• Tentang Kami
Wednesday, January 28, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Aksi Ojol Turun ke Jalan Direspons, Sekda DIY Sambut Aspirasi Soal Regulasi dan Kesejahteraan

Juru Bicara Forum Diskusi Transportasi Online Indonesia (FDTOI) Jogja, Janu Prambudi, menegaskan bahwa Yogyakarta merupakan titik awal dari gerakan nasional ini.

byGalih Priatmojo
May 21, 2025
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Para ojol dari berbagai aplikasi menggelar aksi di kawasan Titik Nol Kilometer bertajuk Kebangkitan Transportasi Online, Selasa (20/5/2025).

Para ojol dari berbagai aplikasi menggelar aksi di kawasan Titik Nol Kilometer bertajuk Kebangkitan Transportasi Online, Selasa (20/5/2025). [populi.id/Olyvia Cahaya Sari]

0
SHARES
528
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Ribuan pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai wilayah memadati kawasan Malioboro, Yogyakarta, dalam aksi damai bertajuk Kebangkitan Transportasi Online, Selasa (20/5/2025).

Aksi nasional yang digelar serentak ini menyuarakan tuntutan atas keadilan tarif, kepastian hukum, dan perlindungan sosial bagi para driver.

BERITA MENARIK LAINNYA

Banyak Aduan Asap dan Sampah, Satpol PP Tertibkan Puluhan PKL Liar di Malioboro

Sosiolog UGM Soroti Dampak Sosial Lonjakan Libur Nataru bagi Warga Yogyakarta

Sekitar pukul 13.30 WIB, peserta aksi mulai memasuki jalan Malioboro dan bergerak dengan tertib menuju Kantor Kepatihan atau Kantor Gubernur DIY. Lantaran membludaknya massa, akses jalan di kawasan tersebut ditutup sementara.

Sekretaris Daerah DIY, Beny Suharsono, turun langsung menemui massa yang berorasi di depan pintu barat Kantor Kepatihan. Kehadirannya menjadi sinyal terbuka dari Pemerintah Daerah untuk mendengar aspirasi para pengemudi.

“Pemerintah Daerah sangat terbuka terhadap dialog. Kami memahami pentingnya aspirasi yang disampaikan, dan tentu akan diteruskan ke kementerian terkait,” ujar Beny kepada perwakilan massa.

Tak hanya itu, Beny juga mengungkapkan kesiapan Pemda DIY untuk memfasilitasi aspirasi tersebut hingga ke tingkat pusat.

“Saya dari awal selalu ketemu dengan Pak Gubernur mengatakan minimal harus kita bantu dari sisi regulasi,” ujarnya.

“Sampai Jakarta kita kawal dan fasilitasi. Kita pinjamkan kendaraan biro umum waktu itu, selalu kita fasilitasi,” tambahnya.

Sementara itu, Juru Bicara Forum Diskusi Transportasi Online Indonesia (FDTOI) Jogja, Janu Prambudi, menegaskan bahwa Yogyakarta merupakan titik awal dari gerakan nasional ini. Ia menyebut bahwa pergerakan ini bermula dari Forum Ojol Indonesia Bergerak (FOIB), yang kemudian berkembang menjadi FDTOI, forum yang kini menaungi perjuangan pengemudi roda dua (R2) dan roda empat (R4) secara nasional.

“Seluruh pergerakan yang terjadi hari ini di Indonesia dimulai dari Jogja. Jogja menjadi pionir dan barometer,” ujarnya.

Janu menambahkan, aksi ini membawa empat tuntutan utama yakni kenaikan tarif untuk R2, regulasi pengantaran makanan dan barang, regulasi untuk R4, dan Undang-Undang untuk kesejahteraan ojek online.

Ia menyoroti praktik aplikator yang menekan harga karena ketiadaan regulasi, seperti orderan ganda dengan tarif rendah yang merugikan pengemudi.

Ia juga menyebut bahwa saat ini hanya regulasi pengangkutan manusia yang diatur, sementara jasa antar barang dan makanan tidak memiliki patokan resmi.

“Harusnya aturan itu bisa merujuk ke Undang-Undang Pos, yang mengatur berat dan dimensi barang. Banyak rekan-rekan membawa muatan besar seperti kulkas atau kasur, tapi tetap dibayar dengan tarif minim,” jelasnya.

“Misalnya sekali orderan Rp. 5.000, terus kita mendapatkan double order, itu driver nerimanya cuma sekitar Rp. 7.000 hingga 8.000 mas, harusnya kan tetap Rp. 5.000 kali dua, itu tetap seperti itu,” tambahnya.

Menurut Janu, FDTOI tidak hanya datang membawa tuntutan, tetapi juga solusi berbasis kajian akademik.

Mereka telah menyusun dokumen rekomendasi bersama tim dari berbagai universitas, termasuk UGM dan UNAIR.

“Kajian kami yang paling lengkap se-Indonesia. Bahkan undang-undang sejak zaman Hindia Belanda pun kami kaji. Kami ingin solusi jangka panjang, bukan sekadar retorika,” tandasnya.

Aksi damai ini ditutup dengan deklarasi “Kemerdekaan Transportasi Online” di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, bersamaan dengan deklarasi serupa yang berlangsung di berbagai kota di Indonesia. Jumlah peserta aksi di Yogyakarta diperkirakan mencapai 700 hingga 800 orang, dan seluruh massa diimbau untuk tetap menjaga ketertiban serta menyampaikan aspirasi secara damai.

Tags: kesejahteraanMalioboroojolSekda DIYtransportasi online

Related Posts

Personel Satpol PP Kota Yogyakarta menertibkan pedagang kaki lima (PKL) liar di kawasan Malioboro, Selasa (30/12/25). (Dok. Satpol PP Kota Yogyakarta)

Banyak Aduan Asap dan Sampah, Satpol PP Tertibkan Puluhan PKL Liar di Malioboro

December 31, 2025
Malioboro merupakan satu diantara destinasi wisata di Jogja yang banyak dikunjungi wisatawan terutama ketika libur Lebaran

Sosiolog UGM Soroti Dampak Sosial Lonjakan Libur Nataru bagi Warga Yogyakarta

December 31, 2025
Ilustrasi hotel

Tingkat Hunian Hotel di DIY Capai 90 Persen, Paling Tinggi di Kawasan Malioboro

December 29, 2025
Sejumlah kendaraan melintas di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta.

Arus Kendaraan Masuk DIY Melonjak Signifikan, Polda DIY Rekayasa Lalu Lintas di Titik Ini

December 29, 2025
Libur Nataru, Malioboro Jadi Destinasi Primadona Wisatawan

Libur Nataru, Malioboro Jadi Destinasi Primadona Wisatawan

December 27, 2025
Penampilan berbagai potensi Kampung Wisata Sosromenduran yang memeriahkan acara peluncuran logo untuk kampung tersebut

Tingkatkan Daya Saing Wisata, Pemkot Yogyakarta Luncurkan Logo Baru Kampung Sosromenduran

December 20, 2025
Next Post
Eks Menkominfo Budi Arie. [Instagram tpdkomdigi]

Sederet Kontroversi Budi Arie, Terbaru Namanya Muncul dalam Dakwaan Kasus Judol

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.