• Tentang Kami
Sunday, January 11, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

8 Fakta tentang Polemik Tambang Nikel di Raja Ampat

Penerbitan izin tambang nikel di Raja Ampat turut menyeret nama Mantan Menteri ESDM, Ignasius Jonan yang sempat menjabat pada periode 2016-2019.

byGalih Priatmojo
June 9, 2025
in headline, Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Ilustrasi kawasan Raja Ampat, Papua Barat yang saat ini tengah jadi sorotan lantaran polemik tambang nikel di wilayah tersebut

Ilustrasi kawasan Raja Ampat, Papua Barat yang saat ini tengah jadi sorotan lantaran polemik tambang nikel di wilayah tersebut. [pixabay/blackinkstudio07]

0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

PAPUA, POPULI.ID – Tagar #SaveRajaAmpat menggema sejak beberapa waktu belakangan buntut aktivitas tambang nikel di Raja Ampat, Papua Barat yang terindikasi merugikan masyarakat dan lingkungan hingga menuai polemik.

Save Raja Ampat tak sekadar menunjukkan isu termutakhir yang sedang hangat diperbincangkan, melainkan sebuah upaya untuk menyelamatkan surga dunia di kepulauan Papua Barat, Indonesia.

BERITA MENARIK LAINNYA

Banyak Anak Papua Putus Sekolah, Ekonom UMY: Negara Lemah Bangun SDM

5 Fakta Bambang Rabies, Pelawak Senior Yogyakarta yang Batal Jadi Dalang

Lantas sudah sejauh mana pembahasannya? Berikut Populi.id sajikan fakta-fakta tambang nikel di Raja Ampat yang viral.

1. Beroperasi di wilayah konservasi

Kegiatan tambang nikel mengundang polemik lantaran dilakukan di Raja Ampat yang dikenal sebagai kawasan konservasi dengan kenakeragaman hayati laut tertinggi dunia. Penambangan nikel dinilai dapat merusak alam dan ekosistem yang sedianya terjaga.

Ironisnya, aktivitas tersebut konon sudah terjadi sejak beberapa tahun belakangan sehingga sorotan massal dari berbagai elemen masyarakat.

2. Eksploitasi

Berdasarkan penelusuran Greenpece Indonesia, penambangan nikel dilakukan di pulau-pulau kecil di Raja Ampat. Setidaknya terdapat tiga pulau yang disebut yakni Pulau Gag, Pulau Kawe, dan Pulau Manuran.

Ketiga lokasi tersebut semestinya tidak boleh digunakan untuk tambang karena masuk kategori pulau kecil. Dampak dari eksploitasi nikel di tiga pulau tersebut, menurut Greenpeace mengakibatkan deforestasi dan sedimentasi yang berpotensi merusak ekosistem di perairan Raja Ampat.

3. Distop sementara

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menghentikan sementara operasi tambang nikel di Raja Ampat. Pembekuan Izin Usaha Pertambangan (IUP) kepada perusahaan-perusahan yang terlibat diberlakukan sejak Kamis, 5 Juni 2024.

Dalam pernyatannya, Bahlil juga menerangkan bahwa lokasi tambang tidak di Pulau Piaynemo yang dikenal sebagai ikon wisata Raja Ampat.

Di sisi lain, Bahlil mengklaim smelter nikel di Raja Ampat dibangun atas masukan warga setempat. Pihaknya mengaku menghargai keputusan masyarakat karena Papua memiliki otonomi khusus.

4. Lima perusahaan terlibat

Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian ESDM, terdapat lima perusahaan yang menjalankan usaha pertambangan di Raja Ampat. Lima perusahaan itu adalah PT Gag Nikel, PT Anugerah Surya Pratama, PT Kawei Sejahtera Mining, PT Mulia Raymond Perkasa, dan PT Nurham.

Dari kelimanya, hanya PT Gag Nikel yang aktif memproduksi nikel dan berstatus Kontrak Karya (KK). Anak perusahaan PT Antam Tbk ini disebut mengantongi IUP sejak 2017 dan mulai beroperasi setahun setelahnya.

