• Tentang Kami
Sunday, January 11, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Sleman

Kolaborasi dengan Jepang, Disbud Hadirkan Pesta Kembang Api Lewat Sleman Culture Festival

Kegiatan Festival Upacara Adat diikuti oleh 17 kontingen yang berasal dari 17 kapanewon di wilayah Sleman. Festival ini berlangsung selama dua hari.

Gregorius BramantyobyGalih PriatmojoandGregorius Bramantyo
August 20, 2025
in Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Jumpa Pers Sleman Culture Festival di Pendopo Parasamya Sleman, Rabu (20/8/2025).

Jumpa Pers Sleman Culture Festival di Pendopo Parasamya Sleman, Rabu (20/8/2025). [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BERITA MENARIK LAINNYA

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

Polresta Yogyakarta Bongkar Sindikat Love Scam Internasional di Jalan Gito-Gati, Sebulan Raup Milyaran

SLEMAN, POPULI.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman bersama Yayasan Sakuranesia Society akan menyelenggarakan Sleman Culture Festival (SCF) selama dua hari mulai Jumat (22/8/2025) hingga Sabtu (23/8/2025) di Lapangan Denggung.
Gelaran yang bakal dimeriahkan dengan pesta kembang api warna-warni yang diberi nama Heiwa Hanabi atau Kembang Api Perdamaian tersebut bertujuan untuk mengangkat budaya khas Sleman.

“Puncaknya ditutup dengan pertunjukan kembang api yang melambangkan mimpi dan harapan anak-anak, itu hari Sabtu malam,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Sleman, Ishadi Zayid dalam jumpa pers di Pendopo Parasamya Sleman, Rabu (20/8/2025).
Kegiatan Festival Upacara Adat diikuti oleh 17 kontingen yang berasal dari 17 kapanewon di wilayah Sleman. Festival ini berlangsung selama dua hari. Pada hari Jumat (22/8/2025) pukul 08.00 hingga 14.30 WIB, giliran kontingen dari Kapanewon Turi, Sleman, Ngemplak, Gamping, Cangkringan, Minggir, Seyegan, Godean, dan Tempel yang tampil.

Sedangkan pada Sabtu (23/8/2025), giliran kontingen dari Berbah, Kalasan, Pakem, Moyudan, Mlati, Prambanan, Ngaglik, dan Depok yang akan berpartisipasi. Di hari yang sama, pacuan kuda juga akan digelar mulai pukul 12.00 sampai 13.00 WIB.

Selain itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman turut berkontribusi dengan menggelar bazar UMKM sepanjang penyelenggaraan SCF, berlokasi di jogging track sisi utara Lapangan Denggung.

Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Sleman, Dwi Wulandari, menyatakan dukungan pihaknya dalam mempromosikan produk UMKM binaan melalui bazar yang menampilkan produk pangan dan non-pangan.

Ia menjelaskan, Disperindag bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM dalam menyelenggarakan bazar yang terbagi menjadi dua kategori utama, yakni produk pangan dan non-pangan.

“Support kami untuk pasar UMKM ini bertujuan menanggapi antusiasme masyarakat yang sangat tinggi pada acara ini, sekaligus menjadi sarana promosi dan pemasaran produk UMKM,” jelasnya.

Dari hasil inventarisasi, delapan UMKM dipilih untuk berpartisipasi dalam bazar yang akan berlangsung di dua tenda berukuran 4 x 6 meter sepanjang tanggal 22 hingga 24 Agustus 2025.

“Produk yang ditampilkan lebih banyak berupa produk kecil yang sedang tren, seperti aksesoris dan tas yang bisa digunakan untuk olahraga maupun kegiatan sehari-hari,” kata Dwi.

Ia juga menambahkan bahwa untuk produk pangan, penanganannya akan dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UKM sebagai bagian dari kolaborasi kedua instansi.

