• Tentang Kami
Tuesday, April 21, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Gunungkidul

Dinas Peternakan Gunungkidul Gencarkan Vaksinasi dan Edukasi Massif Cegah Penyebaran Antraks

Dinas Peternakan dan Kesehatan Gunungkidul mengencarkan vaksinasi di tengah munculnya kasus antraks di wilayahnya

byGalih Priatmojo
April 19, 2025
in Gunungkidul, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sosialiasi dan edukasi viaksinasi Pemkab Gunungkidul dalam upaya pencegahan antraks.

Sosialiasi dan edukasi viaksinasi Pemkab Gunungkidul dalam upaya pencegahan antraks. (foto: Pemkab Gunungkidul)

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

GUNUNGKIDUL, POPULI.ID – Menyusul ditemukannya dugaan kasus antraks di wilayah Gunungkidul, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan bergerak cepat melakukan upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran penyakit yang berbahaya bagi hewan maupun manusia. Upaya tersebut yakni melalui pelaksanaan vaksinasi antraks pada bulan April ini.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul, Wibawanti Wulandari menyampaikan setelah mendapat informasi adanya dugaan kasus antraks, pihaknya segera melakukan survei dan pengambilan sampel. Berdasar hasil uji lab menunjukkan hasil positif.

BERITA MENARIK LAINNYA

BPK Mulai Audit Terinci LKPD Gunungkidul 2025, Pemkab Targetkan Opini WTP ke-11

Berpotensi Tuai Polemik, Pemkab Bantul Berupaya Pindahkan TPR Menuju Pantai Parangtritis

“Setelah hasil pengujian keluar, kami segera melakukan penyiraman formalin terhadap kandang milik peternak serta lokasi yang diduga menjadi tempat penyembelihan hewan terinfeksi,” ujar Wibawanti, dikantornya, Rabu (16/4/2025)

Sebagai bagian dari respons cepat, pihaknya juga telah memberikan antibiotik kepada ternak di dua titik, yakni di Kapanewon Girisubo dan Kapanewon Rongkop. Total sebanyak 248 ekor kambing dan 130 ekor sapi telah mendapatkan penanganan. Selain itu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan juga telah melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) secara serentak di seluruh kalurahan di Rongkop, Girisubo, serta wilayah-wilayah yang pernah terpapar antraks sebelumnya.

Wibawanti mengimbau masyarakat agar tidak panik, karena situasi yang tidak terkendali dapat mempengaruhi stabilitas harga ternak di pasaran. Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam pelaporan jika ditemukan kasus kematian hewan ternak.

“Apabila terjadi kematian ternak, masyarakat bisa segera menghubungi puskeswan setempat atau melapor kepada petugas. Kami juga sudah menyiapkan peraturan daerah untuk memberikan tali asih kepada pemilik ternak yang mati karena antraks,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa menjual ternak yang mati atau menunjukkan gejala sakit merupakan tindakan yang melanggar Perda Peternakan dan Kesehatan Hewan serta sangat membahayakan penyebaran penyakit ke ternak lain.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul, drh. Retno Widyastuti, menegaskan pentingnya edukasi masyarakat sebagai langkah strategis dalam menekan risiko penyebaran antraks. Pada Senin, 14 April 2025 lalu, dinas telah melaksanakan kegiatan KIE secara serentak di enam kapanewon yang menjadi wilayah rawan.

“Kami menerjunkan 21 petugas medik dan paramedik veteriner dari berbagai satuan kerja, termasuk Bidang Kesehatan Hewan, UPT Laboratorium Kesehatan Hewan, dan UPT Puskeswan, khususnya di wilayah kalurahan endemis,” jelas drh. Retno.

Kegiatan edukasi tersebut dilaksanakan di setiap kantor kalurahan dengan menghadirkan pamong desa, untuk memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat terkait bahaya antraks dan langkah-langkah pencegahan yang harus diambil. Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diimbau untuk segera melapor bila menemukan ternak mati, serta dilarang menyembelih, menjual, atau mengonsumsi ternak yang sakit maupun mati.

“Kegiatan KIE ini akan terus kami lakukan secara masif dan berkelanjutan. Kesadaran masyarakat adalah kunci utama dalam pengendalian penyakit antraks, demi menjaga kesehatan hewan dan manusia,” pungkasnya.

Dengan pelaksanaan vaksinasi, pemberian antibiotik, serta sosialisasi yang intensif, diharapkan penyebaran antraks di Gunungkidul dapat dikendalikan, dan kasus-kasus serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Tags: antraksDinas Peternakan dan Kesehatan HewanGunungkidulvaksinasiWibawanti Wulandari

Related Posts

Bupati Endah Subekti bersama pihak BPK mengikuti kegiatan rangkaian pemeriksaan terinci atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025

BPK Mulai Audit Terinci LKPD Gunungkidul 2025, Pemkab Targetkan Opini WTP ke-11

March 30, 2026
TPR sementara menuju Pantai Parangtritis yang bakal dipindah agar tak menuai polemik lantaran letaknya yang berada di jalan provinsi yakni di Jalan Parangtritis

Berpotensi Tuai Polemik, Pemkab Bantul Berupaya Pindahkan TPR Menuju Pantai Parangtritis

March 30, 2026
Badarmiyatun (52) penjual walang goreng di jalan Jogja-Wonosari, Gunungkidul, DIY, Kamis (26/3/2026).

Nestapa Penjual Walang Goreng di Gunungkidul saat Lebaran: Pagi-Sampai Sore Hanya Laku 4 Toples

March 26, 2026
pebalap asal Gunungkidul Veda Ega Pratama ukir sejarah dengan masuk dalam jajaran pebalap elite Red Bull

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah, Pebalap Indonesia Pertama yang Resmi Gabung Lingkaran Elite Red Bull

March 18, 2026
Destinasi wisata Hutan Pinus Mangunan menjadi satu di antara destinasi wisata hits yang cocok untuk mengisi waktu libur lebaran di Yogyakarta

7 Destinasi Wisata Hits yang Bisa Dikunjungi untuk Habiskan Libur Lebaran di Yogyakarta

March 18, 2026
kawasan wisata On The Rock

WALHI Soroti Dugaan Kerusakan Kawasan Karst Gunungsewu, Desak Pencabutan Izin Wisata On The Rock

March 11, 2026
Next Post
Ilustrasi stunting

Pemkot Yogyakarta Kejar Target Tekan Angka Stunting hingga 12 Persen, Ini Deretan Kecamatan yang Sudah Berhasil

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.