• Tentang Kami
Sunday, January 11, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Pemutusan Kepesertaan PBI JK APBN di Sleman Capai 14.792 Orang, Penyebab Utama Perubahan Data DTSEN

Peserta yang berhak mendapatkan PBI JK APBN harus termasuk dalam Desil 1 sampai 5 DTSEN. Sesuai dengan Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 79/HUK/2025.

Gregorius BramantyobyGalih PriatmojoandGregorius Bramantyo
August 1, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Sleman, Sarastomo Ari Saptoto. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Sleman, Sarastomo Ari Saptoto. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Sebanyak 14.792 warga Kabupaten Sleman resmi mengalami pemutusan kepesertaan dalam program Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JK) yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per 1 Juni 2025.

Salah satu alasan utama pemutusan ini adalah karena mereka tidak lagi masuk dalam kategori Desil 1 hingga 5 pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

BERITA MENARIK LAINNYA

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

Polresta Yogyakarta Bongkar Sindikat Love Scam Internasional di Jalan Gito-Gati, Sebulan Raup Milyaran

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Sleman, Sarastomo Ari Saptoto, mengatakan peserta yang berhak mendapatkan PBI JK APBN harus termasuk dalam Desil 1 sampai 5 DTSEN. Sesuai dengan Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 79/HUK/2025.

Ia menyampaikan bahwa jumlah pasti peserta dari Sleman yang kepesertaannya dinonaktifkan pada semester pertama 2025 belum dapat dipastikan. Lantaran data penerima PBI JK masih berada di bawah kuota yang ditetapkan.

“Untuk total peserta asal Sleman yang dinonaktifkan kepesertaannya itu kami belum tahu. Karena jika melihat data penerima PBI JK masih under quota,” ujar Ari, Jumat (1/8/2025).

Untuk periode 1 Juli 2025, tercatat ada 4.846 jiwa yang kepesertaannya dinonaktifkan. Berdasarkan data Sistem Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG), total penduduk yang masuk dalam kategori Desil 1 sampai 10 mencapai sekitar 1,1 juta jiwa. Dengan kurang lebih 460.000 jiwa berada di Desil 1 sampai 5.

Ari menjelaskan bahwa warga yang termasuk dalam Desil 1 sampai 5 dan memenuhi persyaratan tertentu masih dapat diusulkan kembali untuk menjadi penerima PBI JK APBN. Selain menonaktifkan peserta, Kementerian Sosial juga dapat memindahkan peserta PBI JK dari APBD ke APBN.

“Selain menonaktifkan kepesertaan PBI JK APBN, Kemensos bisa juga secara bersamaan memasukkan peserta PBI JK APBD untuk dibiayai APBN,” ucapnya.

Saat ini, ada sekitar 8.000 peserta PBI JK APBD telah dialihkan pembiayaannya ke APBN. Sehingga membuka slot kosong yang jumlahnya serupa. Jika peserta yang dinonaktifkan dari PBI JK APBN masih memenuhi syarat, Pemkab Sleman akan mengajukan mereka kembali sebagai penerima bantuan melalui PBI JK APBD dengan jumlah sesuai kuota yang tersedia.

“Kami dapat mengusulkan sekitar 6.000 dari total 14.000 peserta PBI JK APBN yang dinonaktifkan untuk mendapatkan bantuan APBD, khususnya bagi yang kondisinya mendesak seperti pasien sakit,” jelas Ari.

Ia juga mengakui adanya kesalahan pengkategorian, seperti inclusion error dan exclusion error terkait Desil dalam DTSEN. Oleh karena itu, pemerintah pusat rutin membuka kesempatan untuk memperbarui data DTSEN. “Pengecekan dilakukan oleh Pendamping Keluarga Harapan (PKH) sebagai dasar pembaruan data,” katanya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiarto, menyebut Pemkab Sleman berkomitmen dalam menjamin pemberian fasilitas kesehatan warga. Terutama mengenai mengenai PBI JK dengan sumber dana APBD. “Kami berkomitmen ada penyediaan anggaran untuk mendukung program pemerintah pusat,” ujarnya.

Tags: Dinas SosialJaminan KesehatanPenerima Bantuan IuranSleman

Related Posts

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

January 8, 2026
Jajaran Polresta Yogyakarta menghadirkan tersangka perusahaan love scamming dalam jumpa pers di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (7/1/2026).

Polresta Yogyakarta Bongkar Sindikat Love Scam Internasional di Jalan Gito-Gati, Sebulan Raup Milyaran

January 7, 2026
Wahyu Agung, Ketua RW 33 Padukuhan Penen, Sariharjo, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, DIY saat dimintai keterangan terkait penggerebekan ruko di Jalan Gito-Gati akibat terlibat Scam Online, Selasa (6/1/2025).

Dinilai Bermasalah, Ruko di Sleman Terindikasi Scam Online Jaringan Internasional Izin Usahanya di Jawa Barat

January 6, 2026
Sebuah ruko di Jalan Gito-Gati, Sariharjo, Ngaglik, Sleman yang diduga menjadi lokasi scam online jaringan internasional yabg sebelumnya digerebek oleh kepolisian, Selasa (6/1/2025).

Ruko di Jalan Gito-Gati Sleman Digerebek Polisi, Diduga Terkait Scam Online Jaringan Internasional

January 6, 2026
Jumpa Pers kasus keracunan mahasiswa Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) di RSJ Grhasia Yogyakarta, Senin (5/1/2025).

Keracunan Massal Mahasiswa UNISA Diduga Berasal dari Risol Mayo

January 5, 2026
Direktur RSJ Grhasia, dr Akhmad Akhadi, saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (5/1/2026).

Puluhan Mahasiswa UNISA Keracunan Pangan saat Kegiatan Studi di RSJ Grhasia

January 5, 2026
Next Post
Kepala BKAD Sleman, Abu Bakar

BKAD Sleman Sasar Pajak Homestay Eksklusif, Genjot Pendapatan Asli Daerah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.