SLEMAN, POPULI.ID – Pemerintah Kabupaten Sleman kembali melakukan penataan pejabat jelang akhir tahun 2025.
Bertempat di Pendapa Parasamya, terdapat 103 pejabat yang dilantik untuk menempati posisi baru di lingkungan Pemkab Sleman.
Berdasar catatan yang diterima populi.id, di antara pejabat yang dilantik yakni Nur Fitri Handayani.
Perempuan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman tersebut terkini dilantik sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sleman.
Posisi Kepala Bappeda Kabupaten Sleman sebelumnya sempat diisi Dwi Anta Sudibya yang kemudian bergeser menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman.
Selain itu terdapat pula Dyah Purwanti yang baru saja dilantik sebagai panewu Mlati Kapanewon Mlati.
Jabatan panewu Mlati sebelumnya sempat dijabat oleh Arifin yang kemudian bergeser mengisi jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sleman.
Beberapa waktu sebelumnya Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman Wildan Solichin menguraikan pejabat yang bakal dilantik pada akhir tahun 2025 terdiri dari eselon empat, eselon tiga serta eselon dua.
Ia menambahkan penataan tersebut utamanya untuk mengisi jabatan yang selama ini kosong.
“ini utamanya untuk mengisi jabatan yang kemarin sempat kosong ya,” terangnya.
Terpisah, Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan penataan pegawai di lingkungan Pemkab Sleman merupakan bagian dari evaluasi.
Hal tersebut merupakan langkah penting apalagi Kabupaten Sleman baru saja mendapat penghargaan dari BKN pada November lalu sebagai yang terbaik secara nasional dalam pengelolaan kepegawaian.
“Saya kira ini upaya kami menjalankan merit sistem dalam penataan pegawai. Kami ingin prestasi yang sudah diraih tetap dipertahankan,” jelasnya.












