• Tentang Kami
Friday, May 29, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Soroti Pasien Hamil di Papua Ditolak 4 RS, Pakar UMY: Semestinya IGD Jadi Pintu Utama Penyelamat Nyawa

IGD seharusnya menjadi unit yang paling siap dan responsif dibandingkan layanan lainnya.

byredaksi
November 25, 2025
in headline, Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi Instalasi Gawat Darurat

Ilustrasi Instalasi Gawat Darurat. [pexels/RDNE Stock project ]

0
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BANTUL, POPULI.ID – Kasus penolakan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang berakibat pada keterlambatan penanganan hingga kematian masih terus terjadi di berbagai daerah.

Peristiwa terbaru terjadi pada seorang ibu hamil di Papua yang meninggal bersama janin yang dikandungnya setelah ditolak oleh empat rumah sakit pada Senin (17/11/2025).

BERITA MENARIK LAINNYA

Mahfud MD Sebut Pelarangan Film Pesta Babi Langgar Konstitusi dan Ciptakan Kesan Otoritarianisme Baru

Sederet Fakta Film Pesta Babi yang Picu Kontroversi: Dari Isu Papua Hingga Pembubaran Nobar

Fenomena ini menunjukkan bahwa sejumlah rumah sakit di Indonesia masih menghadapi persoalan serius dalam manajemen dan koordinasi penanganan kegawatdaruratan.

Pakar Manajemen Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dr. Qurratul Aini, menegaskan bahwa IGD seharusnya menjadi unit yang paling siap dan responsif dibandingkan layanan lainnya.

Meski setiap rumah sakit memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) kegawatdaruratan, implementasi di lapangan sering kali tidak sesuai ketentuan. Hambatan terbesar, menurutnya, muncul dari lemahnya komunikasi dan koordinasi internal antara tenaga medis, petugas administrasi, dan penanggung jawab layanan.

“IGD adalah pintu utama penyelamatan nyawa, sehingga tidak seharusnya terhambat proses birokratis. Ketika pasien datang dalam kondisi gawat, prioritas tertinggi adalah stabilisasi dan tindakan penyelamatan, bukan menunggu kelengkapan administrasi atau rujukan formal. Masalahnya, banyak rumah sakit masih membiarkan alur administratif mendahului tindakan darurat,” jelas Aini dilansir dari laman UMY, Selasa (25/11/2025).

Ia menambahkan bahwa salah satu faktor utama terjadinya keterlambatan tindakan adalah kegagalan sistem triase dalam menentukan tingkat urgensi pasien. Pasien berisiko tinggi seharusnya langsung mendapat prioritas.

“Pelaksanaannya sering terkendala karena komunikasi antarpetugas tidak jelas, dan masing-masing menunggu instruksi. Padahal, kondisi seperti itu membutuhkan keputusan cepat. Jika keputusan harus menunggu pihak yang tidak berada di lapangan, penanganan pasti terlambat dan risikonya bisa fatal,” ujarnya.

Aini juga menyoroti budaya kerja di banyak rumah sakit yang masih berorientasi pada hierarki birokratis. Keputusan medis penting kerap tertunda karena petugas lapangan tidak memiliki keberanian mengambil langkah cepat tanpa persetujuan atasan.

Menurutnya, pola kerja tersebut menjadi salah satu penyebab utama ketidaksiapan rumah sakit menghadapi situasi kritis yang membutuhkan tindakan dalam hitungan menit.

“Rumah sakit bukan hanya soal fasilitas lengkap atau bangunan besar, tetapi tentang bagaimana sistem bekerja sebagai satu kesatuan. Ada SDM yang kompeten, prosedur yang jelas, dan kecepatan dalam bertindak. Jika komando tidak jelas, maka keselamatan pasien otomatis terancam. Kita tidak boleh menunggu korban berikutnya baru berbenah,” tegasnya.

Menurut Aini, peningkatan mutu layanan IGD harus difokuskan pada penguatan sistem manajemen, peningkatan kapasitas SDM yang mampu bekerja di bawah tekanan, serta evaluasi berkala yang dilakukan secara transparan terhadap setiap insiden medis. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali.

Tags: ibu hamilIGDkegagalan sistempakar UMYPapuaQurratul Aini

Related Posts

Cuplikan trailer film Pesta Babi.

Mahfud MD Sebut Pelarangan Film Pesta Babi Langgar Konstitusi dan Ciptakan Kesan Otoritarianisme Baru

May 20, 2026
Cuplikan trailer film Pesta Babi.

Sederet Fakta Film Pesta Babi yang Picu Kontroversi: Dari Isu Papua Hingga Pembubaran Nobar

May 12, 2026
kecelakaan kereta api antara KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL di Stasiun Bekasi menambah daftar kelam terkait kecelakaan kereta api di awal tahun 2026

Tabrakan KRL vs Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Pakar UMY: Teknologi Saja Tak Cukup Cegah Kecelakaan

May 2, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, ditemui di Balaikota pada Rabu (15/4/2026).

Pemkot Yogyakarta Geser Fokus Penerima Manfaat MBG ke Ibu Hamil dan Balita

April 16, 2026
Polisi mengevakuasi korban tewas akibat perkelahian yang terjadi di wilayah Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Sabtu (17/1/2026).

Perkelahian Berujung Maut di Kasihan, Terduga Pelaku Sempat Mengamuk ke Warga

January 17, 2026
Ilustrasi sekolah

Banyak Anak Papua Putus Sekolah, Ekonom UMY: Negara Lemah Bangun SDM

January 2, 2026
Next Post
Tim penyidik Kejaksaan Tinggi DIY memeriksa dokumen saat melakukan penggeledahan di Kantor BUKP Kemantren Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Rabu (19/11/2025). (Dok. Kejati DIY)

Kejati Periksa 15 Saksi Terkait Dugaan Korupsi BUKP Tegalrejo

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.