• Tentang Kami
Sunday, April 12, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home News Global

Iran vs Israel: Langit Timur Tengah Membara, Perang Terbuka di Ambang Pintu

Dunia kini menahan napas, menunggu apakah Timur Tengah benar-benar akan meledak ke dalam perang terbuka.

Rahadian BagusbyRahadian Bagus
June 18, 2025
in Global
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sistem pencegat rudal Israel, Iron Dome, keteteran setelah diserang habis-habisan oleh Iran

Sistem pencegat rudal Israel, Iron Dome, keteteran setelah diserang habis-habisan oleh Iran

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

POPULI.ID – Ketegangan antara Iran dan Israel kembali meletup, kali ini dengan intensitas yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Dalam hitungan hari, kedua negara saling meluncurkan serangan mematikan yang menewaskan ratusan orang dan memicu kekhawatiran global akan pecahnya perang regional skala penuh di Timur Tengah.

BERITA MENARIK LAINNYA

Tiba di Yogyakarta, Jenazah Prajurit Farizal Rhomadhon Dimakamkan di TMP Giripeni

Cerita Supinah tentang Praka Farizal Rhomadhon Saat Tugas di Lebanon, Kerap Keluar Masuk Bunker

Ledakan pertama pecah Jumat (13/6), saat Israel meluncurkan serangan udara besar-besaran ke jantung wilayah Iran, termasuk ibu kota Teheran.

Serangan tersebut tidak hanya menghancurkan infrastruktur vital seperti depo gas dan kilang minyak, tapi juga merenggut nyawa puluhan anak-anak dan ratusan warga sipil.

Laporan pemerintah Iran menyebutkan sedikitnya 224 orang tewas dan lebih dari 1.200 lainnya luka-luka.

Tak hanya menyasar kawasan sipil, jet-jet tempur Israel juga membombardir fasilitas militer utama, termasuk pangkalan Korps Garda Revolusi (IRGC) di Kermanshah dan kompleks nuklir Natanz. Hal ini menyulut kekhawatiran akan eskalasi nuklir yang lebih luas.

Korban dari pihak militer Iran pun tak sedikit. Sejumlah nama besar, termasuk Kepala Staf Angkatan Bersenjata Jenderal Mohammad Bagheri dan Panglima IRGC Jenderal Hossein Salami, dilaporkan tewas dalam serangan yang dinilai sebagai operasi pembunuhan terencana.

Iran Membalas Tanpa Ampun

Tak butuh waktu lama, Iran merespons dengan rentetan rudal balistik dan drone tempur yang menghantam kota-kota besar Israel seperti Tel Aviv, Yerusalem, dan Haifa pada Senin dini hari (16/6).

Video amatir dan rekaman udara menunjukkan gedung-gedung tinggi runtuh diterjang ledakan. Sejauh ini, serangan balasan Iran menewaskan sedikitnya 24 orang dan melukai lebih dari 500 lainnya.

“Serangan ini belum berakhir. Jika Israel terus menyerang, kami akan melanjutkan balasan dengan skala lebih besar,” tegas Juru Bicara Angkatan Bersenjata Iran dalam pernyataan resminya.

Iran mengklaim telah meluncurkan lebih dari 370 rudal serta ratusan drone ke wilayah Israel, termasuk satu rudal yang jatuh di dekat konsulat Amerika Serikat di Tel Aviv.

Meski tidak ada korban dari pihak AS, insiden ini menambah panas suhu geopolitik di kawasan.

Klaim Bom Nuklir dan Ancaman Balas Dendam

Dari pihak Israel, serangan ke Teheran disebut sebagai langkah pre-emptive untuk menggagalkan apa yang mereka sebut sebagai program senjata nuklir rahasia Iran.

Seorang pejabat intelijen Israel bahkan mengklaim bahwa Teheran telah menyimpan cukup uranium untuk merakit 15 bom nuklir dalam waktu dekat—klaim yang hingga kini belum mendapat verifikasi internasional.

Namun, Iran membantah keras dan menuding Israel melakukan agresi sepihak yang memicu krisis kemanusiaan.

“Kami tidak mencari perang, tapi kami tidak akan tinggal diam saat rakyat dan tanah kami dibombardir,” ujar Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi saat bertemu para duta besar asing di Teheran.

Timur Tengah di Titik Kritis

Dengan korban jiwa terus bertambah dari kedua belah pihak, tekanan internasional untuk menghentikan kekerasan semakin menguat.

PBB, Uni Eropa, dan negara-negara besar seperti Rusia dan Tiongkok menyerukan gencatan senjata segera dan pembukaan jalur diplomasi.

Namun hingga kini, belum ada tanda-tanda penurunan eskalasi. Justru sebaliknya, Iran bersumpah akan meluncurkan lebih banyak rudal jika Israel tidak menghentikan serangan.

Konflik ini tak lagi sekadar perseteruan dua negara. Dunia kini menahan napas, menunggu apakah Timur Tengah benar-benar akan meledak ke dalam perang terbuka.

Tags: IranIsraelperang Iran vs IsraelTeheranTel Aviv

Related Posts

Tiba di Yogyakarta, Jenazah Prajurit Farizal Rhomadhon Dimakamkan di TMP Giripeni

Tiba di Yogyakarta, Jenazah Prajurit Farizal Rhomadhon Dimakamkan di TMP Giripeni

April 5, 2026
Suasana kediaman almarhum Praka Farizal Rhomadhon di Lendah, Kulonprogo, pada Selasa (31/3/2026). (Hadid Pangestu)

Cerita Supinah tentang Praka Farizal Rhomadhon Saat Tugas di Lebanon, Kerap Keluar Masuk Bunker

March 31, 2026
Jejak Bakti dan Pengabdian Praka Farizal Rhomadhon untuk Perdamaian Dunia

Jejak Bakti dan Pengabdian Praka Farizal Rhomadhon untuk Perdamaian Dunia

March 30, 2026
Pemain Timnas Iran, Mehdi Taremi.

Timnas Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Siapa Penggantinya?

March 13, 2026
Timnas Indonesia dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Viral Narasi Indonesia Bisa Gantikan Irak dan Iran di Piala Dunia 2026, Pengamat: Hanya Gimik

March 12, 2026
Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD

Dewan Perdamaian Dinilai Diskriminatif, Mahfud MD Sarankan Presiden Prabowo Evaluasi Ulang Keterlibatan Indonesia

March 5, 2026
Next Post
Workshop Pendidikan Politik Bagi Kelompok Difabel yang digelar di Ros-In Hotel pada Senin (16/6/2025).

Partisipasi Politik Difabel DIY Anjlok: Kurangnya Akses Informasi Jadi Penghambat Utama

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.