• Tentang Kami
Friday, July 17, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Hindari Kemasan Plastik, Pelaku Usaha di Mantrijeron Ganti Pakai Botol Kaca

Surat Edaran itu mengarahkan masyarakat, termasuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), untuk mulai meninggalkan penggunaan plastik sekali pakai

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
October 15, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi sampah organik. [pexels/emmet]

Ilustrasi sampah organik. [pexels/emmet]

0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta tengah memperkuat upaya pengurangan sampah plastik sekali pakai dengan menerbitkan Surat Edaran (SE) nomor 100.3.4/3479/2025. SE tersebut menjadi langkah optimalisasi pelaksanaan Peraturan Wali Kota Yogyakarta (Perwal) nomor 40 tahun 2024 tentang pengurangan timbulan sampah plastik sekali pakai.

Bagi sejumlah UMKM, kebijakan ini menjadi tantangan baru sekaligus pemicu perubahan. Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh Dewi, pemilik usaha minuman tradisional di kawasan Mantrijeron. Ia mengaku sejak awal tahun mulai mengganti gelas plastik dan sedotan sekali pakai dengan kemasan ramah lingkungan.

BERITA MENARIK LAINNYA

Kisah Sumilah, Pengurus Jenazah yang Menua di Rumah Nyaris Roboh Tapi Kini Menemukan Harapan

Banyak UMKM di Kota Yogyakarta Tumbang, Kini Tinggal 7 Ribu yang Bertahan

“Dulu kami pakai gelas plastik untuk take away. Sekarang beralih ke botol kaca dan plastik daur ulang untuk yang take away. Modalnya memang lebih besar, tapi kami pelan-pelan belajar adaptasi,” kata Dewi saat ditemui, Selasa (15/10/2025).

Namun, ia tak menampik bahwa tidak semua konsumen menerima perubahan ini dengan mudah. Tak jarang, ia juga harus menjelaskan kepada pelanggan mengapa harga produknya sedikit naik.

“Ada pelanggan yang nanya kok harganya sedikit naik. Tapi pelan-pelan kami jelasin,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan oleh Sutrisno, pelaku UMKM kuliner di kawasan Mergangsan yang biasa melayani pesanan nasi berkat dan tumpeng. Ia mulai mengganti kantong plastik dan styrofoam dengan besek bambu dan wadah daun pisang.

“Kadang kami harus nyediain dua sampai tiga lapis pembungkus biar makanan tetap aman. Biayanya sedikit bertambah,” ungkapnya.

Sutrisno menyebut, keterbatasan bahan alternatif dan harga yang lebih tinggi menjadi tantangan utama. Ia berharap ada dukungan lanjutan dari pemerintah dalam bentuk subsidi atau pelatihan pengemasan ramah lingkungan bagi UMKM.

Dalam Surat Edaran terkait pengurangan sampah plastik, Pemkot Yogyakarta mengarahkan masyarakat serta pelaku usaha, untuk mulai meninggalkan penggunaan plastik sekali pakai dalam aktivitas sehari-hari.

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta, Tri Karyadi Riyanto Raharjo, menjelaskan pihaknya secara aktif menyosialisasikan Perwal ini kepada para pelaku UMKM, satu di antaranya melalui gerakan Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas JOS). Gerakan ini mendorong pelaku usaha untuk menggunakan bahan ramah lingkungan dan tidak menggunakan plastik sekali pakai.

“Setiap ada event, kami selalu mendengungkan gerakan Mas JOS. Kami upayakan UMKM memakai barang-barang yang ramah lingkungan dan menghindari plastik,” ujar Totok.

Lebih lanjut, Tri menyebutkan sektor UMKM di Yogyakarta didominasi oleh kuliner, fashion, dan kerajinan (craft), dengan sektor kuliner sebagai yang terbesar. Ia mengakui pelaku UMKM kuliner selama ini banyak menggunakan plastik, terutama sebagai wadah makanan. Namun, kesadaran perlahan mulai tumbuh.

“Sekarang alhamdulillah mereka sudah mulai mengurangi penggunaan plastik. Mereka mulai sadar, karena memang sampah plastik itu sulit diolah dan sulit didaur ulang,” ucapnya.

Dalam sejumlah event pameran yang difasilitasi Pemkot, Totok menyebut dinasnya juga mengedukasi tidak hanya pelaku UMKM, tetapi juga pengunjung. Salah satu inisiatif yang diperkenalkan adalah lodong sisa dapur (losida), alat pengolahan sisa makanan agar tidak langsung menjadi sampah.

“Kami kedepankan juga edukasi ke pengunjung. Misalnya kalau ada sisa makanan bisa diolah pakai losida. Jadi tidak langsung dibuang,” katanya.

Totok menambahkan pemantauan terhadap kepatuhan UMKM dalam pengelolaan sampah juga dilakukan rutin. Dinasnya juga memiliki kelurahan binaan, seperti Prawirodirjan, di mana edukasi dan pembinaan pengelolaan sampah terus digencarkan. Termasuk mendorong pemilahan sampah organik dan non-organik sesuai arahan wali kota.

Bahkan, kata dia, pelaku UMKM kini mulai proaktif mengingatkan konsumennya untuk tidak membuang sampah sembarangan, termasuk soal penggunaan kantong plastik.

“UMKM-UMKM kami sekarang sudah mulai mengingatkan konsumennya juga. Mereka minta pembeli jangan buang sembarangan, jangan pakai kantong ini. Jadi kesadaran itu mulai tumbuh,” tuturnya.

 

Tags: Dinas PerindustrianKoperasi dan UKMPemkot YogyakartaplastiksampahTri Karyadi Riyanto RaharjoUMKM

Related Posts

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo saat melihat kondisi penerima bantuan bedah rumah di Kelurahan Panembahan, Keraton, Kota Yogyakarta, DIY, Minggu (12/7/2026).

Kisah Sumilah, Pengurus Jenazah yang Menua di Rumah Nyaris Roboh Tapi Kini Menemukan Harapan

July 12, 2026
Ilustrasi kegiatan UMKM di Kota Yogyakarta

Banyak UMKM di Kota Yogyakarta Tumbang, Kini Tinggal 7 Ribu yang Bertahan

July 8, 2026
Kepala Disperindag Sleman Dwi Wulandari bersama Sekretaris Komisi C DPRD Sleman Untung Basuki Rachmad berbincang dalam SEMEJA mengenai UMKM naik kelas

UMKM Sleman Didorong Naik Kelas, Penguatan Legalitas hingga Digitalisasi Jadi Fokus

June 25, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Ketua Dekranasda Sleman Parmilah serta Sekretaris Komisi C DPRD Sleman Untung Basuki Rachmad berbincang mengenai pemberdayaan UMKM di kawasan Pasar Tiban Ngijon

Pasar Tiban Ngijon Viral, Pemkab Sleman Siap Bantu Berdayakan UMKM

June 25, 2026
Kepala Disdikpora Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori.

Pemkot Yogyakarta Tambah Daya Tampung SMP Negeri untuk SPMB 2026

June 19, 2026
Ketua Komisi D DPRD DIY, Dwi Wahyu.

DPRD DIY Dukung Penertiban Kabel Semrawut, Danais Diusulkan Biayai Penataan Kota

June 19, 2026
Next Post
Penyerang PSIM Yogyakarta Anton Fase

Absen Bela PSIM Yogyakarta, Begini Kondisi Terkini Anton Fase

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.