• Tentang Kami
Tuesday, February 24, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Hasto Wardoyo Kawal Komitmen Jumilah dan Kelurahan untuk Tekan Volume Sampah di Kota Yogyakarta

Untuk mengurangi sampah ke depo maka harus memilah. Sebagai juru pengawas pemilahan sampah bukan hanya masalah ayo memilah sampah.

byGalih Priatmojo
September 24, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memberikan arahan kepada Juru Pengawas Pemilahan Sampah dan Lurah terkait pengelolaan sampah organik.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memberikan arahan kepada Juru Pengawas Pemilahan Sampah dan Lurah terkait pengelolaan sampah organik. [Dok Pemkot Yogyakarta]

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota Yogyakarta menegaskan kembali komitmen tugas Juru Pengawas Pemilahan Sampah (Jumilah) dan Kelurahan untuk mengawal pengurangan sampah. Jumilah harus bisa menjalankan tugas memastikan sampah yang dibawa penggerobak sudah dipilah masyarakat. Para jumilah diharapkan bisa menyampaikan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta jika menghadapi kendala-kendala di lapangan.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan mulai Januari nanti sampah sudah tidak diperbolehkan dibawa ke Piyungan. Pemkot Yogyakarta saat ini mampu mengolah volume sampah dari depo maksimal 190 ton di Unit Pengolahan Sampah di Kota Yogyakarta.

BERITA MENARIK LAINNYA

KAI Daop 6 Yogyakarta Minta Masyarakat Tidak Ngabuburit di Sekitar Jalur Rel Kereta Api

Fakta Terbaru Kasus Guru SLB Lakukan Pelecehan Seksual ke Siswi di Kota Yogyakarta

Jika volume sampah ke depo di seluruh Kota Yogyakarta bisa diturunkan sehari 150 ton maka bisa ditangani. Oleh sebab itu gerakan Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas JOS) digencarkan salah satunya memilah sampah.

“Untuk mengurangi sampah ke depo maka harus memilah. Sebagai juru pengawas pemilahan sampah bukan hanya masalah ayo memilah sampah. Tapi juga ‘memerangi’ mindset cara berpikir masyarakat agar memilah sampah,” kata Hasto dikutip dari laman Pemkot Yogyakarta, Rabu (24/9/2025).

Menurutnya sangat penting untuk mengkondisikan sampah terpilah, ember sampah organik diambil penggerobak dan offtaker agar volume ke depo bisa dikurangi. Hasto juga mengingatkan agar para Jumilah tidak sebatas mengawasi dan bertugas seperti kapten yang memberi perintah. Namun juga harus ikut  bermain atau membantu mengkondisikan sampah terpilah dan jika kondisi darurat juga harus ikut menangani bersama penggerobak.

“Ini saya kawal betul karena harus bisa menurunkan jumlah sampah di depo. Saya percaya dan yakin bapak ibu (jumilah) bisa mengawal mengingatkan penggerobak untuk mengambil ember (sampah organik) dan  warga yang belum punya wadah dilaporkan ke lurah dan DLH,” tegasnya.

Pihaknya juga mengingatkan para lurah untuk memastikan tiap rumah punya galon maupun ember wadah untuk menampung sampah organik. Evaluasi gerakan Mas JOS, emberisasi dan galonisasi di wilayah akan dilakukan dan disampaikam hasilnya pada 7 Oktober saat HUT Kota Yogyakarta. Para Jumilah juga diharapkan ikut mengawal hal tersebut.

Hasto menjelaskan sampah dari masyarakat dipilah dan diambil penggerobak. Untuk sampah organik dari masyarakat ditampung di ember-ember di penggerobak. Sampah anorganik dibawa penggerobak ke bank sampah dan sampah organik di ember dibawa offtaker. Jika masih ada sisa sampah organik dibuang ke biopori jumbo .

Sekretaris DLH Kota Yogyakarta Lusiningsih menegaskan pertemuan dengan Jumilah dan Kelurahan untuk membangun komunikasi karena Pemkot Yogyakarta baru memulai ketugasan Jumilah. Jika ada kendala-kendala harus dideteksi agar tidak berlarut-larut sehingga bisa diantisipasi. Dia berharap Jumilah tidak segan berkomunikasi dengan DLH Kota Yogyakarta maupun kelurahan agar semua berjalan.

“Karena ini sebenarnya kita butuh komitmen. Kalau kita tidak membangun komitmen bareng seperti ini takutnya berjalan terus berhenti. Kita kuatkan dan tegaskan peran serta kewenangan Jumilah,” papar Lusiningsih.

Sementara itu Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas dan Pengawasan Lingkungan Hidup DLH Kota Yogyakarta Supriyanto menyebut sudah mulai mengambil sampah organik di ember di wilayah yang bekerja sama dengan offtaker. Pada tahap awal kemarin sudah diambil 135 ember dan langsung dikerjakan bersama-sama Jumilah.

“Jadi tugas dari masyarakat memilah. Tugas transporter (penggerobak) membawa hasil pilahan dalam ember yang sudah terpisah antara mentah dan matang lalu dibawa ke titik kumpul yang sudah ditentukan. Jumilah kita tugaskan juga untuk memberi edukasi dan mencatat ember dari transporter sampah organik mentah dan matang serta jumlah sampah yang ke depo dengan sistim estimasi dan timbangan,” tandas Supriyanto.

Tags: hasto wardoyoJumilahPemkot Yogyakartasampahwali kota yogyakartaYogyakarta

Related Posts

Suasana perlintasan kereta api di dekat Stasiun Lempuyangan, Kota Yogyakarta, Selasa (24/2/2026).

KAI Daop 6 Yogyakarta Minta Masyarakat Tidak Ngabuburit di Sekitar Jalur Rel Kereta Api

February 24, 2026
Ilustrasi pelecehan seksual

Fakta Terbaru Kasus Guru SLB Lakukan Pelecehan Seksual ke Siswi di Kota Yogyakarta

February 24, 2026
Penumpang memasuki kereta api dari stasiun Yogyakarta. [Dok. PT KAI]

Wisman yang Menumpang KA di Wilayah Daop 6 Periode 2026 Meningkat

February 22, 2026
Pemkot Yogyakarta gotong royong membersihkan trotoar eks PKL penjahit di Jalan Prof Dr Sardjito, Terban, Jumat (20/2/2026)

Bakal Dibangun Taman, Pemkot Yogyakarta Gotong Royong Bersihkan Trotoar Eks Penjahit Terban

February 20, 2026
musisi dan seniman Metzdub dan Farid Stevy meluncurkan karya kolaboratif eksperimental bertajuk Berani+Bahagia

Metzdub dan Farid Stevy Kawin, Lahirkan Karya Eksperimental Bertajuk Berani+Bahagia

February 20, 2026
Ilustrasi kekerasan seksual atau pelecehan seksual

Disdikpora DIY Bebas Tugaskan Guru SLB Terduga Pelaku Pelecehan Seksual

February 20, 2026
Next Post
Pengukuran kembali aset PSU oleh DPUPKP Sleman

Pemkab Sleman Dorong Pengembang Patuhi Aturan Penyerahan PSU

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.