• Tentang Kami
Senin, Agustus 31, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Ratusan Siswa SMP di Sleman Alami Keracunan, Wali Murid: Nangis Sejak Pagi Perutnya Perih

Sejumlah siswa SMP di Sleman alami keracunan diduga usai sebelumnya mengonsumsi makanan dari program MBG

Gregorius BramantyobyGalih PriatmojoandGregorius Bramantyo
Agustus 13, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Satu di antara wali murid SMP Muhammadiyah 1 Mlati, Hanafi Hasan saat memberi keterangan terkait anaknya yang ikut keracunan diduga usai konsumsi MBG, Rabu (13/8/2025)

Satu di antara wali murid SMP Muhammadiyah 1 Mlati, Hanafi Hasan saat memberi keterangan terkait anaknya yang ikut keracunan diduga usai konsumsi MBG, Rabu (13/8/2025). [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
45
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BERITA MENARIK LAINNYA

Bupati Sleman Siap Temui Kemendikdasmen, Cari Solusi Keluarkan 4.278 Anak dari Status Tak Sekolah

Tanggapi Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Bupati Sleman: Yang Saya Cari Amal Jariyah

SLEMAN, POPULI.ID – Ratusan siswa dari tiga SMP di Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, dilaporkan mengalami gejala keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (12/8/2025). Dugaan keracunan massal ini terdeteksi sejak Rabu (13/8/2025) pagi saat puluhan siswa mengeluh mual, pusing, hingga diare dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan.

Salah satu wali murid SMP Muhammadiyah 1 Mlati, Hanafi Hasan, mengungkapkan bahwa anaknya mengalami gejala mual dan sakit perut parah sejak pagi. Ia menduga hal itu berkaitan dengan konsumsi makanan MBG yang diberikan di sekolah sehari sebelumnya.

“Perutnya perih, mules-mules. Tadi pagi jam 06.00 sudah nangis karena sakit perutnya. Katanya kemarin ikut makan MBG di sekolah,” ujar Hasan, Rabu siang (13/8/2025).

Meski sempat ditawari untuk tidak berangkat sekolah, anak Hasan tetap memaksakan diri untuk hadir. Namun melihat kondisi anaknya, Hasan memilih datang ke sekolah dengan membawa ambulans pribadi, berjaga-jaga jika anaknya harus segera dirujuk ke rumah sakit.

“Saya ke sini (sekolah) karena takut kalau anak saya kenapa-kenapa. Kalau kondisinya memburuk, langsung saya bawa ke rumah sakit,” tambahnya.

Hasan juga menyebut sempat membantu proses evakuasi siswa dari sekolah lain yang mengalami gejala serupa. Menurutnya, ada 37 siswa dari SMP Muhammadiyah 3 Mlati dan 12 siswa dari SMP Pamungkas Mlati yang dievakuasi ke Puskesmas Mlati 2.

“Evakuasi dilakukan sekitar pukul 08.30 WIB, saya dapat info dari TRC. Beberapa siswa bisa berjalan sendiri, tapi ada juga yang harus dibantu karena sudah lemas,” katanya.

Hasan yang juga tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC) SAR Sleman ini menyebut sedikitnya delapan unit ambulans dikerahkan secara bergantian untuk membawa siswa ke Puskesmas.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Sleman, dr Khamidah Yuliati, menjelaskan bahwa para siswa yang mengalami gejala telah ditangani di tiga fasilitas kesehatan, yaitu Puskesmas Mlati 1, Puskesmas Mlati 2, serta RSUD Sleman.

Di SMP Muhammadiyah 1 Mlati, dari total 526 siswa, sebanyak 58 siswa menunjukkan gejala keracunan. Dari jumlah itu, 15 siswa menjalani perawatan jalan di Puskesmas Mlati 1 dan tidak ada yang sampai dirawat inap.

Menu yang diduga menjadi sumber keracunan adalah rawon yang disajikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (12/8/2025). Sementara itu, SMP Muhammadiyah 3 Mlati mencatat 90 siswa terdampak dari total 174 siswa. Lalu SMP Pamungkas Mlati melaporkan 30 siswa terdampak dari 263 siswa.

Para siswa dari SMP Muhammadiyah 3 Mlati dan SMP Pamungkas dibawa ke Puskesmas Mlati 2. “Dari total 120 siswa yang dirawat di puskesmas tersebut, 80 di antaranya cukup menjalani rawat jalan, sementara 7 siswa dirujuk ke RSUD Sleman untuk penanganan lebih lanjut,” beber Yuliati.
Tags: Dinkes SlemankeracunanMakan Bergizi GratisMBGSlemansmp

Related Posts

Bupati Sleman Harda Kiswaya

Bupati Sleman Siap Temui Kemendikdasmen, Cari Solusi Keluarkan 4.278 Anak dari Status Tak Sekolah

Agustus 5, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya

Tanggapi Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Bupati Sleman: Yang Saya Cari Amal Jariyah

Agustus 5, 2026
Anggota medis melakukan evakuasi jenazah pria lanjit usia yang tertemper di Timur Fly Over Janti, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY, Minggu (3/8/2026). (Polresta Sleman)

Lansia Pencari Rongsok Tewas Tertemper Kereta Api di Janti, KAI Ingatkan Hal Ini

Agustus 3, 2026
Polisi melakukan penyelidikan kekerasan jalanan di Jalan Laksda Adi Sucipto, Maguwoharjo, Sleman, DIY, Minggu (2/8/2026). (Polresta Sleman)

Pelajar Asal Tangerang Selatan Jadi Korban Tembakan Air Softgun di Sleman

Agustus 3, 2026
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman Mustadi.

Laptop bagi Siswa SMP Tak Wajib, Disdik Sleman: Hanya Berlaku bagi Kelas Digital Pilihan

Juli 28, 2026
Polisi menunjukkan barang bukti pencurian motor di wilayah Tempel, Sleman, DIY, Senin (27/7/2026).

Residivis Curi Motor Tamu Salon di Tempel, Sempat Ubah Warna dan Rusak Nomor Rangka

Juli 28, 2026
Next Post
Aktivis Jogja Police Watch (JPW) Baharuddin Kamba saat mengirim surat ke Komisi Kepoiisan Nasional (Kompolnas) dan Komisi III DPR RI di Kantor Pos Gondolayu, Cokrodiningratan, Jetis, Kota Yogyakarta.

JPW Minta Kompolnas dan Komisi III DPR RI Investigasi Polda DIY terkait Kejanggalan Pengungkapan Judol di Bantul

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.