• Tentang Kami
Wednesday, June 10, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Presiden Prabowo Genjot Percepatan Program MBG: Target 20 Juta Penerima Sebelum 17 Agustus

Prabowo menekankan bahwa percepatan tidak boleh mengorbankan kualitas.

Rahadian BagusbyRahadian Bagus
July 24, 2025
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Presiden Prabowo Genjot Percepatan Program MBG: Target 20 Juta Penerima Sebelum 17 Agustus
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

JAKARTA, POPULI.ID – Presiden RI Prabowo Subianto mendorong percepatan realisasi program makan bergizi gratis (MBG) agar dapat menjangkau 20 juta penerima sebelum HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025.

Di hadapan para pimpinan partai politik dan pejabat negara saat menghadiri perayaan HUT PKB di Jakarta, Rabu (23/7/2025) malam, Presiden mengungkapkan bahwa capaian terkini MBG telah menyentuh angka 6,7 juta penerima.

BERITA MENARIK LAINNYA

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

Presiden Prabowo Bagikan Sapi Kurban ke Warga Bantaran Kali Sungai Code

“Target awalnya 20 juta penerima baru akan tercapai di akhir Agustus, tapi saya minta dicari cara untuk mempercepat. Mereka melapor, ternyata bisa lebih cepat dari jadwal,” kata Presiden.

Ia meminta agar para pengelola dapur dan tenaga administrasi tetap dibekali pelatihan yang memadai, termasuk pemahaman dalam pengelolaan keuangan.

“Standar harus dijaga. Pengurus dapur harus terlatih, bagian administrasi juga harus paham cara mengelola dana. Itu semua butuh proses dan waktu,” tambahnya.

Meski demikian, dia optimistis bahwa percepatan tersebut memungkinkan target 20 juta penerima tercapai sebelum 17 Agustus. Bahkan, dia menyebut jumlah penerima manfaat diproyeksikan akan terus meningkat hingga akhir tahun.

“Mereka yakin, insyaallah sebelum 17 Agustus bisa tercapai. Dan setelah itu akan terus bertambah. Kita harap sampai Desember tahun ini bisa mencapai 82,9 juta penerima manfaat,” ujar Prabowo.

Prabowo juga mengungkapkan bahwa program MBG di Indonesia kini menarik perhatian dunia internasional.

Beberapa pemimpin negara bahkan menyatakan minat untuk mempelajari pelaksanaan program ini secara langsung.

“Saat saya berkunjung ke luar negeri, banyak yang bertanya. Ada yang bahkan ingin mengirim tim ke Indonesia untuk belajar. Mereka kagum dengan ambisi kita,” jelasnya.

Ia mencontohkan Brazil sebagai negara dengan program serupa.

Mantan Presiden Brazil, Dilma Rousseff, lanjut Prabowo, menyebut bahwa negaranya membutuhkan waktu 11 tahun untuk menjangkau 40 juta anak penerima manfaat program makan siang gratis.

“Brazil butuh 11 tahun, kita targetkan 82,9 juta dalam satu tahun. Mungkin terkesan nekat, tapi Indonesia bisa membuktikannya,” ujar Prabowo.

Sebagai informasi, program makan siang bergizi gratis di Brazil, dikenal sebagai Programa Nacional de Alimentação Escolar (PNAE), telah berjalan sejak 1955.

Tahun ini, program tersebut memasuki usia ke-70 dan mencakup 40 juta pelajar dari 155 ribu sekolah negeri di seluruh wilayah Brazil, dengan dukungan anggaran sekitar Rp16,3 triliun dari Badan Pembiayaan Nasional untuk Pengembangan Pendidikan (FNDE) di bawah Kementerian Pendidikan.

 

Tags: 17 AgustusHUT PKBMakan Bergizi GratisMBGPresiden Prabowo

Related Posts

YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyaksikkan penyembelihan sapi kurban dari Presiden Prabowo untuk warga di kawasan Sungai Code, Rabu (27/5/2026)

Presiden Prabowo Bagikan Sapi Kurban ke Warga Bantaran Kali Sungai Code

May 27, 2026
ilustrasi uang Rupiah yang diwacanakan bakal dilakukan redenominasi

Kritik Narasi Pemerintah Soal Optimisme Ekonomi, Pakar: Buktikan Secara Ilmiah

May 21, 2026
Apa Itu Planogram yang Viral Usai Warganet Kritik Letak Rak Koperasi Merah Putih

Apa Itu Planogram yang Viral Usai Warganet Kritik Letak Rak Koperasi Merah Putih

May 19, 2026
Ilustrasi pengelolaan Makan Bergizi Gratis atau MBG

Pakar Analisis Kebijakan Publik Nilai Usulan Kampus Terlibat di MBG Melenceng dari Tupoksi Universitas

May 13, 2026
Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro berdialog bersama Kepala DP3 Sleman Rofiq Andriyanto dipandu Dina Trinil dan Angger Sukisno di pengolahan susu di Koperasi Samesta Cangkringan

Dari Lereng Merapi, Koperasi Samesta Topang Kebutuhan Susu di Sleman dan Dukung Program MBG

April 17, 2026
Next Post
lanskape pembangunan tol Solo-Jogja

Keraton Yogyakarta Sewakan Lahan untuk Jalan Tol Rp12.500 per Meter/Tahun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.