan darurat, becak kayuh, becak listrik, dan armada Bus Trans Jogja,” ucapnya.

Kebijakan larangan melintas bagi kendaraan bermotor itu nantinya akan berlaku setiap hari setelah November 2026. Tak hanya bentor, kendaraan roda tiga jenis bajaj juga dipastikan akan dilarang melintasi kawasan Malioboro.

Terkait operasional yang belum memiliki izin resmi, Pemda DIY bakal segera berkoordinasi dengan pemerintah kota dan kabupaten untuk memetakkan batas larangan. Pihaknya juga akan bersinergi dengan kepolisian untuk melakukan penindakan serta penegakkan hukum di lapangan.

“Nanti ke depan juga akan dipasang papan informasi larangan supaya Jogja lebih tertib dan indah,” katanya.

Guna mendukung kebijakan itu, Penda DIY juga berencana meningkatkan penggunaan kendaraan ramah lingkungan. Antara lain dengan menambah armada becak listrik dan mengalihkan Bus Trans Jogja ke layanan transportasi umum berbasis listrik.

“Trans Jogja kami upayakan nanti ada tambahan layanan listriknya, supaya layanannya semakin baik,” tutur dia.

Menurut Erni, saat ini tantangan terbesar dalam mewujudkan kebijakan itu ada pada pemenuhan kuota becak listrik. Dikatakan, dari total kebutuhan sekitar 900 unit becak listrik di kawasan Malioboro, kini baru terpenuhi 200-an unit.

Meski begitu, produksi mandiri becak listrik mulai digenjot dengan menggandeng sektor pendidikan. Pemda DIY juga telah menyiapkan infrastruktur pengisian daya untuk menopang ekosistem kendaraan listrik di jantung kota.

“Kawasan Senopati direncanakan menjadi titik endapan sekaligus pusat pengisian daya baru bagi becak listrik. Saat ini, fasilitas pengisian daya baru tersedia di satu titik, yaitu di Tempat Khusus Parkir (TKP) Ketandan, yang sebelumnya digunakan untuk melayani pengadaan 90 unit becak listrik tahap awal,” jelasnya.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menuturkan, transformasi peralihan becak kayuh konvensional dan becak motor menjadi becak listrik di kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta akan dilakukan secara bertahap. Rencananya, pemerintah akan menyediakan seribu unit becak kayuh bertenaga listrik yang lebih ramah lingkungan.

“Ya memang bertahap, karena memproduksinya dan mesinnya juga harus dibuat. Nanti kan rencananya ada seribu (becak listrik), bertahap saja,” ungkap Ngarsa Dalem.

Sebelum target seribu unit becak listrik bisa dipenuhi, Sri Sultan HB X menilai diperlukan uji coba untuk melihat respons publik. Salah satu poin krusial yang disoroti adalah aksesibilitas dan kenyamanan bagi penumpang wanita saat menggunakan fasilitas tersebut.

“Tapi kan yang sudah kami produksi juga perlu masukan dari publik sendiri. Untuk duduk, nyaman tidak, khususnya dengan model seperti itu. Wanita kalau duduk di situ merasa nyaman tidak, kan gitu. Nanti waktunya akan kami lakukan itu (evaluasi),” jelasnya.

Raja Keraton Yogyakarta tersebut menambahkan bahwa penyempurnaan desain berdasarkan umpan balik masyarakat menjadi syarat mutlak, sebelum masuk ke tahap produksi skala besar. Jika kenyamanan semua pihak sudah terjamin, barulah proyek itu akan dilanjutkan sepenuhnya.

“Kalau hal-hal seperti itu sudah bisa kami perbaiki, baru semua merasa nyaman. Ya baru kami bisa bicara produksi yang berkelanjutan,” pungkasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: Becak listrikChrestina ErniMalioboroSri Sultan Hamengku Buwono Xsumbu filosofiYogyakartaZona Rendah Emisi

Related Posts

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, melantik sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Bangsal Kepatihan, kompleks Kantor Gubernur DIY, pada Rabu (5/8/2026).

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

Agustus 5, 2026
Sejumlah titik sekitar Pakuwon Mall dilakukan pemasangan pagar, Senin (3/7/2026).

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

Agustus 5, 2026
Sejumlah pembecak di kawasan Malioboro mendatangi kantor Dinas Perhubungan (Dishub) DIY untuk mengeluhkan penutupan Jalan Malioboro untuk Car Free Day (CFD), Kamis (30/7/2026).

Pembecak Malioboro Minta Jalan Tak Ditutup Total Saat CFD, Keluhkan Pendapatan Menurun

Juli 30, 2026
Pengolahan sampah perolisis memanfaatkan minyak jelantah di Bank Sampah Berlian, Tompeyan, Kota Yogyakarta, Minggu (26/7/2026).

Bank Sampah Berlian Kembangkan Inovasi Ubah Sampah Residu dan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar

Juli 27, 2026
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Kusno Wibowo.

Proyek PSEL DIY Masih Matangkan Persiapan, Pembangunan Ditargetkan Dimulai Akhir 2026

Juli 27, 2026
Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama (kiri), saat sowan ke Sultan Hamengku Buwono X di Keraton Kilen, Minggu (19/7/2026).

Sultan HB X Beri Wejangan ke Veda Ega dan Mario Aji: Jangan Kalah Sebelum Bertanding

Juli 20, 2026
Next Post
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Bambang Kuntoro.

Api Misterius di Kasuran Sudah Muncul Lebih dari 150 Kali, BPBD Sleman Masih Tunggu Hasil Kajian Ahli

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.