• Tentang Kami
Monday, January 12, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Poktan Lestari Mulyo Panen Padi Organik Sembada Merah, Wabup Sleman Minta Produksi Digenjot

Danang Maharsa, mengapresiasi Poktan Lestari Mulyo di Padukuhan Kalirase yang berani berinovasi menanam varietas padi organik unggulan Sembada Merah.

byGalih Priatmojo
July 29, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa bersama Poktan Lestari Mulyo melakukan panen padi organik varietas Sembada Merah di Kalirase, Trimulyo, Kabupaten Sleman, Selasa (29/7/2025)

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa bersama Poktan Lestari Mulyo melakukan panen padi organik varietas Sembada Merah di Kalirase, Trimulyo, Kabupaten Sleman, Selasa (29/7/2025). [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Kelompok Tani (Poktan) Lestari Mulyo melakukan panen padi organik varietas Sembada Merah yang menjadi unggulan di Padukuhan Kalirase, Kalurahan Trimulyo, Kabupaten Sleman, Selasa (29/7/2025). Ada lima hektare lahan yang dipanen dengan rata-rata produktivitas 6,2 ton gabah kering panen (GKP) per hektare.

Ketua Poktan Lestari Mulyo, Parjana, mengatakan varietas Sembada Merah memiliki sejumlah keunggulan dibanding jenis beras yang lain, terutama dari sisi kandungan nutrisi dan ketahanan saat masa tanam kedua (MT2).

BERITA MENARIK LAINNYA

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

Bank Sleman Resmi Luncurkan Aplikasi E-Kalurahan, Dorong Transaksi Non Tunai di Lingkup Desa

“Biasanya produksi menurun saat MT2, tapi Sembada Merah hasilnya masih setara dengan MT1. Kalau ditanam pada MT1 mungkin hasilnya bisa lebih tinggi lagi,” ujarnya, Selasa (29/7/2025).

Meski produktivitasnya cukup tinggi, varietas tersebut memiliki kelemahan dalam ketahanan batang, yang cenderung lebih lentur dan mudah rebah. Namun demikian, hasil panen tetap tergolong baik.

Terkait harga jual gabah, Parjana mengungkapkan pihaknya telah menjalin komunikasi dengan BRIN dan BUMDes Kalurahan.

“Harga GKP dari Bulog Rp 6.500 per kilogram, sementara kami sudah mendapatkan harga Rp 6.750,” urainya.

Parjana menyampaikan komitmen Poktan Lestari Mulyo untuk terus mengembangkan pertanian organik dan benih unggul di Trimulyo.

Dia menyebut, Poktan Lestari Mulyo saat ini telah memiliki sertifikat nasional untuk pengembangan benih. Oleh karena itu untuk selanjutnya penanaman padi varietas Sembada Merah akan ditingkatkan di lahan seluas 4.000 meter persegi.

“Dengan target produksi benih mencapai satu ton,” ucapnya.

Saat ini, total lahan pertanian di Kalirase mencapai 25 hektare. Dalam panen perdana tersebut, Poktan Lestari Mulyo berhasil menangani sebanyak 130 ton gabah, di luar 150 ton yang sebelumnya diserap oleh Bulog.

Menurut Parjana, dengan adanya harga serap dari Bulog, poktan juga memberikan edukasi kepada petani di Trimulyo untuk memaksimalkan penyerapan gabah hasil panen.

“Ini sangat mendukung keberhasilan pertanian dan meningkatkan daya tarik bagi petani untuk memperkuat ekonomi keluarga,” paparnya.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengapresiasi Poktan Lestari Mulyo di Padukuhan Kalirase yang berani berinovasi menanam varietas padi organik unggulan Sembada Merah. Menurutnya, hasil panen di wilayah tersebut menunjukkan performa yang sangat baik. Sejalan dengan hasil panen di wilayah Ngemplak sebelumnya.

Danang menegaskan bahwa varietas Sembada Merah dan Sembada Hitam telah dikukuhkan secara resmi melalui Surat Keputusan Kementerian Pertanian Nomor 126 Tahun 2019.

“Artinya, petani di beberapa wilayah di Sleman sudah bisa mulai menanam varietas ini secara lebih luas,” ujarnya.

