• Tentang Kami
Jumat, September 11, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Analis Politik Sebut Kemunculan Simbol One Piece Organik dari Kesadaran Masyarakat

kemunculan simbol One Piece merupakan ekspresi yang tumbuh secara organik di tengah masyarakat, bukan hasil rekayasa atau gerakan yang terorganisir.

Gregorius BramantyobyGalih PriatmojoandGregorius Bramantyo
Agustus 7, 2025
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kolase foto mural simbol jelly roger di serial anime One Piece yang muncul di sejumlah wilayah di Sleman, Kamis (7/8/2025)

Kolase foto mural simbol jelly roger di serial anime One Piece yang muncul di sejumlah wilayah di Sleman, Kamis (7/8/2025). [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Analis politik Arif Nurul Imam menilai maraknya kemunculan simbol One Piece merupakan bentuk kritik simbolik terhadap kebijakan pemerintah saat ini.

“Maraknya pengibaran bendera tersebut dalam beberapa bulan terakhir saya kira merupakan bentuk kritik terhadap pemerintah hari ini, yang oleh sebagian pihak dianggap belum bisa menjalankan janji kampanyenya,” ujarnya saat dihubungi populi.id, Kamis (7/8/2025).

BERITA MENARIK LAINNYA

Sleman Siapkan Generasi Baru Dalang Lewat SEPADAN

Dari Titik Minus, F Bambang Sigit Sulaksana Meniti Jalan Panjang Hingga Parlemen

Ia mencontohkan sejumlah persoalan yang menjadi sorotan masyarakat, seperti meningkatnya jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) yang berdampak langsung terhadap angka pengangguran.

Menurutnya, kemunculan simbol One Piece merupakan ekspresi yang tumbuh secara organik di tengah masyarakat, bukan hasil rekayasa atau gerakan yang terorganisir.

“Kalau saya mengamati dari data tracking di media sosial, fenomena ini organik. Artinya tidak didesain atau by design. Ada kesadaran dari sebagian masyarakat bahwa kondisi bangsa ini sedang tidak baik-baik saja,” ungkapnya.

Arif juga menyebut bahwa fenomena semacam ini bukan hal baru. Sebelumnya, sempat muncul tagar seperti #KaburAjaDulu serta penyebutan Indonesia sebagai “negeri Konoha” yang juga merupakan bentuk satire atau kritik terhadap situasi nasional.

Terkait adanya wacana pelarangan penggunaan simbol-simbol seperti bendera One Piece oleh pemerintah pusat maupun daerah, Arif menilai langkah tersebut kurang tepat.

“Saya kira pemerintah tidak perlu reaktif terhadap maraknya fenomena ini. Yang seharusnya dilakukan adalah menangkap makna dari fenomena protes simbolik ini dan memberikan solusi atas keresahan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa respons pemerintah terhadap fenomena ini akan menentukan apakah ekspresi semacam itu akan terus berlanjut atau mereda.

“Kalau banyak kebijakan yang tidak pro rakyat, tentu protes-protes semacam ini akan terus bergulir. Tetapi jika pemerintah responsif dan peka, protes semacam ini intensitasnya akan menurun,” ungkap Arif.

Bukan Makar

Sebelumnya melalui rilis yang disebarluaskan melalui amnesty.id, Direktur Amnesty International Indonesia, Usman Hamid menyebut adanya cawe-cawe aparat dan pemerintah terkait kemunculan simbol One Piece sebagai hal yang berlebihan.

“Respons pemerintah dan aparat menyikapi fenomena pengibaran bendera One Piece di masyarakat jelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80, apalagi yang disertai dengan ancaman pidana, sangatlah berlebihan. Mengibarkan bendera One Piece sebagai medium penyampaian kritik merupakan bagian dari hak atas kebebasan berekspresi dan berpendapat yang dijamin oleh Konstitusi dan berbagai instrumen internasional lainnya yang telah diratifikasi Republik Indonesia.

Ekspresi damai lewat pengibaran bendera bukanlah makar, apalagi upaya pecah belah bangsa. Represi melalui razia atau penyitaan bendera One Piece di masyarakat seperti yang terjadi di Tuban serta penghapusan mural One Piece di Sragen jelas merupakan suatu bentuk perampasan kebebasan berekspresi yang bertujuan mengintimidasi dan menimbulkan ketakutan di masyarakat. Negara tidak boleh anti terhadap kritik.

Alih-alih merepresi kebebasan berpendapat melalui razia, pemerintah seharusnya lebih fokus menyelesaikan akar penyebab dari keresahan masyarakat sehingga memilih mengibarkan bendera One Piece.

Pemerintah sebaiknya tidak anti-kritik dan harus berhenti memberi pernyataan yang berlebihan terhadap fenomena kebebasan berekspresi di masyarakat, apalagi disertai dengan ancaman sanksi pidana. Aparat harus melihat fenomena ini sebagai bagian dari kebebasan berekspresi.

Sebagai Negara Pihak berbagai instrumen HAM internasional termasuk ICCPR (Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik), Indonesia berkewajiban melindungi serta menyediakan ruang aman bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat secara damai.

Perlindungan hak atas kebebasan berekspresi yang diatur di Pasal 19 ICCPR berlaku untuk segala jenis informasi dan gagasan, termasuk informasi dan gagasan yang dianggap mengejutkan, menyerang, atau mengganggu, terlepas dari apakah konten informasi atau gagasan tersebut benar atau salah. Negara seharusnya hadir untuk melindungi, bukan membiarkan — apalagi berperan dalam — pembungkaman suara-suara kritis yang sah dari warga negara.”

Tags: Amnesty InternasionalArif Nurul ImamKritikOne PiecepengangguranpolitikprotesSlemanUsman Hamid

Related Posts

Sleman Siapkan Generasi Baru Dalang Lewat SEPADAN

Sleman Siapkan Generasi Baru Dalang Lewat SEPADAN

September 10, 2026
Dari Titik Minus, F Bambang Sigit Sulaksana Meniti Jalan Panjang Hingga Parlemen

Dari Titik Minus, F Bambang Sigit Sulaksana Meniti Jalan Panjang Hingga Parlemen

September 8, 2026
Pemilu Bukan Sekadar Coblosan, Bawaslu DIY Buka Ruang Belajar Demokrasi

Pemilu Bukan Sekadar Coblosan, Bawaslu DIY Buka Ruang Belajar Demokrasi

September 7, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya

Bupati Sleman Siap Temui Kemendikdasmen, Cari Solusi Keluarkan 4.278 Anak dari Status Tak Sekolah

Agustus 5, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya

Tanggapi Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Bupati Sleman: Yang Saya Cari Amal Jariyah

Agustus 5, 2026
Anggota medis melakukan evakuasi jenazah pria lanjit usia yang tertemper di Timur Fly Over Janti, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY, Minggu (3/8/2026). (Polresta Sleman)

Lansia Pencari Rongsok Tewas Tertemper Kereta Api di Janti, KAI Ingatkan Hal Ini

Agustus 3, 2026
Next Post
Kapolsel Mantrijeron menunjukkan bukti kasus penembakan menggunakan air gun di lapangan Minggiran dalam jumpa pers yang dilakukan di Mapolresta Yogyakarta, Kamis (7/8/2025)

Pelaku Penembakan di Lapangan Minggiran Diancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.