• Tentang Kami
Sunday, February 1, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Deddy Sebut Kebijakan Efisiensi Anggaran Jadi Pukulan Berat Bagi Industri Perhotelan di DIY

Kebijakan efisiensi anggaran memberi dampak domino diantaranya berimbas pada keberlangsungan industri perhotelan di DIY

Rahadian BagusbyGalih PriatmojoandRahadian Bagus
March 21, 2025
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ketua PHRI DIY Deddy Pranowo Eryanto. [Dok. populi.id]

Ketua PHRI DIY Deddy Pranowo Eryanto. [Dok. populi.id]

0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Sejumlah hotel di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengeluhkan dampak kebijakan efisiensi anggaran tahun 2025 yang tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025. Kondisi ini semakin diperparah dengan adanya larangan mengadakan kegiatan study tour dari pemerintah Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono, mengungkapkan bahwa kebijakan tersebut berdampak signifikan terhadap industri perhotelan di DIY. Banyak pemesanan hotel yang dibatalkan akibat aturan ini.

BERITA MENARIK LAINNYA

Biaya Hidup di DIY Tertinggi Kedua di Indonesia, Pakar UMY: Penetapan Upah Perlu Dievaluasi

Puluhan Stand Pasar Malam di Sleman Roboh Dihatam Hujan dan Angin Kencang

“Efisiensi anggaran ini memperburuk keadaan kami. Banyak pemesanan yang ditunda atau bahkan dibatalkan. Dari laporan anggota PHRI DIY, tingkat pembatalan mencapai 60 persen,” ujar Deddy saat dihubungi, Jumat (21/3/2025).

Deddy merinci bahwa pembatalan tersebut terdiri dari kegiatan meeting dan kunjungan kerja aparatur sipil negara (ASN) yang berkontribusi sekitar 20-30 persen. Sementara sisanya merupakan kegiatan study tour sekolah dari Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta.

Menurutnya, sebelum Inpres tersebut diberlakukan, kegiatan ASN cukup membantu okupansi hotel saat low season, terutama pada hari kerja. Namun, sejak kebijakan ini diterapkan, tingkat hunian hotel menurun drastis.

“Sebelumnya, setiap bulan ada kegiatan ASN yang mengisi okupansi hotel dari Senin hingga Jumat. Kemudian pada akhir pekan, hotel diisi oleh rombongan study tour. Kebijakan ini benar-benar memukul industri perhotelan di DIY,” keluhnya.

Menghadapi situasi ini, PHRI DIY telah melakukan beberapa langkah antisipasi.

“Pertama, kami melakukan efisiensi operasional, termasuk penghematan energi. Kedua, beberapa hotel mulai mengurangi jam kerja karyawan karena biaya operasional yang tinggi. Ketiga, jika kebijakan ini tidak berubah, ada kemungkinan akan terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK), meskipun itu adalah langkah terakhir yang ingin kami hindari,” jelas Deddy.

Ia kemudian membandingkan kondisi saat ini dengan ketika pandemi COVID-19 melanda. Ia menyebut ketika pandemi meski berat masih terdapat bantuan dari pemerintah.

“Ketika COVID-19, masih ada bantuan dari pemerintah seperti subsidi pajak, bantuan sembako untuk karyawan, dan protokol kesehatan yang tetap memungkinkan adanya meeting. Namun, sekarang kami justru dibebani kenaikan pajak, termasuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Ini semakin memberatkan kami,” ungkapnya.

PHRI DIY juga telah berupaya menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah pusat melalui DPP PHRI di Jakarta.

“Kami di DPD juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk gubernur, wali kota, bupati, dan DPRD. Besok, Selasa, kami akan mengadakan audiensi dengan DPRD DIY,” tambahnya.

Tags: Deddy Pranowo EryonoDIYEfisiensi AnggaranperhotelanPHRI DIY

Related Posts

Ilustrasi uang

Biaya Hidup di DIY Tertinggi Kedua di Indonesia, Pakar UMY: Penetapan Upah Perlu Dievaluasi

January 29, 2026
Sejumlah stand dan wahana pasar malam Rocket Chicken di Godean ambruk usai diterpa hujan dan angin kencang, Senin (12/1/2026).

Puluhan Stand Pasar Malam di Sleman Roboh Dihatam Hujan dan Angin Kencang

January 12, 2026
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi

DIY Alami Delapan Kali Inflasi Sepanjang 2025, BPS: Masih Dalam Target Nasional

January 6, 2026
Ilustrasi hotel

Tingkat Hunian Hotel di DIY Capai 90 Persen, Paling Tinggi di Kawasan Malioboro

December 29, 2025
Terdampak Banjir, Warga Sanden Bantul Mengungsi

Terdampak Banjir, Warga Sanden Bantul Mengungsi

December 27, 2025
Petugas BPBD, Polres Bantul hingga relawan melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir, Sabtu (27/12/2025)

DIY Diguyur Hujan Seharian, Bantul hingga Gunungkidul Dilanda Banjir

December 27, 2025
Next Post
Bupati Sleman Harda Kiswaya menyerahkan SK kenaikan jabatan kepada perwakilan PNS

41 PNS Sleman Naik Pangkat, Bupati Harda: Jadilah Teladan!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.