Dwi menilai momentum bazar ini sangat tepat karena berbarengan dengan pameran alutsista di Sleman City Hall pada tanggal 24 Agustus, yang diprediksi akan menarik banyak pengunjung.

“Keramaian yang terjadi akan menjadi kesempatan bagus untuk mempromosikan produk-produk UMKM, termasuk produk-produk kecil yang mungkin belum banyak dikenal,” ucapnya.

Founder Yayasan Sakuranesia Society, Tomomi Sakura Ijuin, menjelaskan bahwa festival kembang api yang akan dilangsungkan melambangkan harapan dan doa yang diterbangkan ke langit sebagai simbol perdamaian. Ini menggantikan bahan peledak yang dulu menjadi lambang peperangan.

“Melalui perayaan cahaya ini, kami berharap masyarakat Indonesia, Jepang, dan seluruh dunia dapat terus mempererat ikatan persahabatan dan perdamaian,” ujar Sakura.

Kembang api perdamaian tersebut diinisiasi oleh pendiri Foundation Heiwa Matsuri, Mayu Ogawa, bersama Founder Mirai Gift, Masanari Aso dan Yudai Ishikawa.

Dalam rangkaian acara SCF tahun ini, Yayasan Sakuranesia Society akan menyambut 60 tamu dari Jepang yang akan mengikuti sejumlah program utama di Sleman. Seperti pertukaran budaya dengan anak-anak di Pesantren Annasyath, pemberian hadiah kembang api harapan kepada anak-anak Indonesia, serta menikmati keindahan dan budaya Yogyakarta secara menyeluruh.

“Kami juga akan menyerahkan satu set alat musik marching band lengkap beserta kostum, serta mendukung pelatihan berkelanjutan selama satu tahun bagi anak-anak sebagai wujud komitmen terhadap pengembangan budaya dan pendidikan,” kata Sakura.
Tags: Dinas KebudayaanIshadi Zayidjepangkembang apiLapangan DenggungSlemanSleman Culture Festival

Related Posts

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

January 8, 2026
Jajaran Polresta Yogyakarta menghadirkan tersangka perusahaan love scamming dalam jumpa pers di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (7/1/2026).

Polresta Yogyakarta Bongkar Sindikat Love Scam Internasional di Jalan Gito-Gati, Sebulan Raup Milyaran

January 7, 2026
Wahyu Agung, Ketua RW 33 Padukuhan Penen, Sariharjo, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, DIY saat dimintai keterangan terkait penggerebekan ruko di Jalan Gito-Gati akibat terlibat Scam Online, Selasa (6/1/2025).

Dinilai Bermasalah, Ruko di Sleman Terindikasi Scam Online Jaringan Internasional Izin Usahanya di Jawa Barat

January 6, 2026
Sebuah ruko di Jalan Gito-Gati, Sariharjo, Ngaglik, Sleman yang diduga menjadi lokasi scam online jaringan internasional yabg sebelumnya digerebek oleh kepolisian, Selasa (6/1/2025).

Ruko di Jalan Gito-Gati Sleman Digerebek Polisi, Diduga Terkait Scam Online Jaringan Internasional

January 6, 2026
Jumpa Pers kasus keracunan mahasiswa Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) di RSJ Grhasia Yogyakarta, Senin (5/1/2025).

Keracunan Massal Mahasiswa UNISA Diduga Berasal dari Risol Mayo

January 5, 2026
Direktur RSJ Grhasia, dr Akhmad Akhadi, saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (5/1/2026).

Puluhan Mahasiswa UNISA Keracunan Pangan saat Kegiatan Studi di RSJ Grhasia

January 5, 2026
Next Post
Wali Kota Yogyakarta Dukung Fatwa Muhammadiyah Larangan Merokok lewat Program Pendidikan Karakter

Wali Kota Yogyakarta Dukung Fatwa Muhammadiyah Larangan Merokok lewat Program Pendidikan Karakter

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.