• Tentang Kami
Monday, July 27, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Bank Sampah Berlian Kembangkan Inovasi Ubah Sampah Residu dan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar

Menurut Eka, sekitar 300 kilogram sampah residu dapat diolah menjadi bahan bakar cair dengan kandungan sulfur sekitar 50 ppm, angka oktan (RON) minimal 91

byredaksi
July 27, 2026
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pengolahan sampah perolisis memanfaatkan minyak jelantah di Bank Sampah Berlian, Tompeyan, Kota Yogyakarta, Minggu (26/7/2026).

Pengolahan sampah perolisis memanfaatkan minyak jelantah di Bank Sampah Berlian, Tompeyan, Kota Yogyakarta, Minggu (26/7/2026). [populi.id/Hadid Pangestu]

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Bank Sampah Berlian di Tompeyan, Kemantren Tegalrejo, Kota Yogyakarta mengembangkan inovasi pengolahan sampah residu dengan memanfaatkan minyak jelantah sebagai sumber energi untuk menghasilkan bahan bakar.

Metode tersebut diklaim lebih efisien karena mampu memangkas biaya operasional dan waktu produksi dibanding cara sebelumnya yang masih menggunakan tabung LPG 15 kilogram.

BERITA MENARIK LAINNYA

Proyek PSEL DIY Masih Matangkan Persiapan, Pembangunan Ditargetkan Dimulai Akhir 2026

Dobrak Akses Pasar, Kementerian UMKM Bebaskan Listing Fee Ritel Modern untuk Usaha Mikro

Pengelola Bank Sampah Berlian, Eka Yulianta, mengatakan alat yang dikembangkan mampu menghasilkan bahan bakar hingga sekitar satu liter dalam satu kali proses pengolahan. Sebelumnya, pihaknya menggunakan metode pirolisis dengan bahan bakar LPG non-subsidi yang dinilai kurang ekonomis.

“Awalnya kami memakai pirolisis dengan gas LPG 15 kilogram non-subsidi. Sekali proses menghasilkan sekitar 90 mililiter hingga satu liter jika alat terisi penuh,” kata Eka, Minggu (26/7/2026).

Ia menjelaskan, proses pengolahan kini dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari satu jam. Bahan baku yang digunakan merupakan sampah plastik residu berupa kemasan yang sudah tidak memiliki nilai ekonomi maupun potensi untuk didaur ulang.

Untuk meningkatkan efisiensi pembakaran, pihaknya menambahkan kompor dan blower pada alat tersebut. Biaya pembuatan alat juga relatif murah, yakni kurang dari Rp120 ribu, sementara blower dapat digunakan berulang kali sehingga biaya produksi menjadi lebih rendah.

Menurut Eka, sekitar 300 kilogram sampah residu dapat diolah menjadi bahan bakar cair dengan kandungan sulfur sekitar 50 ppm, angka oktan (RON) minimal 91, serta emisi gas buang yang telah memenuhi standar Euro 4.

Meski demikian, hasil bahan bakar tersebut masih harus melalui proses destilasi atau penyulingan agar kualitasnya meningkat. Setelah melalui proses tersebut, angka oktan bahan bakar disebut dapat mencapai RON 94.

“Kalau didestilasi bisa mencapai RON 94, bahkan di atas Pertamax. Namun alat destilasi cukup mahal karena menggunakan peralatan laboratorium,” jelasnya.

Eka menambahkan, mesin pengolah sampah produksi pabrikan yang banyak beredar di pasaran umumnya belum mampu mengolah sampah residu. Menurutnya, mesin tersebut lebih banyak memanfaatkan plastik yang masih memiliki nilai jual, sedangkan persoalan utama justru berasal dari sampah residu yang tidak lagi dapat dimanfaatkan.

Selain menjadi bahan bakar, minyak jelantah juga dapat diolah menjadi produk lain seperti sabun, pupuk, hingga pestisida. Menurutnya, jika dikelola secara kreatif, sampah dapat memberikan nilai tambah sekaligus mengurangi persoalan lingkungan.

Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD Kota Yogyakarta, Oleh Yohan, menyambut baik inovasi tersebut. Ia menilai pemanfaatan sampah residu dan minyak jelantah menjadi bahan bakar merupakan salah satu bentuk rekayasa pengolahan limbah yang patut didukung.

Meski demikian, ia menekankan perlunya kajian lebih lanjut terkait ketersediaan minyak jelantah sebagai bahan baku, termasuk aspek keekonomian dari hasil pengolahannya.

“Kalau memang bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat tentu kami mendukung. Tinggal dihitung apakah secara ekonomi lebih menguntungkan dibanding minyak jelantah dijual langsung atau diolah menjadi bahan bakar,” ujarnya. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: Bank Sampah BerlianDPRD Kota YogyakartaEka yuliantaminyak jelantahOleh YohanYogyakarta

Related Posts

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Kusno Wibowo.

Proyek PSEL DIY Masih Matangkan Persiapan, Pembangunan Ditargetkan Dimulai Akhir 2026

July 27, 2026
Wamen UMKM, Helvi Moraza, saat menghadiri perjanjian kerja sama Kementerian UMKM dan Aprindo untuk menghapus biaya listing fee produk usaha mikro masuk ke ritel modern, di Teras Malioboro 1 Kota Yogyakarta, Jumat (17/7/2026) malam.

Dobrak Akses Pasar, Kementerian UMKM Bebaskan Listing Fee Ritel Modern untuk Usaha Mikro

July 19, 2026
Sejumlah penumpang mengantre di gate tiket setelah menggunakan layanan KAI Bandara YIA PSO, belum lama ini.

Tren Meningkat, KAI Bandara YIA PSO Layani 865.187 Penumpang Selama Januari-Juni 2026

July 19, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, ditemui di SMPN 10 Yogyakarta, Senin (13/7/2026).

Minat Pendaftar SMP Negeri di Kota Yogyakarta Melonjak, Pemkot Tambah Rombel Baru

July 14, 2026
Kebakaran melanda Vrama Billiard and Cafe serta Kanaya Munch & Migle, Jumat (3/7/2026) pagi.

Tempat Nongkrong dan Billiard di Mergangsan Kebakaran, Diduga Korsleting

July 3, 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono, saat ditemui Kamis (2/7/2026).

Merapi Masih Siaga, Sri Sultan HB X Minta Wisatawan Tahan Diri Mendaki

July 2, 2026
Next Post
komunitas pers mahasiswa dan AJI Yogyakarta gelar aksi di bunderan UGM kritik penyataan Presiden Prabowo, Minggu (26/7/2026).

AJI Yogyakarta Soroti Pernyataan "Londo Ireng", Nilai Berpotensi Menggerus Kebebasan Pers

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.