SLEMAN, POPULI.ID – Manajemen Pakuwon Mall Yogyakarta membantah isu yang beredar di masyarakat bahwa pemasangan pagar di area sekitar mal dilakukan untuk mengantisipasi potensi kerusuhan dalam waktu dekat.
General Manager Pakuwon Mall, Vicky Ratih, menjelaskan bahwa pembangunan pagar tersebut telah direncanakan sejak tahun lalu dan dianggarkan dalam perencanaan perusahaan. Proses pengerjaannya pun sudah dimulai sejak Juli 2026.
“Sudah planning dari tahun lalu, sudah dibudgetkan sejak tahun lalu karena memang di kami ini belum ada pagarnya,” ujar Vicky kepada wartawan, Senin (3/8/2026).
Selain itu, ia beralasan jika pihaknya menunggu musim kemarau untuk proses pengecatan.
Menurutnya, pembangunan pagar merupakan bagian dari penyempurnaan fasilitas kawasan mal dan tidak berkaitan dengan isu keamanan maupun rencana aksi demonstrasi.
“Seharusnya itu sudah tidak menjadi isu di internal kami. Kami juga membangun di sempadan pagar yang sudah sesuai dengan ketentuan, sehingga tidak melanggar aturan,” tambahnya.
Vicky mengungkapkan, proyek pembangunan pagar yang saat ini belum rampung sepenuhnya untuk sementara ditunda.
Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat tidak salah menafsirkan pembangunan tersebut di tengah munculnya isu yang mengaitkannya dengan potensi demonstrasi seperti yang terjadi pada Agustus tahun lalu.
Ia menilai isu yang berkembang di masyarakat sudah terlalu berlebihan. Vicky mengingatkan bahwa saat terjadi aksi demonstrasi di depan Mapolda DIY pada tahun lalu, pihak Pakuwon Mall justru memberikan dukungan kemanusiaan dengan menyediakan bantuan medis dan ambulans bagi para korban yang mengalami benturan dengan aparat kepolisian.
Vicky berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi dan meminta masyarakat tidak terus memperbesar isu yang dinilai dapat berdampak negatif terhadap iklim ekonomi maupun investasi di Yogyakarta.
“No lah (demo terulang). Hari Minggu kemarin masyarakat masih happy menikmati program Buy One Get One dari grup MAP. Terus Haraku dari Grup Ismaya yang sangat besar juga masih mempercayakan untuk berinvestasi di Yogyakarta,” pungkasnya. (populi.id/Hadid Pangestu)








![Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/02/smp-negeri-4-pakem-120x86.png)



