• Tentang Kami
Friday, January 23, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Mengenal Tata Kota Yogyakarta nan Unik Lewat Konsep Catur Tunggal

Yogyakarta sebagai daerah istimewa memiliki tata kota unik yang telah dirancang sejak masa kerajaan dengan konsep Catur Tunggal

byGalih Priatmojo
February 9, 2025
in headline, Kultur
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi lanskape DIY

Ilustrasi lanskape DIY. [vecteezy.com]

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Disamping memiliki sejumlah bangunan unik peninggalan masa lampau, Yogyakarta juga dibangun dengan tata kota yang unik. Tata ruang kota tradisional ini memiliki unsur yang terwujud dalam bentuk Catur Tunggal.

Sebagai wilayah yang bermula dari kerajaan, Kota Yogyakarta seperti halnya kota-kota di Jawa, merupakan warisan dari kota tradisional yang memiliki pola tata ruang yang sama yakni menggunakan pola Catur Tunggal.

BERITA MENARIK LAINNYA

Kendaraan Pegawai Dilarang Masuk Kepatihan Saat Uji Coba CFD, Ini Kantong Parkir yang Disediakan

Penataan Kawasan Bantaran Sungai Code Berlanjut, Warga Terdampak Pembangunan Disubsidi Rp500 Ribu

Dikutip dari tulisan Arkeolog UGM Dwi Pradnyawan berjudul Yogyakarta Kota Tradisional Termutakhir dalam Buletin Mayangkara Edisi 2, pola catur tunggal ini adalah empat bentuk yang merupakan satu kesatuan atau yang berdekatan.

Unsur tersebut yakni kraton, alun-alun, masjid dan pasar.

“unsur tersebut bahkan bisa ditemui di sebagian kota tradisional di Jawa khususnya Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat,” terangnya.

Komponen Catur Tunggal kraton merupakan tempat tinggal raja atau penguasa yang menjadi pusat politik dan kekuasaan.

Kemudian alun-alun yang berwujud tanah lapang yang luas merupakan ruang publik dan pusat kegiatan.

Lalu masjid jadi pusat keagamaan dan paasr sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat.

“Secara umum kraton nyaris selalu berada di selatan lalu alun-alun di tengah, masjid di barat, kecuali di kota Jepara, kemudian pasar hampir selalu di utara, pengecualian untuk di Lasem dan Jepara,” lanjutnya.

Pangeran Mangkubumi atau Sri Sultan Hamengku Buwono I sebagai pendiri keraton Yogyakarta mengembangkan wilayah yang kini berjuluk kota Gudeg itu ke level yang paling mutakhir.

Bila diamati secara mendalam, yang membuat Kota Yogyakarta istimewa dibanding kota-kota tradisional lainnya yakni mengenai keputusan Sri Sultan Hamengku Buwono I untuk menempatkan kraton di bentangan lahan yang diapit oleh dua sungai serta dua kekuatan besar Gunung Merapi dan laut selatan.

“Kedua unsur alam ini dalam pengetahuan dan kepercayaan orang Jawa merupakan perwujudan adikodrati yang dahsyat,” terang Dwi.

Hal yang tak kalah menarik, tata ruang Catur Tunggal yang pondasinya diletakkan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I itu nyaris tak tergerus zaman dan waktu.

Fakta itu terbukti dari peta Kota Yogyakarta buatan Hindia Belanda tahun 1830an yang tak mengalami perubahan signifikan bila dibanding dengan kondisi saat ini. Pola Catur Tunggal itu masih tetap terjaga.

Tags: Catur TunggalSri Sultan Hamengku Buwono Itata kotaunikYogyakarta

Related Posts

Kantor Gubernur DIY, Kepatihan

Kendaraan Pegawai Dilarang Masuk Kepatihan Saat Uji Coba CFD, Ini Kantong Parkir yang Disediakan

January 23, 2026
Potret kawasan kumuh dan padat penduduk di wilayah bantaran Sungai Code, Kamis (22/1/2026). Pemkot Yogyakarta berencana melakukan penataan menyeluruh di kawasan tersebut agar lebih baik dan sehat

Penataan Kawasan Bantaran Sungai Code Berlanjut, Warga Terdampak Pembangunan Disubsidi Rp500 Ribu

January 22, 2026
Suasana di depan sekolah SD Muhammadiyah Sapen, Kamis (22/1/2026). Sekolah tersebut kini tengah jadi buah bibir karena banyak orang tua antusias menyekolahkan di SD tersebut

Daftar Tunggu Penuh hingga 2032, Ini Alasan Orang Tua Sekolahkan Anaknya ke SD Muhammadiyah Sapen

January 22, 2026
pengendara melintas di depan bangunan bekas lapak penjahit permak jeans di Jalan Dr Sardjito, Kelurahan Terban, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Kamis (22/1/2026).

Bangunan Bekas Penjahit Permak Jeans di Jalan Dr. Sardjito Bakal Dibongkar Sabtu Besok

January 22, 2026
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta, Hasri Nilam Baswari, ditemui di kantornya pada Selasa (20/1/2026).

Bakal Dikerjakan April 2026, Pembangunan Jembatan Kewek Adopsi Gaya Indische

January 21, 2026
DPUPKP Kota Yogyakarta melakukan pengujian tanah di Jembatan Kewek sebelum dilakukan revitalisasi, Selasa (20/1/2026).

Progres Rencana Pembangunan Ulang Jembatan Kewek: DPUPKP Uji Tanah Keras untuk Pondasi

January 20, 2026
Next Post
Ilustrasi sate kambing lezat di Jogja

11 Rekomendasi Sate Kambing Lezat di Jogja

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.