• Tentang Kami
Saturday, July 18, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Pemerintah akan Naikkan Iuran BPJS Kesehatan Secara Bertahap Mulai 2026

Untuk mencegah gejolak sosial, pemerintah memilih mekanisme kenaikan bertahap.

Rahadian BagusbyRahadian Bagus
August 21, 2025
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
BPJS Kesehatan. (Dok. BPJS Kesehatan)

BPJS Kesehatan. (Dok. BPJS Kesehatan)

0
SHARES
48
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

POPULI.ID – Pemerintah berencana menyesuaikan tarif iuran BPJS Kesehatan pada 2026. Rencana tersebut tercantum dalam Buku II Nota Keuangan serta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026.

Kenaikan iuran tidak akan dilakukan sekaligus, melainkan bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan masyarakat dan kondisi fiskal negara.

BERITA MENARIK LAINNYA

Basuki Ajukan Dana Rp2,7 Triliun Lanjutkan Pembangunan IKN, Menkeu: Saya Pelajari Dulu

Menkeu Purbaya: Program MBG Banyak Bolongnya

Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai penyesuaian tarif menjadi keharusan agar program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap berkelanjutan dan mampu menjangkau masyarakat luas.

Sri Mulyani menekankan pentingnya keseimbangan dalam skema pendanaan antara peserta, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah.

“Dalam kerangka pendanaan, skema pembiayaan perlu disusun secara komprehensif untuk menjaga keseimbangan kewajiban antara tiga pilar utama yakni masyarakat/peserta, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah,” tulisnya dalam nota keuangan, dikutip Senin (18/8).

“Untuk itu, penyesuaian [kenaikan] iuran dapat dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan daya beli masyarakat dan kondisi fiskal pemerintah. Pendekatan bertahap ini penting untuk meminimalisir gejolak sekaligus menjaga keberlanjutan program,” jelas Sri Mulyani.

Selain iuran, pemerintah juga menyoroti pentingnya menjaga arus kas Dana Jaminan Sosial (DJS) Kesehatan.

Berbagai opsi pembiayaan kreatif seperti supply chain financing disebut bisa dimanfaatkan.

Kebijakan ini diperkirakan berdampak besar pada APBN, khususnya terkait alokasi untuk penerima bantuan iuran (PBI), subsidi bagi peserta mandiri kelas III, serta kewajiban pembayaran iuran pegawai negeri.

Sri Mulyani menambahkan, koordinasi antar Kementerian/Lembaga menjadi kunci agar kebijakan berjalan efektif.

“Melalui sinergi kebijakan antar Kementerian/Lembaga terkait yang mencakup perbaikan tata kelola, penataan pendanaan, dan penyesuaian bertahap ini, stabilitas DJS Kesehatan dapat terjaga sehingga program JKN tetap berkelanjutan dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh lapisan masyarakat,” tulisnya.

Sebelumnya, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menyatakan pihaknya telah menyiapkan perhitungan untuk skenario kenaikan tarif, namun detailnya masih menunggu keputusan pemerintah.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menilai penyesuaian tarif sudah mendesak.

Ia menyinggung bahwa selama lima tahun terakhir iuran BPJS Kesehatan tidak mengalami kenaikan, padahal pengeluaran kesehatan masyarakat terus meningkat sekitar 15 persen per tahun.

“Sama saja kita ada inflasi 5 persen, gaji pegawai atau menteri tidak boleh naik selama 5 tahun, itu kan agak menyedihkan juga kalau kita bilang ke karyawan atau supir kita gak naik 5 tahun padahal inflasi 15 persen kan enggak mungkin,”* kata Budi dalam rapat di DPR pada Februari lalu.

Budi menjelaskan, belanja kesehatan bahkan tumbuh lebih tinggi dibanding Produk Domestik Bruto (PDB).

Pada 2023, total belanja kesehatan mencapai Rp614,5 triliun, naik 8,2 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp567,7 triliun.

Tren ini juga terlihat sebelum pandemi, misalnya pada 2018 belanja kesehatan naik 6,2 persen dari Rp421,8 triliun menjadi Rp448,1 triliun.

Ia mengingatkan, kenaikan belanja kesehatan yang lebih cepat daripada pertumbuhan ekonomi berisiko mengganggu keberlanjutan fiskal.

“Kita hati-hati bapak ibu bahwa pertumbuhan belanja nasional itu selalu di atas pertumbuhan GDP, itu akibatnya tidak sustain bapak ibu,”tegasnya.

Tags: BPJS KesehatanDana Jaminan Sosialiurang BPJSJaminan Kesehatan NasionalMenteri KeuanganSri Mulyani

Related Posts

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, saat berkunjung ke Kantor Kepatihan Gunernur DIY, Kamis (16/7/2026).

Basuki Ajukan Dana Rp2,7 Triliun Lanjutkan Pembangunan IKN, Menkeu: Saya Pelajari Dulu

July 16, 2026
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

Menkeu Purbaya: Program MBG Banyak Bolongnya

July 3, 2026
Cek Kondisi Pasar Tradisional di Yogyakarts, Purbaya: Siapa Bilang Mati Suri

Cek Kondisi Pasar Tradisional di Yogyakarts, Purbaya: Siapa Bilang Mati Suri

March 17, 2026
Kunjungi Pasar Beringharjo, Menkeu Purbaya Borong Batik

Kunjungi Pasar Beringharjo, Menkeu Purbaya Borong Batik

March 17, 2026
14.792 Peserta BPJS PBI di Kota Yogyakarta Berhasil Direaktivasi

14.792 Peserta BPJS PBI di Kota Yogyakarta Berhasil Direaktivasi

March 8, 2026
BPJS Kesehatan. (Dok. BPJS Kesehatan)

Dosen UGM Soroti Tata Kelola dan Komunikasi Kebijakan BPJS Kesehatan Soal Penonaktifan PBI JKN

February 19, 2026
Next Post
Dari Rumput Jadi Wayang, Anak SDN Gabahan Antusias Belajar Wayang Suket

Dari Rumput Jadi Wayang, Anak SDN Gabahan Antusias Belajar Wayang Suket

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.