YOGYAKARTA, POPULI.ID – Tren penggunaan transportasi publik berbasis rel di Daerah Istimewa Yogyakarta menunjukkan lonjakan yang signifikan. PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 865.187 penumpang melalui layanan Kereta Api Bandara YIA Public Service Obligation (PSO) sepanjang periode Januari sampai Juni 2026.
Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, mengatakan, angka fantastis itu menunjukkan bahwa semakin tinggi kepercayaan masyarakat terhadap KA Bandara YIA PSO sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan ekonomis.
Porwanto menuturkan bahwa tingginya angka keterangkutan penumpang tidak lepas dari kemudahan konektivitas yang ditawarkan. Sebab melalui Stasiun Yogyakarta, ratusan ribu penumpang tersebut dapat dengan mudah berpindah dari dan menuju Yogyakarta Internasional Airport (YIA), maupun mengakses layanan kereta api jarak jauh, serta Kereta Commuter Line.
“KA Bandara YIA PSO kini menjadi simpul konektivitas penting yang menghubungkan bandara, pusat kota, layanan kereta api jarak jauh, hingga Kereta Commuter. Integrasi itu memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan secara lebih efisien,” ujar Porwanto.
Banyaknya jumlah penumpang yang terakomodasi dan kemudahan konektivitas itu turut memberikan dampak positif untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, aktivitas bisnis, pendidikan, hingga perekonomian daerah. Wisatawan maupun masyarakat dari berbagai kota kini memiliki akses yang lebih praktis menuju Yogyakarta maupun Bandara YIA melalui jaringan transportasi yang saling terintegrasi.
Selain sisi mobilitas, penggunaan kereta api juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan. Sebagai moda transportasi massal, kereta api memiliki tingkat emisi karbon per penumpang yang lebih rendah dibandingkan penggunaan kendaraan pribadi, sehingga dapat membantu mengurangi kemacetan, konsumsi bahan bakar, serta emisi gas rumah kaca.
Mengingat tingginya volume penumpang yang dilayani setiap harinya, KAI Bandara senantiasa berkomitmen menjaga kualitas layanan dan kenyamanan bersama.
“Melalui layanan KA Bandara YIA PSO, diharapkan semakin banyak masyarakat yang beralih menggunakan transportasi publik, sehingga konektivitas wilayah semakin kuat, mobilitas semakin mudah, dan tercipta sistem transportasi yang berkelanjutan di Yogyakarta, dan sekitarnya,” ujarnya.
Pihak KAI Bandara juga mengimbau para penumpang untuk selalu menjaga barang bawaan selama perjalanan. Jika terdapat barang yang tertinggal, masyarakat dapat memanfaatkan layanan lost and found yang telah disediakan.
Selain itu, demi kelancaran perjalanan udara, penumpang disarankan untuk tiba di bandara lebih awal, yakni 3 jam sebelum keberangkatan internasional atau 2 jam sebelum keberangkatan domestik. (populi.id/Dewi Rukmini)








![Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/02/smp-negeri-4-pakem-120x86.png)



