• Tentang Kami
Tuesday, February 24, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Revitalisasi SAH di Jalan Prof. Dr. Soepomo Dikebut, Target Kelar Akhir Tahun

Revitalisasi SAH dilakukan dengan pembangunan saluran drainase baru menggunakan box culvert sepanjang 800 meter yang membentang dari simpang empat Babaran hingga SDN Glagah.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
October 23, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pengerjaan revitalisasi Saluran Air Hujan (SAH) di Jalan Prof. Dr. Soepomo.

Pengerjaan revitalisasi Saluran Air Hujan (SAH) di Jalan Prof. Dr. Soepomo. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta terus menggenjot pengerjaan revitalisasi Saluran Air Hujan (SAH) di Jalan Prof. Dr. Soepomo. Proyek ini menjadi bagian dari upaya pemkot dalam meminimalkan risiko banjir yang kerap melanda kawasan Warungboto dan Pandeyan saat musim penghujan.

Kepala DPUPKP Kota Yogyakarta, Umi Akhsanti, mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut merupakan langkah strategis untuk mengatasi genangan air yang hampir setiap tahun muncul di wilayah tersebut. Pembangunan drainase di Soepomo ini dilaksanakan untuk mengurangi dampak banjir di kawasan Kelurahan Warungboto dan Pandeyan.

BERITA MENARIK LAINNYA

Jalur KA Terdampak Banjir Grobogan, Tiga Perjalanan Kereta Dialihkan

Sebanyak 14 Desa di Grobogan Terendam Banjir, Sebagian Sudah Mulai Surut

“Kawasan itu setiap tahun selalu terjadi banjir dan sudah beberapa tahun ini belum bisa kami tangani. Tapi tahun ini Dinas PU sudah bisa menangani,” ujar Umi, Kamis (23/10/2025).

Revitalisasi dilakukan dengan pembangunan saluran drainase baru menggunakan box culvert sepanjang 800 meter yang membentang dari simpang empat Babaran hingga SDN Glagah. Proyek ini juga mencakup pengaspalan Jalan Prof. Dr. Soepomo sepanjang sekitar 1.400 meter. Mulai dari selatan Jalan Veteran hingga ke Jalan Kusumanegara.

Umi menjelaskan penggunaan sistem box culvert dilakukan karena dinilai mampu mempercepat proses pekerjaan sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi proyek.

“Dengan menggunakan box culvert, pekerjaan bisa dilakukan lebih cepat. Setelah dipasang dan ditutup, jalan bisa segera digunakan kembali. Kami sudah menggunakan metode yang paling cepat untuk pembangunan drainase,” jelasnya.

Selama proses pembangunan berlangsung, DPUPKP menutup sementara sebagian ruas jalan untuk menjaga keamanan pengguna jalan.

Umi menyebut pembangunan SAH di Jalan Prof. Dr. Soepomo ditargetkan selesai pada 15 Desember 2025. Meski begitu, pihaknya terus berupaya dapat menyelesaikan pemasangan box culvert pada bulan November. Sehingga masyarakat dapat kembali melintasi ruas tersebut meskipun pekerjaan belum selesai seluruhnya.

“Setelah pemasangan box selesai, nanti bisa segera dilewati. Meski belum selesai 100 persen, tapi sudah bisa digunakan masyarakat. Mudah-mudahan bisa selesai tepat waktu bahkan selesai lebih awal,” katanya.

Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Drainase DPUPKP Kota Yogyakarta, Rahmawan Kurniadi, mengungkapkan dari total panjang saluran 800 meter yang direncanakan, saat ini telah terpasang sekitar 230 meter atau sekitar 20 persen dari keseluruhan pekerjaan. Masih kurang sekitar 500 meter lagi yang harus diselesaikan.

“Pekerjaan saat ini sudah sampai depan Kantor AD dari arah selatan, sementara sekitar 50 meter di bagian selatan masih belum dicor sehingga belum bisa dilewati secara penuh, tapi kendaraan roda dua masih bisa melintas,” ungkapnya.

Setelah proses pemasangan box culvert rampung, tahap selanjutnya adalah pengaspalan jalan. Kemudian setelah semua bagian selesai dicor, DPUPKP baru melakukan pengaspalan. “Biasanya tahap ini bisa diselesaikan dalam waktu dua hingga tiga hari,” ucap Kurniadi.

Ia mengatakan pengerjaan hanya dilakukan hingga depan SDN Glagah karena di bagian utara sekolah tersebut sudah terdapat saluran drainase dan irigasi. Sehingga nantinya cukup dibuat saluran penghubung ke jaringan drainase yang sudah ada.

Kurniadi menyebut proyek ini memiliki pagu anggaran sebesar Rp 5,5 miliar. Namun setelah proses lelang, nilai kontrak turun menjadi Rp 4,18 miliar dari pagu awal yang diajukan.

Tags: banjirDPUPKP Kota YogyakartaJalan Prof. Dr. SoepomorevitalisasiSaluran Air HujanUmi Akhsanti

Related Posts

banjir Grobogan turut merendam jalur perlintasan KA hingga sebagian perjalanan kereta dialihkan untuk sementara waktu

Jalur KA Terdampak Banjir Grobogan, Tiga Perjalanan Kereta Dialihkan

February 16, 2026
Warga di Desa Candisari, Kecamatan Purwodadi menerabas banjir yang terjadi Senin (16/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB

Sebanyak 14 Desa di Grobogan Terendam Banjir, Sebagian Sudah Mulai Surut

February 16, 2026
DPUPKP Kota Yogyakarta melakukan perbaikan dan pembangunan drainase untuk mengurangi genangan karena hujan

Atasi Genangan karena Hujan, Pemkot Yogyakarta Terapkan Konsep Drainase Lestari

February 3, 2026
Satu di antara wilayah di Kabupaten Batang terdampak banjir

Sebanyak 13 Titik di Kabupaten Batang Terdampak Longsor dan Banjir

January 17, 2026
Pasar Kranggan. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

Pasar Kranggan Mendesak Dilakukan Revitalisasi

January 6, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, meninjau salah satu sudut bangunan baru Pasar Terban, Selasa (30/12/2025).

Pasar Terban Jadi Pasar Pertama Terintegrasi Rumah Potong Ayam, Mulai Beroperasi 10 Januari 2026

December 31, 2025
Next Post
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Yogyakarta, Agus Tri Haryono.

Bappeda Yogyakarta Kolaborasikan Usulan Warga untuk Kebijakan Penanggulangan Kemiskinan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.