• Tentang Kami
Tuesday, February 24, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Kunjungan Sempat Stagnan, PASTHY Yogyakarta Didorong Bangkit Lewat Event dan Layanan Baru

saat ini rata-rata kunjungan di Pasar PASHTY mencapai sekitar 7.000 orang per minggu. Pada hari kerja, angka kunjungan berkisar 2.300 orang. Sementara akhir pekan bisa menembus 12 ribu pengunjung.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
October 28, 2025
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pengendara melintas di depan Pasar Aneka Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTHY).

Pengendara melintas di depan Pasar Aneka Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTHY). [populi.id/Hadid Pangestu]

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota Yogyakarta terus berupaya menggairahkan kembali aktivitas di Pasar Aneka Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTHY) setelah beberapa waktu terakhir mengalami penurunan kunjungan. Berbagai langkah dilakukan, mulai dari penyelenggaraan event rutin, penambahan layanan publik, hingga dorongan digitalisasi pedagang.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) PASTHY, Agus Purnomo, mengungkapkan tren kunjungan masyarakat ke PASTHY cenderung stagnan, meski jumlah pengunjung masih cukup tinggi.

BERITA MENARIK LAINNYA

Wisman yang Menumpang KA di Wilayah Daop 6 Periode 2026 Meningkat

Metzdub dan Farid Stevy Kawin, Lahirkan Karya Eksperimental Bertajuk Berani+Bahagia

“Akhir-akhir ini memang pasar mengalami sedikit stuck. Karena itu kami berusaha supaya Pasthy bisa ramai lagi seperti dulu,” ujar Agus, Selasa (28/10/2025).

Untuk menghidupkan kembali aktivitas pasar, pihaknya menggelar berbagai kegiatan tematik yang melibatkan komunitas dan masyarakat umum. Beberapa di antaranya yakni Festival Angkringan Yogyakarta, lomba catur pada awal November, serta rencana sejumlah acara lain yang akan digelar dalam waktu dekat.

“Kami ingin pengunjung tidak hanya datang untuk belanja, tapi juga bisa refreshing. Ada mini zoo, kuliner, playground, dan event-event komunitas,” jelasnya.

Selain kegiatan hiburan, UPT PASTHY juga menambah layanan publik di kawasan tersebut. Kini tersedia Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) untuk mencetak Kartu Keluarga, serta layanan Samsat keliling setiap Kamis untuk pembayaran pajak kendaraan tahunan dan lima tahunan.
“Semua kami arahkan untuk menarik minat masyarakat datang ke sini,” kata Agus.

Ia menjelaskan saat ini rata-rata kunjungan pengunjung mencapai sekitar 7.000 orang per minggu. Pada hari kerja, angka kunjungan berkisar 2.300 orang. Sementara akhir pekan bisa menembus 12 ribu pengunjung.

“Memang kalau hari biasa itu stabil di kisaran 2.000-an, tapi melonjak saat Sabtu dan Minggu karena ada pedagang musiman juga yang datang dari berbagai daerah,” ungkapnya.

Adapun jumlah pedagang aktif di PASTHY saat ini mencapai 408 pedagang utama di zona satwa dan tanaman hias, serta 17 tenant kuliner. Meski begitu, Agus mengakui sebagian pedagang masih menghadapi tantangan dari sisi penjualan.

“Banyak pengunjung datang tapi hanya melihat-lihat, tidak membeli. Jadi ramai, tapi tidak selalu diikuti transaksi tinggi,” terangnya.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, pihaknya mendorong pedagang agar beradaptasi dengan sistem penjualan daring (online). Beberapa pedagang disebut sudah memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi dan penjualan.

“Kami dorong teman-teman (pedagang) agar online. Sekarang kan zaman sudah berubah, kalau masih mengandalkan cara lama bisa kalah saing. Sebagian kios bahkan sudah jadi tempat display saja, penjualannya lewat online,” tuturnya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Veronica Ambar Ismuwardani, menyebut kondisi PASTHY masih cukup stabil dengan tingkat keramaian yang tinggi setiap akhir pekan.

“Kalau dibilang sepi, enggak juga. Justru ramainya itu di weekend, hari Sabtu dan Minggu. Kalau turun pun tidak signifikan,” ujarnya.

Ambar menjelaskan bahwa PASTHY memiliki karakteristik berbeda dibanding pasar tradisional lain karena termasuk pasar minat khusus yang menggabungkan unsur hobi dan wisata keluarga.

“Ini bukan pasar kebutuhan pokok, jadi wajar kalau crowd-nya lebih ramai di weekend. Tapi kami tetap berupaya agar kunjungan merata, misalnya lewat kerja sama dengan sekolah,” katanya.

Menurutnya, kerja sama tersebut dilakukan agar pelajar bisa belajar langsung mengenai satwa dan tanaman hias di PASTHY, sekaligus mengenal nilai edukatif lingkungan.

“Kami mendorong agar sekolah-sekolah berkunjung ke sini. Bisa jadi mini zoo gratis dan tempat belajar tanaman hias. Kami juga libatkan paguyuban untuk edukasi menanam di pot-pot kecil,” ucap Ambar.

Tags: agus purnomoekonomikunjunganPasar PASTHYpenurunanYogyakarta

Related Posts

Penumpang memasuki kereta api dari stasiun Yogyakarta. [Dok. PT KAI]

Wisman yang Menumpang KA di Wilayah Daop 6 Periode 2026 Meningkat

February 22, 2026
musisi dan seniman Metzdub dan Farid Stevy meluncurkan karya kolaboratif eksperimental bertajuk Berani+Bahagia

Metzdub dan Farid Stevy Kawin, Lahirkan Karya Eksperimental Bertajuk Berani+Bahagia

February 20, 2026
Ilustrasi kekerasan seksual atau pelecehan seksual

Disdikpora DIY Bebas Tugaskan Guru SLB Terduga Pelaku Pelecehan Seksual

February 20, 2026
Ilustrasi kekerasan seksual atau pelecehan seksual

Oknum Guru SLB di Yogyakarta Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pelecehan Seksual Murid Difabel

February 20, 2026
Suasana Pasar Sore Kampung Ramadan di Jogokariyan, Kamis (19/2/2026)

Cerita Pedagang Menjemput Rezeki di Pasar Sore Kampung Ramadan Jogokariyan

February 20, 2026
Wakil Wali Kota Wawan Harmawan berbincang dengan pedagang pasar.

Pemkot Yogyakarta Jamin Kecukupan Pangan Selama Ramadan

February 19, 2026
Next Post
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo

Pemkot Yogyakarta Dukung Proyek PSEL, Pengolahan Sampah Mandiri Tetap Jalan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.