• Tentang Kami
Monday, April 13, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Sepasang Mahasiswa di Sleman Telantarkan Orok, Sebelum Dikubur Bayi Sempat Alami Kekerasan

Polisi mengamankan sepasang kekasih yang berstatus mahasiswa terkait kasus menelantarkan bayi di kawasan Ngemplak, Sleman.

Gregorius BramantyobyGalih PriatmojoandGregorius Bramantyo
August 6, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Dua tersangka kasus penelantaran bayi hingga meninggal saat dihadirkan di Mapolresta Sleman, Rabu (6/8/2025).

Dua tersangka kasus penelantaran bayi hingga meninggal saat dihadirkan di Mapolresta Sleman, Rabu (6/8/2025). [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Polisi meringkus sepasang kekasih asal Temanggung usai diduga menelantarkan bayi yang baru lahir hingga kemudian meninggal pada Sabtu (26/7/2025). Bayi tersebut dikubur di kebun depan indekos pelaku di Ngemplak, Sleman.

Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Matheus Wiwit, mengatakan kasus tersebut terungkap dari laporan warga adanya temuan bayi yang ditelantarkan di wilayah Maguwoharjo, Sleman pada Jumat (25/7/2025). Atas temuan tersebut, polisi menyelidiki sejumlah klinik bersalin hingga rumah sakit di sekitar area tersebut.

BERITA MENARIK LAINNYA

Pelihara Jalan, DPUPKP Sleman Pertimbangkan Aspek Konektivitas

Warga Sleman Kembali Digegerkan Penemuan Mayat, Korban Tergeletak di Dalam Mobil

Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan informasi mencurigakan dari sebuah klinik di Condongcatur, Depok, Sleman. Di mana ada seorang perempuan yang memeriksakan diri usai melahirkan namun tanpa membawa bayinya pada Sabtu (26/7/2025).

“Yang menjadi kejanggalan adalah perempuan tersebut periksanya hanya sendiri, tidak ada yang mengantar dan tidak membawa bayinya,” kata Wiwit di Mapolresta Sleman, Rabu (6/8/2025).

Polisi lalu mendalami informasi tersebut. Dari hasil penyelidikan, petunjuk mengarah ke perempuan yang tinggal di indekos kawasan Sleman.

Perempuan berinisial JA (20) tersebut berhasil ditemukan di indekosnya di Jalan Candi Gebang, Wedomartani, Ngemplak. Ia berasal dari Temanggung, Jawa Tengah dan sedang berkuliah di sebuah kampus swasta di Sleman.

Kepada polisi, JA mengaku melahirkan bayinya pada 26 Juli 2025. Bayi hasil hubungan dengan kekasihnya berinisial AGR (22) yang juga berasal dari Temanggung itu meninggal beberapa saat usai dilahirkan. Bayi tersebut lalu dikubur di kebun pisang yang berada di depan indekos tempat mereka tinggal.

“Bayi dikubur oleh seorang laki-laki yang merupakan pacar dari perempuan yang periksa tadi di kebun pisang yang ada di depan kos tersebut,” ujar Wiwit.

Polisi lalu mendatangi lokasi bayi itu dikuburkan dan menemukan jasadnya. Kedua tersangka diringkus pada Rabu (30/7/2025).

Kepada polisi, mereka mengaku bayi itu sudah dikuburkan di kebun pisang di depan indekos JA.

Dari para pelaku, polisi mengumpulkan barang bukti berupa satu kunci paralon dengan bahan besi berukuran kurang lebih 25-30 sentimeter.

“Kunci tersebut digunakan pelaku untuk menggali tanah untuk menguburkan bayi di kebun pisang,” ungkap Wiwit.

Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti satu sprei dan satu jaket warna hitam.

Wiwit mengungkapkan, pelaku melakukan perbuatan tersebut lantaran panik memiliki anak di luar nikah. Kedua pelaku masih berstatus sebagai mahasiswa saat peristiwa itu terjadi.

“Panik karena belum menikah tapi sudah mempunyai anak,” ucapnya.

Kasubnit PPA Polresta Sleman, Ipda Arum Sari, menambahkan bahwa dari hasil pemeriksaan, bayi tersebut sempat hidup selama satu jam dalam kondisi normal usai dilahirkan. Namun dari pemeriksaan medis, ditemukan adanya unsur kekerasan terhadap bayi. Polisi masih mendalami lebih lanjut peran dari masing-masing pelaku.

“Saat dilahirkan bayi dalam kondisi normal, menangis. Kemudian meninggal dan dikuburkan. Dalam keterangan medis memang ada unsur kekerasan. Masih dalam pendalaman kami untuk keterangan dari pelaku,” beber Arum.

Atas perbuatannya, pelaku JA dan AGR dijerat dengan pasal secara bersama-sama melakukan penelantaran anak sesuai Pasal 77B jo 76B dan atau kekerasan anak 80 jo 76C UU No.17/2016 perubahan kedua UU RI No.23/2002 tentang perlindungan anak jo pasal 55 KUHPidana. Keduanya terancam hukuman hingga 15 tahun penjara.

Tags: Bayibayi dikuburmenelantarkanNgemplakSleman

Related Posts

Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa serta jajaran DPUPKP meninjau kondisi jalan di wilayah Sleman

Pelihara Jalan, DPUPKP Sleman Pertimbangkan Aspek Konektivitas

April 12, 2026
penemuan mayat yang tergeletak di dalam mobil HRV yang terparkir lama di Balai Padukuhan Tiyasan, Condongcatur, Depok, Sleman, Minggu (12/4/2026). (Polresta Sleman)

Warga Sleman Kembali Digegerkan Penemuan Mayat, Korban Tergeletak di Dalam Mobil

April 12, 2026
Evakuasi mayat yang ditemukan di sebuah sungai di Balecatur, Gamping, Sleman, DIY, Sabtu (11/3/2026). (Polresta Sleman)

Mayat Pria Lansia Ditemukan di Sungai Konteng Gamping, Diduga Korban Hilang Sejak Jumat Pagi

April 12, 2026
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sleman, Hasto Karyantoro, dan Kesbangpol Sleman menggelar aksi sosial pembaruan kebangsaan di Dusun Perengdawe, Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, DIY, pada Minggu (12/4/2026).

Jalin Persatuan, Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro dan Kesbangpol Gelar Aksi Kerja Bakti di Perengdawe

April 12, 2026
Ilustrasi pernikahan dini

Jumlah Pernikahan Dini di Sleman Meroket, Didominasi Akibat Pergaulan Bebas

April 11, 2026
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sleman, Agung Armawanta, saat diwawancarai, Kamis (9/4/2026).

Pemkab Sleman Upayakan Solusi Adil, Ahli Keuangan Dilibatkan dalam Kasus PT MTG

April 10, 2026
Next Post
Nelayan Gunungkidul Diminta Waspadai Gelombang Tinggi Selama Tiga Hari ke Depan

Gelombang Tinggi Hantam Kawasan Pesisir DIY, Diprediksi Terjadi hingga 9 Agustus

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.