• Tentang Kami
Minggu, Oktober 11, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Puluhan Ibu Gelar Aksi Pukul Panci di Bundaran UGM, Desak Pemerintah Hentikan Program MBG

massa aksi juga mendesak agar tata kelola MBG direvisi total agar tidak bersifat sentralistik dan militeristik. Kalis mengkritik monopoli pengelolaan MBG oleh Badan Gizi Nasional (BGN)

Gregorius BramantyobyGalih PriatmojoandGregorius Bramantyo
September 26, 2025
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ibu-ibu di Yogyakarta yang tergabung dalam Suara Ibu Indonesia memprotes program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bundaran UGM, Jumat (26/9/2025).

Ibu-ibu di Yogyakarta yang tergabung dalam Suara Ibu Indonesia memprotes program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bundaran UGM, Jumat (26/9/2025). [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Puluhan ibu di Yogyakarta yang tergabung dalam Suara Ibu Indonesia menggelar aksi di sekitar Bundaran UGM, Jumat (26/9/2025). Dalam aksinya ini, mereka membunyikan panci dan alat dapur untuk memprotes sejumlah kasus keracunan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah.

Selain membunyikan panci dan alat dapur, mereka juga mengangkat sejumlah poster yang bertuliskan kritik terhadap program Presiden Prabowo Subianto itu, antara lain: ‘MBG: Makan Beracun Gratis’, ‘Dapur MBG di Kotamu Punya Siapa?’, ‘Kembalikan Daulat Pangan ke Dapur Ibu’, dan ‘6.618 Bukan Sekedar Angka. 6.618 Anak telah Kau Racuni Pakai Duit Kami’.

BERITA MENARIK LAINNYA

Baru Uji Coba, MBG Prasmanan Langsung Dikritik

Korban MBG Jadi 69 Orang

Satu di antara pegiat Suara Ibu Indonesia, Kalis Mardiasih, mengatakan aksi tersebut dilakukan oleh gabungan para ibu mulai dari akademisi, aktivis, pegiat isu sosial, seniman, dan berbagai elemen masyarakat. Aksi memukul panci ini sendiri sebagai simbol perlawanan.

“Kami para ibu dari berbagai elemen berkumpul di Yogyakarta untuk menyuarakan penghentian segera program prioritas makanan bergizi gratis. Kami menolak pernyataan pemerintah yang menyebut program ini bisa diperbaiki sambil berjalan,” ujar Kalis, Jumat (26/9/2025).

Menurutnya, pendekatan “sambil berjalan” itu justru berbahaya karena menormalisasi risiko keracunan yang terus terjadi. Ia menekankan bahwa korban dari program MBG bukanlah sekadar angka statistik.

“Setiap ada kasus itu yang disebut adalah kasus di kota A, kasus di sekolah B, padahal kasus-kasus itu bukan angka, itu ada anak-anak yang sehat, dirawat sama ibu dan bapaknya, mereka datang untuk belajar tapi kemudian tiba-tiba mereka keracunan,” katanya.

Kalis menegaskan pemerintah harus bertanggung jawab atas kasus-kasus keracunan yang telah terjadi selama satu tahun pelaksanaan program MBG. Ia menyebut massa aksi menuntut agar investigasi dilakukan sesuai dengan Undang-Undang Kesehatan, serta pemulihan hak-hak korban dilakukan secara adil dan menyeluruh.

“Biaya pengobatan selama ini ditanggung oleh orang tua korban, padahal yang menyebabkan mereka sakit adalah kebijakan negara,” tegasnya.

Selain itu, massa aksi juga mendesak agar tata kelola MBG direvisi total agar tidak bersifat sentralistik dan militeristik. Kalis mengkritik monopoli pengelolaan MBG oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang menurutnya mengabaikan kapasitas daerah dan kader-kader Posyandu yang selama ini sudah menjalankan program pemenuhan gizi dengan baik.

“Semua data-data itu sebetulnya sudah lengkap. Tapi kenapa di MBG ini yang sifatnya sentralistik ini semua data-data itu tidak dipakai. Selain sentralistik juga bersifat militeristik. Kita tahu pejabat-pejabat di struktur BGN itu diisi sebagian besar oleh laki-laki yang selama ini mungkin tidak pernah menyiapkan gizi anak-anak di rumah,” bebernya.

Direktur Caksana Institute, Wasingatu Zakiyah, yang turut hadir dalam aksi ini menyatakan pihaknya sedang mempertimbangkan untuk mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum terhadap negara.

“Kami sedang memikirkan siapa yang bisa menjadi legal standing. Apakah orang tua korban siap menjadi bagian dari gerakan ini. Kami melihat ini sangat mungkin dilakukan melalui class action,” ujarnya.

Zakiyah menegaskan rakyat berhak menuntut karena dana MBG berasal dari uang publik. Namun ia juga mengakui tidak mudah mencari pihak yang cukup berani untuk menjadi penggugat di pengadilan.

“Tidak mudah karena banyak yang tidak cukup berani untuk menjadi penggugat. Ini yang saya kira kami cukup kesulitan. Teman-teman tim advokat sangat kesulitan untuk menghadirkan siapa sebenarnya yang bersedia untuk menjadi legal standing penggugat di sini,” ucapnya.

Caksana Institute sendiri merupakan organisasi berbadan hukum yang fokus pada reformasi hukum dan kebijakan publik di Indonesia.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), terdapat lebih dari 8.000 korban keracunan akibat program MBG. Sementara itu, data dari Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) mencatat sebanyak 6.618 kasus keracunan per Kamis (25/9/2025) malam.

Tags: Bundaran UGMKalis MardiasihkeracunanMakan Bergizi GratisMBGpukul panciYogyakarta

Related Posts

Baru Uji Coba, MBG Prasmanan Langsung Dikritik

Baru Uji Coba, MBG Prasmanan Langsung Dikritik

Oktober 8, 2026
Korban MBG Jadi 69 Orang

Korban MBG Jadi 69 Orang

September 8, 2026
867 Porsi MBG Sudah Dikonsumsi

867 Porsi MBG Sudah Dikonsumsi

September 8, 2026
Terkait Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG, Dewan Minta tidak Berspekulasi

Terkait Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG, Dewan Minta tidak Berspekulasi

September 7, 2026
45 Orang Jadi Korban Keracunan Usai Konsumsi MBG

45 Orang Jadi Korban Keracunan Usai Konsumsi MBG

September 7, 2026
Ilustrasi MBG.

Siswa dan Tendik di Sleman Diduga Keracunan Usai Santap MBG

September 3, 2026
Next Post
konferensi pers Badan Gizi Nasional (BGN) terkait sejumlah insiden keracunan pangan yang berasal dari Program MBG

BGN Tutup 45 Dapur Program MBG Buntut Maraknya Kasus Keracunan Pangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.