• Tentang Kami
Sunday, January 11, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Bupati Harda Kiswaya Sebut Munculnya Mural One Piece di Sleman Bentuk Ekspresi Warga yang Sah

Lurah Triharjo menyayangkan adanya penghapusan mural One Piece yang disebutnya sebagai bagian dari kebebasan berekspresi

Gregorius BramantyobyGalih PriatmojoandGregorius Bramantyo
August 7, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bupati Sleman Harda Kiswaya, Kamis (7/8/2025)

Bupati Sleman Harda Kiswaya, Kamis (7/8/2025). [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BERITA MENARIK LAINNYA

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

Polresta Yogyakarta Bongkar Sindikat Love Scam Internasional di Jalan Gito-Gati, Sebulan Raup Milyaran

SLEMAN, POPULI.ID – Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menanggapi ramainya fenomena kemunculan bendera dan mural One Piece menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Menurutnya, hal itu adalah bentuk dari ekspresi warga yang sah untuk dilakukan.

“Kalau saya itu bagian dari ekspresi, ya monggo saja. Tapi kalau kita, utamanya saya tinggal di Sleman, di Jogja ini, ya ada acara yang lebih baik untuk menyampaikan pendapat kepada pemerintah,” ujarnya di Pendopo Parasamya, Kamis (7/8/2025).

Meski begitu, sebagai pimpinan daerah, Harda tidak membolehkan maupun melarang kemunculan simbol Jolly Roger dengan tengkorak topi jerami dan tulang bersilang itu. Sebab ia harus mengikuti ketentuan dari pemerintah pusat. Harda mengimbau agar masyarakat lebih fokus ke semangat positif menjelang HUT ke-80 Republik Indonesia.

“Sekali lagi silakan (mengibarkan bendera One Piece). Tapi sebagai orang Jogja, perlu untuk membawa budaya Jawa untuk menyampaikan pendapat. Saya kira pesannya akan bisa lebih sampai ke masyarakat,” ucapnya.

Harda mengajak masyarakat untuk tetap mengekspresikan kritiknya. Namun dengan cara-cara yang santun dan mencerminkan nilai budaya lokal.

“Misalnya ngomong dengan baik, datang ke pemangku kepentingan atas nama pribadi maupun kelompok, ya monggo. Kalau pemikiran saya seperti itu,” katanya.

Terkait munculnya sejumlah simbol One Piece, baik bendera maupun mural, di Kabupaten Sleman, Harda menyebut tindakan yang akan diambil oleh pemerintah masih akan menunggu hasil koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Terutama aparat penegak hukum seperti TNI-Polri. Menurutnya, kemunculan gambar One Piece tersebut adalah untuk mengkritisi kebijakan pemerintah pusat, bukan pemerintah daerah.

“Nanti kami diskusikan di forum pimpinan daerah. Nanti seperti apa petunjuk-petunjuk pimpinan-pimpinan dari sisi politik, dari sisi manapun kami akan mengikuti,” ucap Harda.

Sementara itu, di hari yang sama ketika Bupati Harda Kiswaya memberi pernyataan terkait mural One Piece yang muncul di Temuwuh, Balecatur, gambar serupa yang juga menghiasi kawasan Temulawak, Kalurahan Triharjo diminta dihapus oleh aparat.

Dukuh Temulawak, Hardi Wiyanto, mengatakan gambar yang kemudian dihapus tersebut hanya dibuat secara iseng oleh sejumlah pemuda tanpa ada maksud yang mengarah ke hal-hal negatif. Ia menyebut, pemuda setempat menggambar mural itu karena kesukaannya terhadap serial anime One Piece. Tidak ada kaitannya dengan kampanye gerakan pengibaran bendera One Piece yang sedang viral di dunia maya belakangan ini.

“Itu kerjaan anak-anak yang iseng karena senang sama tokoh kartunnya. Saya nggak tahu pasti siapa yang menggambar,” katanya.

Hardi mengaku tidak mengetahui kapan mural itu dibuat. Menurutnya, mural itu sudah tergambar sejak beberapa hari terakhir.

“Ya kalau buat ekspresi saja sebenarnya nggak apa-apa. Meskipun ada gambar itu, situasi dan kondisi di sini (Padukuhan Temulawak) juga kondusif. Warga nggak ada yang mengomentari,” ujarnya.

Babinsa Triharjo, Sersan Mayor Hadi Suroso, mengatakan bahwa tindakan penghapusan gambar anime One Piece itu dilakukan karena dikhawatirkan dapat mengarah ke pelecehan simbol negara. Ia menyebut, mural itu perlu dihapus karena bersanding dengan elemen warna bendera merah-putih.

Hadi sendiri menyebut tidak mempermasalahkan apabila gambar One Piece tidak bersanding dengan elemen bendera yakni warna Merah Putih.
“Kami menyesuaikan saja dengan daerah lain. Ini instruksi dari pimpinan kami juga untuk menindaklanjuti gambar ini,” katanya.

Permintaan agar mural One Piece tersebut dihapus belakangan mendapat respon dari Lurah Triharjo, Irawan. Melalui unggahan di story WhatsApp, ia menyayangkan tindakan penghapusan itu.

Ia mempertanyakan apa yang salah dengan gambar mural berupa logo Jolly Roger yang identik dengan anime One Piece tersebut.
“Apa yang salah dengan gambar ini?” tulisnya disertai gambar Jolly Roger.

Dalam lanjutan unggahannya ia juga menyebutkan bahwa mural tersebut merupakan bagian dari kreativitas serta kebebasan berekspresi.

“Kebebasan berpendapat dan bentuk ekspresi serta kreativitas jangan khawatir kita juga cinta tanah air,” lanjutnya.

Tags: Bupati Slemanharda kiswayaLurah TriharjomuralOne PieceSleman

Related Posts

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

January 8, 2026
Jajaran Polresta Yogyakarta menghadirkan tersangka perusahaan love scamming dalam jumpa pers di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (7/1/2026).

Polresta Yogyakarta Bongkar Sindikat Love Scam Internasional di Jalan Gito-Gati, Sebulan Raup Milyaran

January 7, 2026
Wahyu Agung, Ketua RW 33 Padukuhan Penen, Sariharjo, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, DIY saat dimintai keterangan terkait penggerebekan ruko di Jalan Gito-Gati akibat terlibat Scam Online, Selasa (6/1/2025).

Dinilai Bermasalah, Ruko di Sleman Terindikasi Scam Online Jaringan Internasional Izin Usahanya di Jawa Barat

January 6, 2026
Sebuah ruko di Jalan Gito-Gati, Sariharjo, Ngaglik, Sleman yang diduga menjadi lokasi scam online jaringan internasional yabg sebelumnya digerebek oleh kepolisian, Selasa (6/1/2025).

Ruko di Jalan Gito-Gati Sleman Digerebek Polisi, Diduga Terkait Scam Online Jaringan Internasional

January 6, 2026
Jumpa Pers kasus keracunan mahasiswa Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) di RSJ Grhasia Yogyakarta, Senin (5/1/2025).

Keracunan Massal Mahasiswa UNISA Diduga Berasal dari Risol Mayo

January 5, 2026
Direktur RSJ Grhasia, dr Akhmad Akhadi, saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (5/1/2026).

Puluhan Mahasiswa UNISA Keracunan Pangan saat Kegiatan Studi di RSJ Grhasia

January 5, 2026
Next Post
Kolase foto mural simbol jelly roger di serial anime One Piece yang muncul di sejumlah wilayah di Sleman, Kamis (7/8/2025)

Analis Politik Sebut Kemunculan Simbol One Piece Organik dari Kesadaran Masyarakat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.