• Tentang Kami
Sabtu, Agustus 29, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Cegah Terpapar Campak, Konsultan Infeksi: Sebaiknya Imunisasi dan Hidup Higienis

dr. Ratni Indrawanti, Sp.A(K), mengatakan campak dapat menyerang semua lapisan usia, meskipun gejala pada anak-anak cenderung lebih mudah dikenali.

byredaksi
Oktober 11, 2025
in headline, Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi imunisasi campak

Ilustrasi imunisasi campak. [vecteezy/tapanakornkaow39714]

0
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BERITA MENARIK LAINNYA

Pemkot Yogyakarta Perluas Vaksin HPV Gratis ke Anak Laki-laki

Manfaat Kencur Hitam dan Daun Pegagan, Kurangi Radang Saraf Mata

SLEMAN, POPULI.ID – Kasus campak kembali menjadi perhatian publik setelah beberapa anak di Sumenep, Madura, dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran pada masyarakat dan menjadi topik perbincangan di berbagai laman media sosial. Sampai Agustus 2025, tercatat 3.444 kasus positif campak di seluruh Indonesia dengan 46 KLB di 14 provinsi.

Dosen Departemen Ilmu Kesehatan Anak FK-KMK UGM sekaligus konsultan infeksi dan penyakit tropis dari RSUP Dr. Sardjito  dr. Ratni Indrawanti, Sp.A(K), mengatakan campak dapat menyerang semua lapisan usia, meskipun gejala pada anak-anak cenderung lebih mudah dikenali.

“Campak bisa menyerang semua usia, tetapi gejalanya lebih sering tampak berat pada anak-anak,” ujarnya dikutip dari laman UGM, Sabtu (11/10/2025).

Menurut Ratni, gejala khas penyakit ini berupa demam tinggi yang disertai batuk dan pilek. Kemudian, pada hari ketiga atau keempat akan muncul ruam kemerahan dari wajah yang menyebar  ke seluruh tubuh. Salah satu ciri yang yang paling membedakan campak dari gejala penyakit lain adala bintik putih kecil di mulut yang disebut koplik spot.

“Tidak semua demam dengan ruam berarti campak, diagnosis tetap harus ditegakkan dengan pemeriksaan,” tegasnya.

Bahaya campak tidak berhenti pada gejala awalnya saja. Infeksi penyakit ini dapat mempengaruhi daya tahan tubuh sehingga meningkatkan risiko paparan penyakit lain dan bahkan komplikasi berat, seperti radang paru (pneumonia) atau radang otak (ensefalitis). Komplikasi inilah yang sering menyebabkan kondisi pasien memburuk yang dapat berujung fatal. “Komplikasi inilah yang bisa berujung pada kematian,” tutur Ratni.

Tindakan preventif penularan penyakit campak adalah dengan imunisasi campak atau MR (Measles–Rubella). Meski vaksin tidak sepenuhnya mencegah penularan, imunisasi terbukti melindungi tubuh dari paparan gejala berat dan membantu menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity).

“Biasanya penyakit yang ada imunisasinya itu penyakit yang berbahaya. Kalau ada yang tidak divaksin, mereka bisa menularkan ke yang lain,” tambahnya.

Selain itu, penyakit campak juga berisiko bagi ibu hamil dan janin, terutama jika infeksi terjadi pada trimester pertama. Kondisi ini dapat menyebabkan keguguran, kelahiran prematur, ataupun bayi yang lahir dengan gejala campak pada 10 hari pertama siklus hidupnya. Oleh karena itu, para perempuan sangat disarankan agar mendapatkan vaksin MMR sebelum merencanakan program kehamilan, minimal satu bulan sebelumnya.

Disamping imunisasi, pencegahan juga dapat dilakukan dengan memakai masker saat sakit, mencuci tangan dengan cara yang tepat, dan menjaga asupan makan untuk memastikan gizi tercukupi.

“Campak menular lewat udara, mirip dengan COVID-19. Karena itu, pencegahannya juga mirip, seperti dengan imunisasi, menggunakan masker, dan mencuci tangan,” jelas dr. Ratni.

Jika kasus campak muncul di sekolah, maka anak perlu segera mendapat tindakan cepat, seperti pelacakan kontak, pemeriksaan gejala, dan memastikan mereka agar mendapatkan imunisasi. Anak yang terinfeksi sebaiknya diistirahatkan di rumah hingga sembuh, sementara pihak sekolah diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan serta memberikan edukasi kepada siswa dan orang tua terkait gejala dan pencegahan penyakit campak.

Tags: campakimunisasikesehatankonsultan infeksiRatni IndrawantiUGM

Related Posts

Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi (P3MI) Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Endang Sri Rahayu,, saat ditemui di Balaikota pada Kamis (30/7/2026).

Pemkot Yogyakarta Perluas Vaksin HPV Gratis ke Anak Laki-laki

Juli 31, 2026
Ilustrasi kencur

Manfaat Kencur Hitam dan Daun Pegagan, Kurangi Radang Saraf Mata

Juli 28, 2026
Ilustrasi anak sekolah. [Pexels]

Soroti RUU Sisdiknas, Akademisi: Momentum Atur Ulang Visi Pendidikan Tanah Air

Juli 27, 2026
Ilustrasi perempuan terkena autoimun

Perempuan Rentan Terpapar Autoimun, Pakar Reumatologi: Perlu Manajemen Stres

Juli 21, 2026
Ilustrasi kerusakan lingkungan

Kerusakan Lingkungan di Indonesia Kian Parah, Arqom: Akibat Manusia Serakah

Juli 12, 2026
Ilustrasi melakukan banyak pekerjaan, kerja sampingan

Mencuat Tren Polyworking, Siasat Bertahan Hidup Zaman Now

Juli 8, 2026
Next Post
Jerusalem menjadi satu di antara sekian wilayah yang jadi rebutan Israel dengan Palestina. Kota tersebut diklaim dua pihak sebagai ibu kota mereka

Israel Sepakat Gencatan Senjata, Ribuan Truk Logistik Masih Tertahan Masuk ke Gaza

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.