• Tentang Kami
Saturday, January 10, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing Wisata, Pemkot Yogyakarta Luncurkan Logo Baru Kampung Sosromenduran

logo baru Kampung Wisata Sosromenduran mengusung konsep Sapta Malioboro. Kata “Sapta” merepresentasikan tujuh kampung yang berada di bawah naungannya

byredaksi
December 20, 2025
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Penampilan berbagai potensi Kampung Wisata Sosromenduran yang memeriahkan acara peluncuran logo untuk kampung tersebut

Penampilan berbagai potensi Kampung Wisata Sosromenduran yang memeriahkan acara peluncuran logo untuk kampung tersebut, Jumat (19/12/2025) malam. [Dok Pemkot Yogyakarta]

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota Yogyakarta terus melakukan berbagai upaya strategis untuk memperkuat identitas dan daya saing sektor pariwisata. Salah satunya diwujudkan melalui peluncuran branding dan logo baru Kampung Wisata Sosromenduran sebagai destinasi wisata kampung kota berbasis budaya, sejarah, serta kehidupan masyarakat urban. Peluncuran ini dilakukan di Kawasan Malioboro, Jumat Malam (19/12/2025).

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko, mengatakan bahwa kegiatan Launching Branding Kampung Wisata Sosromenduran merupakan peresmian identitas baru yang diharapkan mampu memperkuat citra Kampung Wisata Sosromenduran di mata publik, sekaligus meningkatkan daya tarik wisata Kota Yogyakarta secara keseluruhan.

BERITA MENARIK LAINNYA

Dikunjungi 1 Juta Wisatawan, Dispar Sebut Pondasi Wisata Yogyakarta Masih Kuat

Banyak Aduan Asap dan Sampah, Satpol PP Tertibkan Puluhan PKL Liar di Malioboro

Menurut Wahyu, branding ini menjadi bagian dari upaya penguatan citra dan daya saing pariwisata Kota Yogyakarta. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan identitas baru Kampung Wisata Sosromenduran kepada masyarakat luas, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Branding Kampung Wisata Sosromenduran ini menegaskan posisinya sebagai destinasi wisata kampung kota yang mengangkat nilai budaya, sejarah, serta kehidupan masyarakat urban yang khas Yogyakarta,” ujar Wahyu.

Ia menjelaskan, logo baru Kampung Wisata Sosromenduran mengusung konsep Sapta Malioboro. Kata “Sapta” merepresentasikan tujuh kampung yang berada di bawah naungan Kampung Wisata Sosromenduran.

Ketujuh kampung tersebut yakni Kampung Sitisewu, Sosrowijayan Wetan, Sosrowijayan Kulon, Sosromenduran, Sosrodipuran, Pajeksan, dan Jogonegaran.

Masing-masing kampung memiliki potensi dan keunikan tersendiri yang menjadi kekuatan utama Kampung Wisata Sosromenduran. Kampung Sitisewu, misalnya, menawarkan daya tarik berupa kerajinan kain perca serta kesenian musik tradisional kentongan yang masih lestari hingga kini.

Sementara itu, Kampung Sosrodipuran dikenal dengan potensi kerajinan kulit dan seni tari yang mencerminkan kekayaan budaya lokal. Kampung Pajeksan menawarkan atraksi seni barongsai serta musik tradisional keroncong, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Adapun Kampung Jogonegaran mengembangkan konsep kampung sayur dan kuliner olahan yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat setempat. Untuk Kampung Sosrowijayan Kulon, Wahyu menyebutkan bahwa kawasan tersebut telah lebih dahulu memiliki branding tersendiri dengan keberadaan kawasan Pasar Kembang yang dikenal luas oleh wisatawan.

Keberagaman potensi inilah yang kemudian dirangkum dalam konsep Sapta Malioboro sebagai identitas bersama Kampung Wisata Sosromenduran.

Wahyu juga mengungkapkan bahwa dipilihnya Kampung Wisata Sosromenduran sebagai lokasi branding karena kawasan ini berada di lokasi yang sangat strategis, yakni di sekitar Malioboro. Keberadaan Kampung Wisata Sosromenduran turut mendukung kawasan sumbu filosofis Yogyakarta

“Letaknya yang strategis menjadikan Kampung Wisata Sosromenduran sebagai kawasan penyangga kegiatan pariwisata di Malioboro, dengan menyediakan berbagai sarana dan prasarana bagi wisatawan,” jelasnya.

Peluncuran logo dan branding baru Kampung Wisata Sosromenduran secara resmi dilakukan oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan. Dalam kesempatan tersebut, Wawan menyampaikan apresiasi atas inisiatif penguatan identitas kampung wisata yang berbasis pada peran aktif masyarakat.

Menurut Wawan, kampung wisata merupakan representasi nyata dari wajah Kota Yogyakarta yang hidup, dinamis, dan tumbuh dari partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan kampung wisata tidak hanya berfungsi sebagai destinasi wisata semata, tetapi juga sebagai ruang berkarya, ruang interaksi sosial, serta ruang pelestarian budaya.

“Kampung wisata adalah cerminan kehidupan masyarakat Yogyakarta yang sesungguhnya. Di sinilah budaya, tradisi, kreativitas, dan kebersamaan tumbuh dan berkembang,” ujar Wawan.

Ia berharap, upaya re-branding Kampung Wisata Sosromenduran ini dapat mendorong tumbuhnya praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan kampung wisata, baik dari aspek kelembagaan, peningkatan pelayanan wisata, pelestarian budaya, hingga penguatan partisipasi masyarakat.

Lebih lanjut, Wawan menegaskan bahwa Kampung Wisata Sosromenduran memiliki peran penting sebagai ruang publik bagi kegiatan ekonomi, sosial, dan budaya yang mencerminkan keistimewaan Yogyakarta. Keberadaan kampung wisata ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pariwisata yang berkelanjutan dan berbasis masyarakat.

Tags: kampung wisataMalioboroSosromenduranSosrowijayanWahyu HendratmokoWawan Harmawan

Related Posts

kawasan Malioboro dikunjungi 1 juta wisatawan saat libur Nataru 2025

Dikunjungi 1 Juta Wisatawan, Dispar Sebut Pondasi Wisata Yogyakarta Masih Kuat

January 6, 2026
Personel Satpol PP Kota Yogyakarta menertibkan pedagang kaki lima (PKL) liar di kawasan Malioboro, Selasa (30/12/25). (Dok. Satpol PP Kota Yogyakarta)

Banyak Aduan Asap dan Sampah, Satpol PP Tertibkan Puluhan PKL Liar di Malioboro

December 31, 2025
Malioboro merupakan satu diantara destinasi wisata di Jogja yang banyak dikunjungi wisatawan terutama ketika libur Lebaran

Sosiolog UGM Soroti Dampak Sosial Lonjakan Libur Nataru bagi Warga Yogyakarta

December 31, 2025
Ilustrasi hotel

Tingkat Hunian Hotel di DIY Capai 90 Persen, Paling Tinggi di Kawasan Malioboro

December 29, 2025
Sejumlah kendaraan melintas di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta.

Arus Kendaraan Masuk DIY Melonjak Signifikan, Polda DIY Rekayasa Lalu Lintas di Titik Ini

December 29, 2025
Libur Nataru, Malioboro Jadi Destinasi Primadona Wisatawan

Libur Nataru, Malioboro Jadi Destinasi Primadona Wisatawan

December 27, 2025
Next Post
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih meninjau lokasi drainase Luweng Bintaos di Tepus

Bupati Endah Subekti Rehabilitasi Drainase Luweng Bintaos untuk Atasi Banjir Tahunan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.