5. Nama Ignasius Jonan terseret

Penerbitan izin tambang nikel turut menyeret nama Mantan Menteri ESDM, Ignasius Jonan yang sempat menjabat pada periode 2016-2019.

Jonan menanggapi postingan yang menyeret namanya di Instagram. Ia mengisyaratkan bahwa jejak kegiatan penambangan nikel sejak era Soeharto hingga Jokowi menunjukkan keselarasan dengan regulasi. Terkait penerbitan perizinan diatur oleh Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba).

“Di masa saya bertugas dan di masa para pengganti saya bertugas, maka RKAB DAN IUP OP diterbitkan oleh Ditjen Minerba dan bukan oleh Menteri karena RKAB DAN IUP OP sangat teknis dan detil,”
 cuitnya.

6. Kerusakan tak serius

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq menyinggung minimnya tingkat pencemaran yang dikaitkan dengan penambangan nikel di Raja Ampat yang sedang menjadi pembahasan,

Setelah menurunkan tim ke lokasi, Hanif mengeluarkan pernyataan bahwa kegiatan tambang nikel di Raja Ampat oleh anak perusahaan pelat merah memenuhi kaidah tata lingkungan. Menurutnya, penambangan tidak berdampak terlalu serius terhadap lingkungan.

7. Gubernur sebut warga setuju

Pendapat lain disampaikan Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu. Menurutnya, warga sekitar lokasi tambang menunjukkan dukungan agar aktivitas penambangan nikel dilanjutkan karena memberikan manfaat. Kehadiran tambang nikel disebut membantu menopang kehidupan warga setempat. Namun, tetap harus ada analisis terkait dampak lingkungan.

8. Ramai dikecam

Kegiatan tambang nikel di Raja Ampat menimbulkan kontroversi. Ada suara berbentuk dukungan, adapula yang sebaliknya.

Berbagai elemen masyarakat mengkritisi kebijakan industrial nikel di Raja Ampat. Tak sedikit yang mendesak pemerintah untuk mencabut secara keseluruhan izin tambang yang dinilai dapat mencoreng keindahan Raja Ampat.

Penulis: Yunita Ajeng Raharjo
Tags: Bahlil LahadaliafaktaLingkungannikelPapuaPT Gag NikelRaja AmpatTambang

Related Posts

Ilustrasi sekolah

Banyak Anak Papua Putus Sekolah, Ekonom UMY: Negara Lemah Bangun SDM

January 2, 2026
Sosok pelawak Bambang Rabies

5 Fakta Bambang Rabies, Pelawak Senior Yogyakarta yang Batal Jadi Dalang

December 24, 2025
Ilustrasi penambangan yang merusak kawasan hutan

Tindak Tegas, Satgas Halilintar Incar Denda Rp29,2 T dari 22 Tambang Tanpa Izin

December 20, 2025
Ilustrasi Instalasi Gawat Darurat

Soroti Pasien Hamil di Papua Ditolak 4 RS, Pakar UMY: Semestinya IGD Jadi Pintu Utama Penyelamat Nyawa

November 25, 2025
Ilustrasi hutan

Tekan Deforestasi, Dosen UGM Dorong Percepatan Penetapan Hutan Adat oleh Negara

October 10, 2025
Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY menggeledah rumah tersangka Eka Surya Prihantoro (ESP) di Dusun Karangasem Gempol, Kalurahan Condongcatur, Depok, Sleman pada Jumat (26/9/2025). (Dok. Kejati DIY)

4 Fakta Terkait Eks Kepala Diskominfo Sleman yang Terjerat Korupsi Pengadaan Bandwidth Internet

September 26, 2025
Next Post
Pertemuan Timnas Indonesia dengan Timnas Jepang saat melakoni laga pertama Kualifikasi Piala Dunia putaran ketiga di Stadion Gelora Bung Karno.

Sejarah Pertemuan Timnas Indonesia vs Jepang, Samurai Biru Pernah Digelontor 7 Gol Tanpa Balas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.