• Tentang Kami
Saturday, August 30, 2025
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Gunungkidul

Dinas Peternakan Gunungkidul Gencarkan Vaksinasi dan Edukasi Massif Cegah Penyebaran Antraks

Dinas Peternakan dan Kesehatan Gunungkidul mengencarkan vaksinasi di tengah munculnya kasus antraks di wilayahnya

byGalih Priatmojo
April 19, 2025
in Gunungkidul, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sosialiasi dan edukasi viaksinasi Pemkab Gunungkidul dalam upaya pencegahan antraks.

Sosialiasi dan edukasi viaksinasi Pemkab Gunungkidul dalam upaya pencegahan antraks. (foto: Pemkab Gunungkidul)

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

GUNUNGKIDUL, POPULI.ID – Menyusul ditemukannya dugaan kasus antraks di wilayah Gunungkidul, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan bergerak cepat melakukan upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran penyakit yang berbahaya bagi hewan maupun manusia. Upaya tersebut yakni melalui pelaksanaan vaksinasi antraks pada bulan April ini.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul, Wibawanti Wulandari menyampaikan setelah mendapat informasi adanya dugaan kasus antraks, pihaknya segera melakukan survei dan pengambilan sampel. Berdasar hasil uji lab menunjukkan hasil positif.

BERITA MENARIK LAINNYA

Atasi Persoalan Sampah, Wabup Gunungkidul Pimpin Gerakan Jumat Bersih

Tekan Angka Stunting, Pemkab Gunungkidul Canangkan Program GENTING

“Setelah hasil pengujian keluar, kami segera melakukan penyiraman formalin terhadap kandang milik peternak serta lokasi yang diduga menjadi tempat penyembelihan hewan terinfeksi,” ujar Wibawanti, dikantornya, Rabu (16/4/2025)

Sebagai bagian dari respons cepat, pihaknya juga telah memberikan antibiotik kepada ternak di dua titik, yakni di Kapanewon Girisubo dan Kapanewon Rongkop. Total sebanyak 248 ekor kambing dan 130 ekor sapi telah mendapatkan penanganan. Selain itu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan juga telah melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) secara serentak di seluruh kalurahan di Rongkop, Girisubo, serta wilayah-wilayah yang pernah terpapar antraks sebelumnya.

Wibawanti mengimbau masyarakat agar tidak panik, karena situasi yang tidak terkendali dapat mempengaruhi stabilitas harga ternak di pasaran. Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam pelaporan jika ditemukan kasus kematian hewan ternak.

“Apabila terjadi kematian ternak, masyarakat bisa segera menghubungi puskeswan setempat atau melapor kepada petugas. Kami juga sudah menyiapkan peraturan daerah untuk memberikan tali asih kepada pemilik ternak yang mati karena antraks,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa menjual ternak yang mati atau menunjukkan gejala sakit merupakan tindakan yang melanggar Perda Peternakan dan Kesehatan Hewan serta sangat membahayakan penyebaran penyakit ke ternak lain.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul, drh. Retno Widyastuti, menegaskan pentingnya edukasi masyarakat sebagai langkah strategis dalam menekan risiko penyebaran antraks. Pada Senin, 14 April 2025 lalu, dinas telah melaksanakan kegiatan KIE secara serentak di enam kapanewon yang menjadi wilayah rawan.

“Kami menerjunkan 21 petugas medik dan paramedik veteriner dari berbagai satuan kerja, termasuk Bidang Kesehatan Hewan, UPT Laboratorium Kesehatan Hewan, dan UPT Puskeswan, khususnya di wilayah kalurahan endemis,” jelas drh. Retno.

Kegiatan edukasi tersebut dilaksanakan di setiap kantor kalurahan dengan menghadirkan pamong desa, untuk memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat terkait bahaya antraks dan langkah-langkah pencegahan yang harus diambil. Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diimbau untuk segera melapor bila menemukan ternak mati, serta dilarang menyembelih, menjual, atau mengonsumsi ternak yang sakit maupun mati.

“Kegiatan KIE ini akan terus kami lakukan secara masif dan berkelanjutan. Kesadaran masyarakat adalah kunci utama dalam pengendalian penyakit antraks, demi menjaga kesehatan hewan dan manusia,” pungkasnya.

Dengan pelaksanaan vaksinasi, pemberian antibiotik, serta sosialisasi yang intensif, diharapkan penyebaran antraks di Gunungkidul dapat dikendalikan, dan kasus-kasus serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Tags: antraksDinas Peternakan dan Kesehatan HewanGunungkidulvaksinasiWibawanti Wulandari

Related Posts

Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto pimpin gerakan jumat bersih untuk atasi masalah sampah di wilayahnya

Atasi Persoalan Sampah, Wabup Gunungkidul Pimpin Gerakan Jumat Bersih

August 22, 2025
Peluncuran program GENTING di Kapanewon Patuk untuk tekan angka stunting di Gunungkidul, Kamis (7/8/2025)

Tekan Angka Stunting, Pemkab Gunungkidul Canangkan Program GENTING

August 7, 2025
Nelayan Gunungkidul Diminta Waspadai Gelombang Tinggi Selama Tiga Hari ke Depan

Gelombang Tinggi Hantam Kawasan Pesisir DIY, Diprediksi Terjadi hingga 9 Agustus

August 6, 2025
Hokky Caraka kini berpisah jalan dengan PSS Sleman dan bergabung bersama Persita Tangerang

Akhirnya Pisah Jalan, Ini Riwayat dan Statistik Hokky Caraka Bersama PSS Sleman

August 1, 2025
Pantai Sanglen, Gunungkidul.

Sri Sultan HB X Minta Dialog dan Solusi Manusiawi Soal Polemik Pantai Sanglen

July 29, 2025
Bupati Gunungkidul Endah Subekti membuka gelaran senam sehat dan bazar UMKM dalam rangka peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 di Terminal Dhaksinarga , Sabtu (26/7/2025)

Peringati Hari Koperasi Nasional, Endah Subekti: Ini Merupakan Wadah Kemandirian Rakyat

July 26, 2025
Next Post
Ilustrasi stunting

Pemkot Yogyakarta Kejar Target Tekan Angka Stunting hingga 12 Persen, Ini Deretan Kecamatan yang Sudah Berhasil

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI asyik berjoget usai sidang tahunan MPR RI (tangkapan layer : YT/TVParlemen)

Joget di Atas Luka Rakyat, Tarian di Tengah Kubangan Derita Bangsa

August 18, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Para ojol dari berbagai aplikasi menggelar aksi di kawasan Titik Nol Kilometer bertajuk Kebangkitan Transportasi Online, Selasa (20/5/2025).

Aksi Ojol Turun ke Jalan Direspons, Sekda DIY Sambut Aspirasi Soal Regulasi dan Kesejahteraan

May 21, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.