• Tentang Kami
Wednesday, May 20, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Apa Itu Planogram yang Viral Usai Warganet Kritik Letak Rak Koperasi Merah Putih

Seorang pengguna media sosial mengkritik penataan barang di sebuah Koperasi Desa Merah Putih yang dianggap tidak memiliki pola.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
May 19, 2026
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Apa Itu Planogram yang Viral Usai Warganet Kritik Letak Rak Koperasi Merah Putih
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

JAKARTA, POPULI.ID – Peresmian serentak 1.061 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) oleh Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu, 16 Mei 2026, di Nganjuk, Jawa Timur, berbuntut viral di media sosial.

Bukannya membahas operasionalisasi ekonomi desa, warganet justru menyoroti tata letak produk di dalam koperasi yang dinilai tidak profesional dan mengabaikan prinsip dasar retail modern.

BERITA MENARIK LAINNYA

Polda DIY Lakukan Pendalaman Kasus Viral Shinta Komala

Pemkot Yogyakarta Siapkan Lahan 3.000 Meter Persegi untuk Pengembangan Koperasi Merah Putih

Foto-foto dan video yang beredar di platform X, TikTok, dan Threads memperlihatkan penataan barang yang dianggap asal-asalan. Beberapa warganet mengkritik penggunaan satu rak besar hanya untuk satu merek produk tertentu, adanya jarak antar-produk yang terlalu jauh, hingga penempatan barang yang tidak mempertimbangkan kenyamanan pembeli.

Seorang pengguna media sosial bahkan mengkritik penataan barang yang dianggap tidak memiliki pola. Ia menyebut bahwa penempatan produk seharusnya tidak dilakukan secara acak, melainkan berdasarkan prinsip merchandising yang tepat.

Komentar serupa juga datang dari warganet lain yang mengaku memiliki pengalaman di industri retail. Ia mempertanyakan apakah pengelola Kopdes sudah menerapkan planogram atau belum dalam penyusunan produk di rak toko.

“Display toko itu gak asal, ada ilmunya. Bukan sekadar warna pink berjejer warna pink. Belajar dulu planogram baru buka kopdes,” tulis salah satu akun di Threads yang menyoroti penempatan minyak di bawah AC serta banyaknya ruang kosong di etalase.

Mengenal Apa Itu Planogram

Istilah planogram menjadi pusat pembicaraan dalam polemik ini. Dilansir dari Mills Shelving, planogram adalah diagram visual atau panduan detail yang menunjukkan secara spesifik di mana setiap produk harus ditempatkan pada rak atau etalase toko. Planogram bukan sekadar urusan estetika, melainkan sebuah cetak biru (blueprint) yang menggabungkan prinsip visual merchandising dengan strategi penempatan produk untuk mengoptimalkan pengalaman belanja dan mendorong penjualan.

Dalam dunia retail, planogram menjadi panduan bagi staf untuk melakukan pengisian ulang barang (restocking) dan pengorganisasian barang dagangan secara konsisten. Dengan adanya panduan ini, setiap barang memiliki lokasi pasti yang memudahkan karyawan maupun pelanggan untuk menemukannya.

Fungsi dalam Penjualan

Penerapan planogram sangat krusial dalam strategi retail karena didasarkan pada psikologi konsumen atau shelf psychology, di mana produk dengan margin keuntungan tinggi biasanya ditempatkan di posisi paling strategis seperti sejajar dengan mata pelanggan atau eye level.

Strategi ini juga mengatur penempatan produk pelengkap secara berdampingan, misalnya kopi di dekat biskuit atau saus di dekat pasta, untuk mendorong penjualan silang atau cross-selling.

Selain meningkatkan visibilitas produk, planogram yang baik membantu menjaga kerapian, memudahkan pemantauan stok, meningkatkan keamanan barang dagangan, serta menciptakan tampilan toko yang menarik secara visual bagi pengunjung.

Proses Pembuatan Planogram

Untuk menciptakan planogram yang efektif, pengelola retail perlu melakukan analisis terhadap data penjualan, perilaku konsumen, dan pola lalu lintas pengunjung di dalam toko. Proses ini melibatkan pengelompokan produk berdasarkan kategori, merek, hingga ukuran, serta sering kali menggunakan perangkat lunak khusus untuk merancang alokasi ruang rak yang optimal.

Kritik warganet terhadap Koperasi Merah Putih menekankan bahwa pembangunan ekonomi desa tidak cukup hanya dengan menyediakan bangunan dan rak saja. Pemahaman mengenai manajemen retail, termasuk strategi planogram, menjadi kunci agar koperasi mampu bersaing dan memberikan pelayanan yang nyaman bagi masyarakat sebagai konsumen utama.

Tags: Koperasi Desa Merah PutihKritikPlanogramPresiden Prabowoviralwarganet

Related Posts

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan.

Polda DIY Lakukan Pendalaman Kasus Viral Shinta Komala

May 18, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, saat mencoba cap batik di Koperasi Merah Putih Gunungketur, Kota Yogyakarta, Sabtu (16/4/2026).

Pemkot Yogyakarta Siapkan Lahan 3.000 Meter Persegi untuk Pengembangan Koperasi Merah Putih

May 16, 2026
Sejumlah petugas polisi melakukan pengamanan di kawasan Mandala Krida usai terjadi tawuran antarpelajar, Selasa (5/5/2026)

Tawuran Pelajar Pecah di Kawasan Mandala Krida, Ini Kronologinya

May 5, 2026
Tangkapan layar aksi pemukulan orang tak dikenal kepada seorang peserta event lari di Kota Yogyakarta, pada Minggu (3/5/2026).

Viral Seorang Peserta Lari Dipukul Orang Tak Dikenal, Polisi: Diselesaikan Secara Kekeluargaan

May 4, 2026
Ilustrasi pencuri

Warga Kalimantan Tengah Diamankan Polisi Usai Curi Gamelan di Sanggar Tari Kota Yogyakarta

April 16, 2026
Tangkapan layar video yang memperlihatkan asap pekat membumbung di Jembatan Gondolayu, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Yogyakarta, pada Jumat (10/4/2026).

Viral Video Asap Pekat Membumbung di Jembatan Gondolayu Yogyakarta, Polisi: Kebakaran Tumpukan Sampah

April 11, 2026
Next Post
Update Kasus Daycare Little Aresha, Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Update Kasus Daycare Little Aresha, Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Satu diantara SMA terbaik di Bantul yakni SMA N 1 Bantul

10 SMA Terbaik di Bantul, Rekomendasi bagi Pencari Sekolah

June 4, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.