• Tentang Kami
Saturday, January 10, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Ratusan Siswa SMP di Sleman Alami Keracunan, Wali Murid: Nangis Sejak Pagi Perutnya Perih

Sejumlah siswa SMP di Sleman alami keracunan diduga usai sebelumnya mengonsumsi makanan dari program MBG

Gregorius BramantyobyGalih PriatmojoandGregorius Bramantyo
August 13, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Satu di antara wali murid SMP Muhammadiyah 1 Mlati, Hanafi Hasan saat memberi keterangan terkait anaknya yang ikut keracunan diduga usai konsumsi MBG, Rabu (13/8/2025)

Satu di antara wali murid SMP Muhammadiyah 1 Mlati, Hanafi Hasan saat memberi keterangan terkait anaknya yang ikut keracunan diduga usai konsumsi MBG, Rabu (13/8/2025). [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BERITA MENARIK LAINNYA

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

Evaluasi Program MBG, Ahli Gizi UGM: Penyedia Makan Serahkan ke Sekolah

SLEMAN, POPULI.ID – Ratusan siswa dari tiga SMP di Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, dilaporkan mengalami gejala keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (12/8/2025). Dugaan keracunan massal ini terdeteksi sejak Rabu (13/8/2025) pagi saat puluhan siswa mengeluh mual, pusing, hingga diare dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan.

Salah satu wali murid SMP Muhammadiyah 1 Mlati, Hanafi Hasan, mengungkapkan bahwa anaknya mengalami gejala mual dan sakit perut parah sejak pagi. Ia menduga hal itu berkaitan dengan konsumsi makanan MBG yang diberikan di sekolah sehari sebelumnya.

“Perutnya perih, mules-mules. Tadi pagi jam 06.00 sudah nangis karena sakit perutnya. Katanya kemarin ikut makan MBG di sekolah,” ujar Hasan, Rabu siang (13/8/2025).

Meski sempat ditawari untuk tidak berangkat sekolah, anak Hasan tetap memaksakan diri untuk hadir. Namun melihat kondisi anaknya, Hasan memilih datang ke sekolah dengan membawa ambulans pribadi, berjaga-jaga jika anaknya harus segera dirujuk ke rumah sakit.

“Saya ke sini (sekolah) karena takut kalau anak saya kenapa-kenapa. Kalau kondisinya memburuk, langsung saya bawa ke rumah sakit,” tambahnya.

Hasan juga menyebut sempat membantu proses evakuasi siswa dari sekolah lain yang mengalami gejala serupa. Menurutnya, ada 37 siswa dari SMP Muhammadiyah 3 Mlati dan 12 siswa dari SMP Pamungkas Mlati yang dievakuasi ke Puskesmas Mlati 2.

“Evakuasi dilakukan sekitar pukul 08.30 WIB, saya dapat info dari TRC. Beberapa siswa bisa berjalan sendiri, tapi ada juga yang harus dibantu karena sudah lemas,” katanya.

Hasan yang juga tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC) SAR Sleman ini menyebut sedikitnya delapan unit ambulans dikerahkan secara bergantian untuk membawa siswa ke Puskesmas.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Sleman, dr Khamidah Yuliati, menjelaskan bahwa para siswa yang mengalami gejala telah ditangani di tiga fasilitas kesehatan, yaitu Puskesmas Mlati 1, Puskesmas Mlati 2, serta RSUD Sleman.

Di SMP Muhammadiyah 1 Mlati, dari total 526 siswa, sebanyak 58 siswa menunjukkan gejala keracunan. Dari jumlah itu, 15 siswa menjalani perawatan jalan di Puskesmas Mlati 1 dan tidak ada yang sampai dirawat inap.

Menu yang diduga menjadi sumber keracunan adalah rawon yang disajikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (12/8/2025). Sementara itu, SMP Muhammadiyah 3 Mlati mencatat 90 siswa terdampak dari total 174 siswa. Lalu SMP Pamungkas Mlati melaporkan 30 siswa terdampak dari 263 siswa.

Para siswa dari SMP Muhammadiyah 3 Mlati dan SMP Pamungkas dibawa ke Puskesmas Mlati 2. “Dari total 120 siswa yang dirawat di puskesmas tersebut, 80 di antaranya cukup menjalani rawat jalan, sementara 7 siswa dirujuk ke RSUD Sleman untuk penanganan lebih lanjut,” beber Yuliati.
Tags: Dinkes SlemankeracunanMakan Bergizi GratisMBGSlemansmp

Related Posts

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

January 8, 2026
Ilustrasi MBG

Evaluasi Program MBG, Ahli Gizi UGM: Penyedia Makan Serahkan ke Sekolah

January 8, 2026
Jajaran Polresta Yogyakarta menghadirkan tersangka perusahaan love scamming dalam jumpa pers di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (7/1/2026).

Polresta Yogyakarta Bongkar Sindikat Love Scam Internasional di Jalan Gito-Gati, Sebulan Raup Milyaran

January 7, 2026
Wahyu Agung, Ketua RW 33 Padukuhan Penen, Sariharjo, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, DIY saat dimintai keterangan terkait penggerebekan ruko di Jalan Gito-Gati akibat terlibat Scam Online, Selasa (6/1/2025).

Dinilai Bermasalah, Ruko di Sleman Terindikasi Scam Online Jaringan Internasional Izin Usahanya di Jawa Barat

January 6, 2026
Sebuah ruko di Jalan Gito-Gati, Sariharjo, Ngaglik, Sleman yang diduga menjadi lokasi scam online jaringan internasional yabg sebelumnya digerebek oleh kepolisian, Selasa (6/1/2025).

Ruko di Jalan Gito-Gati Sleman Digerebek Polisi, Diduga Terkait Scam Online Jaringan Internasional

January 6, 2026
Jumpa Pers kasus keracunan mahasiswa Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) di RSJ Grhasia Yogyakarta, Senin (5/1/2025).

Keracunan Massal Mahasiswa UNISA Diduga Berasal dari Risol Mayo

January 5, 2026
Next Post
Aktivis Jogja Police Watch (JPW) Baharuddin Kamba saat mengirim surat ke Komisi Kepoiisan Nasional (Kompolnas) dan Komisi III DPR RI di Kantor Pos Gondolayu, Cokrodiningratan, Jetis, Kota Yogyakarta.

JPW Minta Kompolnas dan Komisi III DPR RI Investigasi Polda DIY terkait Kejanggalan Pengungkapan Judol di Bantul

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.