• Tentang Kami
Saturday, January 10, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

Tantangan Sistem Transportasi Hijau di Yogyakarta, Akademisi UMY: Perlu Kolaborasi Bersama Semua Elemen

Endah menegaskan bahwa transportasi rendah emisi dan tata kelola energi yang efisien merupakan dua komponen penting dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat regional.

byredaksi
October 22, 2025
in Cendekia, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kepala Program Magister Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof. Dr. Endah Saptutiningsih, M.Si.,

Kepala Program Magister Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof. Dr. Endah Saptutiningsih, M.Si., [Dok UMY]

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BANTUL, POPULI.ID – Isu keberlanjutan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kini tidak hanya berkutat pada pengelolaan sampah dan pariwisata, tetapi juga mencakup tantangan besar di sektor transportasi dan energi. Persoalan seperti pengelolaan limbah, transportasi rendah emisi, dan ketimpangan data masih menjadi tantangan utama dalam mengukur kemajuan Sustainable Development Goals (SDGs) di tingkat daerah.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Program Magister Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof. Dr. Endah Saptutiningsih, M.Si., dalam forum International SDGs Collaboration Day, yang mempertemukan akademisi UMY dan Hochschule Osnabrück University of Applied Sciences, Jerman, pada Rabu (22/10/2025) di Kampus Terpadu UMY.

BERITA MENARIK LAINNYA

Super Flu Punya Karakter Cepat Menular, Tapi Tak Perlu Panik

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

Endah menegaskan bahwa transportasi rendah emisi dan tata kelola energi yang efisien merupakan dua komponen penting dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat regional.

“Sistem transportasi hijau adalah indikator nyata dari keberlanjutan. Tanpa transformasi di sektor energi dan mobilitas, SDGs hanya akan menjadi jargon tanpa dampak,” ujarnya.

Di antara langkah konkret menuju sistem transportasi rendah emisi di Yogyakarta adalah peluncuran Trans-Jogja E-Bus pada Mei 2025. Program ini menjadi tonggak awal upaya pemerintah daerah dalam mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan menekan emisi karbon di sektor transportasi.

Evaluasi awal menunjukkan hasil positif, dimana penggunaan bus listrik mampu menurunkan emisi CO₂ secara signifikan sekaligus menghemat biaya operasional harian. Namun, Endah menilai keberhasilan tersebut masih terbatas karena belum diikuti dengan perluasan rute, integrasi antarmoda, dan sistem pendukung yang memadai.

“Sebuah sistem transportasi hijau tidak bisa berdiri sendiri. Kita membutuhkan electrification roadmap yang jelas, sistem tiket terintegrasi, serta insentif publik yang mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum,” jelasnya.

Endah juga menyoroti budaya penggunaan sepeda motor yang sangat dominan di Yogyakarta sebagai tantangan utama dalam mewujudkan mobilitas berkelanjutan. Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat harus berjalan beriringan dengan kebijakan infrastruktur dan regulasi yang berpihak pada transportasi ramah lingkungan.

“Pemerintah perlu mendorong adopsi kendaraan listrik secara bertahap melalui subsidi, insentif pajak, dan penyediaan fasilitas pengisian daya publik. Kita bisa belajar dari Bangkok, Thailand, atau Seoul, yang sukses mengintegrasikan sistem transportasi listrik dengan jaringan metro dan pembayaran digital,” tutur Endah.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan sistem transportasi hijau sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor swasta, karena inovasi teknologi tanpa dukungan kebijakan dan partisipasi masyarakat tidak akan berkelanjutan.

Sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen terhadap agenda global SDGs, UMY terus berupaya menjadi bagian dari solusi melalui riset dan inisiatif transisi energi serta transportasi berkelanjutan. UMY menjadikan tema keberlanjutan ini sebagai laboratorium hidup (living lab) bagi kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Langkah ini sekaligus memperkuat kontribusi universitas dalam mendukung SDGs poin 7 (Affordable and Clean Energy) dan poin 11 (Sustainable Cities and Communities).

“Transportasi rendah emisi adalah wajah masa depan keberlanjutan. Jika dikembangkan secara konsisten, Yogyakarta bisa menjadi model kota hijau yang nyaman dihuni dan menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia,” pungkas Endah.

Tags: Endah Saptutiningsihrendah emisitantangantransportasi hijauUMYYogyakarta

Related Posts

Ilustrasi influenza

Super Flu Punya Karakter Cepat Menular, Tapi Tak Perlu Panik

January 9, 2026
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Yogyakarta, Lana Unwanah memberikan keterangan terkait kasus super flu di Kota Yogyakarta, Jumat (9/1/2026)

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

January 9, 2026
Ilustrasi Venezuela

Pakar UMY: Venezuela Berisiko Kehilangan Legitimasi Usai Maduro Ditangkap

January 7, 2026
Pasar Kranggan. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

Pasar Kranggan Mendesak Dilakukan Revitalisasi

January 6, 2026
Ilustrasi sakit super flu

Muncul Satu Kasus Super Flu, Dinkes DIY Minta Warga Tak Panik

January 6, 2026
Ilustrasi keuangan negara

Perputaran Uang Selama Nataru di DIY Turun, BI Ungkap Biangnya

January 6, 2026
Next Post
Pengolahan sampah di ITF Bawuran, Bantul

Pengolahan di ITF Bawuran Kurang Maksimal, DLH Bantul Minta Warga Pilah Sampah Sejak dari Rumah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.