• Tentang Kami
Wednesday, June 3, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Polisi Temukan Kandungan Formalin Tinggi di Sampel Makanan Kasus Keracunan Massal Sleman

Sebelumnya hasil berbeda diungkap Dinkes Sleman dimana banyak diantara makanan yang mengandung bakteri E. Coli dan Salmonella

byGalih Priatmojo
February 25, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 1 min read
A A
0
posko kesehatan korban keracunan di Lumbungrejo

Petugas terkait berkoordinasi di Posko Kesehatan Puskesmas Tempel 1 untuk menangani korban keracunan di Lumbungrejo. [Dok. TRC BPBD DIY]

0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Masih ingat dengan keracunan massal yang terjadi di dua wilayah di Sleman?

Sebagai pengingat, pada Minggu (9/2/2025) lalu ratusan orang yang mayoritas tamu hajatan pernikahan di Lumbungrejo, Tempel, mengalami keracunan.

BERITA MENARIK LAINNYA

Polisi Belum Temukan Unsur TPPO dalam Kasus Penitipan 11 Bayi di Sleman

79 Kali Kebakaran Misterius di Seyegan Sleman, Pemilik Rumah Sebut Kerugian Capai Rp 40 Juta

Tak berselang lama, beredar pula kabar puluhan orang di kawasan Mlati, Sleman juga mengalami kondisi serupa.

Diketahui, dua kejadian keracunan massal tersebut sebelumnya mengonsumsi makanan dari penyedia katering yang sama.

Kejadian itupun menjadi atensi Pemda DIY hingga kepolisian.

Terkini, polisi menemukan fakta baru, bahwa dari hasil uji lab yang dilakukan terdapat kandungan formalin dari sampel makanan yang diambil dari dua lokasi kejadian keracunan.

Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Riski Adrian menyebut baik dari sampel makanan maupun dari muntahan korban ditemukan kandungan formalin yang tinggi.

“Dari sampel yang kami uji ada kandungan formalin, untuk sementara itu. Nanti tunggu update lagi terkait jenis makanan yang dimaksud mengandung formalin,” terangnya, Selasa (25/2/2025).

Ia mengungkapkan, kandungan formalin itu diduga kuat yang menyebabkan terjadinya keracunan massal di Lumbungrejo dan Mlati.

“Iya dugaan kuatnya begitu,” imbuhnya.

Temuan tersebut berbeda dengan hasil uji lab yang sebelumnya juga telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Sleman.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman Cahya Purnama mengungkapkan adanya kontaminasi bakteri yang diduga memicu terjadinya keracunan massal.

“Dari sampel yang telah diuji ditemukan adanya cemaran salmonella sp dan E Coli,” terangnya pada Jumat 14 Februari lalu.

Cahya merinci bahwa cemaran itu terdapat di makanan siomay dan juga makanan lainnya termasuk bakso, krecek hingga es krim.

Tags: formalinhasil uji labkeracunanMlatiPolresta SlemanSlemanTempel

Related Posts

Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Mateus Wiwit Kustiyadi.

Polisi Belum Temukan Unsur TPPO dalam Kasus Penitipan 11 Bayi di Sleman

June 3, 2026
Kondisi rumah di Padukuhan Kasuran, Kalurahan Margomulyo, Seyegan, Sleman, Selasa (2/6/2026).

79 Kali Kebakaran Misterius di Seyegan Sleman, Pemilik Rumah Sebut Kerugian Capai Rp 40 Juta

June 2, 2026
Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro Dorong Pemerataan Infrastruktur di Kawasan Perbatasan

Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro Dorong Pemerataan Infrastruktur di Kawasan Perbatasan

May 31, 2026
Kredit Fiktif di BUKP Tempel Rugikan Negara Rp2,1 M, Tiga Eks Pengurus Tersangka

Kredit Fiktif di BUKP Tempel Rugikan Negara Rp2,1 M, Tiga Eks Pengurus Tersangka

May 26, 2026
Kebakaran Berulang Timpa Tempat Pemotongan Ayam di Seyegan, Ini Penyebabnya

Kebakaran Berulang Timpa Tempat Pemotongan Ayam di Seyegan, Ini Penyebabnya

May 24, 2026
Ilustrasi kekerasan seksual atau pelecehan seksual

7 Fakta di Balik Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Dosen UPN Veteran Yogyakarta

May 20, 2026
Next Post
Talud di Sungai Celeng Imogiri, Bantul ambrol

Talud Sungai Celeng Ambrol, Aris Suharyanta Instruksikan Segera Perbaiki

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.