SLEMAN, POPULI.ID – Walau sementara kini berstatus sebagai pemuncak klasemen Grup 2 Championship 2025/2026, posisi PSS Sleman belum sepenuhnya aman dari gangguan, terutama dari PS Barito Putera serta Persipura Jayapura.
Memasuki pekan keduabelas kompetisi, pasukan Super Elja telah mengumpulkan 26 poin hanya berjarak satu poin dengan Laskar Antasari (25 poin), sementara dengan Persipura Jayapura (23 poin) berjarak tiga poin. Itupun ketiga tim sama-sama telah menjalani sebelas pertandingan.
Meski ada persaingan ketat di papan atas Grup 2 Championship, satu hal yang membuat sang pelatih yakni Ansyari Lubis tenang. Ia menilai skuad asuhannya tengah dalam perkembangan positif.
Mantan kapten tim PSDS Deli Serdang menyebut kedalaman skuad Super Elja memperlihatkan perkembangan yang bagus. Hal ini terlihat dari beberapa pergantian personil yang mampu memberi efek besar bagi tim ketika menghadapi pertandingan berat.
“Perkembangan kedalaman skuad sudah bagus, beberapa pemain yang diberikan kesempatan bermain mampu membawa efek besar bagi tim. Seperti Irvan Mofu dalam dua pertandingan mampu bermain bagus menghindarkan tim dari kekalahan dan membawa kemenangan. Tentu saja hal ini tidak terbatas pada satu pemain, artinya di sektor lain pemain pengganti menunjukan kualitasnya dengan baik,” terangnya dilansir dari laman PSS Sleman, Kamis (20/11/2025).
Melihat kondisi tersebut, Ansyari Lubis pun optimistis dengan performa anak asuhnya jelang menghadapi Deltras FC.
Tuah Mofu
Ya, Irvan Mofu memang tengah tampil apik bersama PSS Sleman. Dua golnya ke gawang PS Barito Putera dan Persiku Kudus bukan sekadar deretan angka produktivitas gol melainkan sebuah kualitas yang menjadi tuah bagi PSS Sleman dalam menjaga persaingan di papan atas Grup 2 Championship 2025/2026.
Dua gol yang ia ciptakan dari dua pertandingan tersebut memiliki dampak besar bagi skuad Super Elja, yaitu berhasil mengamankan posisi puncak dari gangguan Laskar Antasari.
Tak ayal lagi dua gol tersebut menjadi bukti besar profesionalisme dari Irvan Mofu terhadap PSS Sleman. Hal ini pernah Ia ucapkan saat bergabung di awal musim ini, yakni usaha kerasnya dalam meningkatkan penampilan di sesi latihan menjadi poin positif bagi dirinya di mata tim pelatih.
“Persaingan sudah biasa saya lakukan di sepak bola dengan siapa saja termasuk legiun asing. Hal terpenting, yaitu harus selalu siap kapanpun pelatih meminta saya bermain. Jadi tugas saya melakukan yang terbaik saat sesi latihan maupun pada saat bermain,” ujarnya dilansir dari laman PSS Sleman.
Sang pelatih kepala, Ansyari Lubis menyebutkan Irvan Mofu memiiliki semangat juang dan tekad yang luar biasa ketika diberikan kepercayaan bermain.
“Bermain full time saat Tocantins absen, dia bermain sangat bagus. Mental bertandingnya tinggi dan dia memiliki usaha luar biasa mencetak gol,” ujarnya usai latihan di Lapangan Pakembinangun pada hari Kamis (20/11/2025) pagi.
Begitu juga penampilan apiknya saat menghadapi PS Barito Putera, masuk sebagai pemain pengganti Dominikus Dion pada menit ke-76. Berduet dengan Gustavo Tocantins di lini depan pemain kelahiran Manokwari, Papua Barat ini mampu bermain efektif dalam memanfaatkan peluang gol.
Menutup wawancara, pemain timnas era 90 an ini menyatakan bahwa penampilan impresif Irvan Mofu menjadi penanda baik bagi kedalaman skuad PSS di sektor lini depan. Hal ini membuat dirinya optimis bahwa lini depan tidak hanya bertumpu pada sosok Gustavo Tocantins.
“Ini buah kerja keras Irvan Mofu selama ini di sesi latihan. Berharap dia tidak cepat puas dan terus bekerja keras,” pungkasnya.











