• Tentang Kami
Sunday, January 11, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Kisah Korban Mafia Tanah di Sleman Berjuang Mencari Keadilan

Evi Fatimah dan keluarganya hingga saat ini masih berjuang untuk mengembalikan tanah warisan yang dimiliki dari jerat mafia tanah di Sleman

byGalih Priatmojo
May 12, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Evi Fatimah dan Suami memperlihatkan sertifikat kepemilikan tanah yang terkini masih jadi masalah terkait ulah mafia tanah di Sleman

Evi Fatimah dan Suami memperlihatkan sertifikat kepemilikan tanah yang terkini masih jadi masalah terkait ulah mafia tanah di Sleman. [populi.id/istimewa]

0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Evi Fatimah (37), warga Sleman, terperangkap dalam kasus mafia tanah yang melibatkan tanah warisan keluarganya.

Tanah seluas 1.457 meter persegi di RT 4 RW 5, Dusun Paten, Triadi, Sleman, yang semula tercatat atas namanya, kini berpindah tangan tanpa sepengetahuannya.

BERITA MENARIK LAINNYA

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

Polresta Yogyakarta Bongkar Sindikat Love Scam Internasional di Jalan Gito-Gati, Sebulan Raup Milyaran

Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 4387/Tridadi yang tercatat atas nama Evi, pada 2011 beralih ke Sujatmoko dan terakhir dimiliki oleh RZA.

Kasus bermula pada pertengahan 2011 ketika Ia ditemui Sri Suharyati dan anaknya, Sujatmoko, yang ingin menyewa rumahnya untuk usaha konveksi.

Setelah sepakat untuk sewa rumah selama lima tahun seharga Rp 25 juta, keduanya meminta sertifikat rumahnya sebagai jaminan dan mengajaknya ke notaris di Tirtomartani, Kalasan.

“Saya diminta tanda tangan dokumen yang katanya perjanjian kontrak rumah, namun saya tidak diberi salinan dokumen tersebut,” katanya saat ditemui di rumahnya, Senin (12/5/2025).

Pada Mei 2012, Ia mengetahui bahwa rumahnya telah dibalik nama dan digunakan sebagai jaminan pinjaman yang macet.

Ketika diperiksa ke Badan Pertanahan Nasional (BPN), ternyata tanah tersebut telah beralih ke nama Sujatmoko.

Ia melapor ke Polres Sleman dan mengajukan gugatan ke pengadilan.

Hasilnya, majelis hakim menjatuhkan vonis 8 bulan penjara kepada Sri Suharyati, sementara Sujatmoko menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

Ia juga melaporkan oknum notaris berinisial CID ke Majelis Pemeriksa Wilayah Notaris DIY yang hanya memberi sanksi teguran tertulis.

Namun, perjuangannya belum berakhir. Pada tahun lalu, Ia mengetahui bahwa sertifikat tanahnya telah beralih nama lagi ke RZA, meski tanah itu masih dalam proses blokir.

“Bagaimana bisa sertifikat yang diblokir diperdagangkan?” tanya Hedi Ludiman, suaminya.

Polresta Sleman menjelaskan bahwa penyidik belum mengirimkan surat pencabutan blokir kepada BPN Sleman.

Evi dan Hedi merasa langkah hukum mereka diabaikan.

“Kami merasa dipermainkan. Kami sudah mengajukan berbagai upaya, termasuk ke pemerintah pusat, tapi masalah ini belum selesai,” ujar Hedi, yang bekerja sebagai guru honorer.

Mereka berharap tanah tersebut kembali ke nama Evi, seperti yang seharusnya.

“Ini warisan keluarga yang harus tetap berada di tangan yang sah,” katanya dengan harapan.

Tags: Badan Pertanahan NasionalEvi FatimahKalasanmafia tanahSleman

Related Posts

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

January 8, 2026
Jajaran Polresta Yogyakarta menghadirkan tersangka perusahaan love scamming dalam jumpa pers di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (7/1/2026).

Polresta Yogyakarta Bongkar Sindikat Love Scam Internasional di Jalan Gito-Gati, Sebulan Raup Milyaran

January 7, 2026
Wahyu Agung, Ketua RW 33 Padukuhan Penen, Sariharjo, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, DIY saat dimintai keterangan terkait penggerebekan ruko di Jalan Gito-Gati akibat terlibat Scam Online, Selasa (6/1/2025).

Dinilai Bermasalah, Ruko di Sleman Terindikasi Scam Online Jaringan Internasional Izin Usahanya di Jawa Barat

January 6, 2026
Sebuah ruko di Jalan Gito-Gati, Sariharjo, Ngaglik, Sleman yang diduga menjadi lokasi scam online jaringan internasional yabg sebelumnya digerebek oleh kepolisian, Selasa (6/1/2025).

Ruko di Jalan Gito-Gati Sleman Digerebek Polisi, Diduga Terkait Scam Online Jaringan Internasional

January 6, 2026
Jumpa Pers kasus keracunan mahasiswa Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) di RSJ Grhasia Yogyakarta, Senin (5/1/2025).

Keracunan Massal Mahasiswa UNISA Diduga Berasal dari Risol Mayo

January 5, 2026
Direktur RSJ Grhasia, dr Akhmad Akhadi, saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (5/1/2026).

Puluhan Mahasiswa UNISA Keracunan Pangan saat Kegiatan Studi di RSJ Grhasia

January 5, 2026
Next Post
Kebijakan mengirimkan anak bermasalah ke barak militer yang diterapkan oleh sejumlah kepala daerah di Indonesia menuai pro kontra (dok.KDM)

Pro-Kontra Program Barak Militer untuk Anak Bermasalah: Pembentukan Karakter atau Pelanggaran Hak Anak?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.