Dia juga menyoroti meningkatnya permintaan konsumen terhadap varietas tersebut. Hal itu terutama didorong dengan semakin meningkatna kesadaran masyarakat akan konsumsi makanan sehat.

“Jika produksi tidak ditingkatkan, dikhawatirkan kebutuhan pasar tidak akan terpenuhi,” jelasnya.

Danang menambahkan, dari sisi nilai ekonomi, Sembada Merah memiliki harga jual yang lebih tinggi dibanding beras biasa. Terlebih karena sistem penanamannya organik dan menggunakan pupuk alami.

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap isu beras palsu atau beras oplosan yang menjadi perhatian nasional. Danang berharap hal itu tidak terjadi di Sleman.

“Karena Sleman adalah daerah penghasil beras, dan secara rata-rata produksi tahunan masih mencukupi kebutuhan daerah. Kalau bisa, beli beras dari petani kita sendiri,” tuturnya.

Wajib Dilestarikan

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman, Siti Rochayah, mengatakan beras varietas merah dan hitam yang telah ditetapkan sebagai varietas lokal unggulan wajib dilestarikan dan dikembangkan setiap tahun.

Pemerintah Kabupaten Sleman memiliki program pengembangan padi Sembada Merah dan Sembada Hitam yang saat ini masih terbatas.

“Dulu menggunakan Danais, tapi sekarang kami memakai dana APBD dengan target minimal pengembangan seluas 50 hektare tiap tahun, baik untuk Sembada Merah maupun Hitam,” ujarnya.

Menurut Siti, varietas padi tersebut awalnya dimurnikan di Kapanewon Pakem yang menjadi pusat pengembangan tahunan. Selanjutnya, pengembangan padi Sembada Merah dan Hitam diperluas ke wilayah Kapanewon lain seperti Sleman, Seyegan, Ngemplak, dan Prambanan.

“Kami berharap di setiap kapanewon, petani terus mengembangkan padi Sembada Merah agar varietas lokal unggulan ini tetap lestari dan memberi manfaat bagi ketahanan pangan di Sleman,” harapnya. (Gregorius Bramantyo)

Tags: Danang MaharsaKaliraseLestari MulyopertanianSembada MerahSlemanTrimulyo

Related Posts

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

January 8, 2026
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengapresiasi inovasi E-Kalurahan yang diluncurkan Bank Sleman di di Hotel Ramada by Wyndham, Rabu (7/1/2026).

Bank Sleman Resmi Luncurkan Aplikasi E-Kalurahan, Dorong Transaksi Non Tunai di Lingkup Desa

January 7, 2026
Jajaran Polresta Yogyakarta menghadirkan tersangka perusahaan love scamming dalam jumpa pers di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (7/1/2026).

Polresta Yogyakarta Bongkar Sindikat Love Scam Internasional di Jalan Gito-Gati, Sebulan Raup Milyaran

January 7, 2026
Wahyu Agung, Ketua RW 33 Padukuhan Penen, Sariharjo, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, DIY saat dimintai keterangan terkait penggerebekan ruko di Jalan Gito-Gati akibat terlibat Scam Online, Selasa (6/1/2025).

Dinilai Bermasalah, Ruko di Sleman Terindikasi Scam Online Jaringan Internasional Izin Usahanya di Jawa Barat

January 6, 2026
Sebuah ruko di Jalan Gito-Gati, Sariharjo, Ngaglik, Sleman yang diduga menjadi lokasi scam online jaringan internasional yabg sebelumnya digerebek oleh kepolisian, Selasa (6/1/2025).

Ruko di Jalan Gito-Gati Sleman Digerebek Polisi, Diduga Terkait Scam Online Jaringan Internasional

January 6, 2026
Jumpa Pers kasus keracunan mahasiswa Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) di RSJ Grhasia Yogyakarta, Senin (5/1/2025).

Keracunan Massal Mahasiswa UNISA Diduga Berasal dari Risol Mayo

January 5, 2026
Next Post
Komisi B DPRD Sleman melakukan kunjungan ke sejumlah pelaku UMKM di kawasan lereng Merapi, Selasa (29/7/2025)

Kunjungi Pelaku UMKM di Lereng Merapi, Komisi B DPRD Sleman Dorong Promosi dan Pengembangan Produk Lokal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.