• Tentang Kami
Saturday, January 10, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Menjelang Akhir Tahun, Kunjungan Wisata ke Kota Yogyakarta Capai 8,1 Juta: Sport Tourism Dongkrak Pergerakan Wisatawan

Cesaria menyebut lama tinggal wisatawan saat ini relatif stabil di kisaran 1,78 hari. Sementara pengeluaran rata-rata atau spending money per wisatawan mencapai Rp 2,2 juta.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
November 1, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wisatawan melintas di kawasan Tugu Yogyakarta.

Wisatawan melintas di kawasan Tugu Yogyakarta. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Menjelang akhir tahun 2025, sektor pariwisata Kota Yogyakarta menunjukkan tren positif. Hingga akhir September, pergerakan wisatawan telah mencapai sekitar 8,1 juta kunjungan dengan rata-rata lama tinggal atau length of stay mencapai 1,78 hari.

Kepala Bidang Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Cesaria Eka Yulianti, mengatakan angka tersebut menunjukkan capaian yang sejalan dengan target tahunan pemerintah kota. Ia optimistis hingga Desember jumlah kunjungan bisa menyamai pencapaian tahun sebelumnya.

BERITA MENARIK LAINNYA

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

Viral Pelaku Jasa Sewa ATV Tarik Tarif Dua Kali di Pantai Baru Bantul, Ini Kata Dispar

“Cut off per September sudah di angka 8,1 juta kunjungan. Insyaallah di Desember bisa minimal sama dengan tahun kemarin,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).

Cesaria menyebut lama tinggal wisatawan saat ini relatif stabil di kisaran 1,78 hari. Sementara pengeluaran rata-rata atau spending money per wisatawan mencapai Rp 2,2 juta.

“Target kami memang disamakan dengan tahun lalu, karena efisiensi anggaran sedikit banyak berpengaruh terhadap pergerakan wisata, termasuk spending wisatawan,” katanya.

Meski ada pembatasan anggaran di sektor pemerintahan yang berdampak pada kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), Cesaria menyebut Yogyakarta masih mampu menjaga geliat pariwisata berkat meningkatnya sport tourism.

“Kami sangat bergembira karena banyak event lari diselenggarakan di Kota Yogyakarta. Bahkan ada acara reuni akbar kemarin itu mendatangkan lebih dari 3.000 orang. Ini sangat membantu,” ungkapnya.

Ke depan, Dinas Pariwisata memperkirakan angka kunjungan akan terus meningkat seiring dengan padatnya agenda akhir tahun, baik berskala nasional maupun internasional.

“Pertengahan November ada Borobudur Marathon yang kelasnya sudah dunia, kemudian Hari Antikorupsi Nasional (Hakordia) juga akan diselenggarakan di Jogja,” tutur Cesaria.

Selain dua agenda besar tersebut, berbagai simposium profesi dan kegiatan akademik seperti wisuda mahasiswa turut berkontribusi pada meningkatnya kunjungan wisatawan.

“Kalau satu orang diwisuda, biasanya yang datang bisa lima sampai sepuluh orang. Jadi dampaknya luar biasa untuk okupansi dan pergerakan ekonomi lokal,” jelas Cesaria.

Ia menegaskan, optimisme terhadap sektor pariwisata tetap tinggi karena Yogyakarta masih menjadi kota favorit untuk penyelenggaraan MICE dan event nasional.

“Kami optimistis karena Jogja masih jadi kota favorit bagi wisatawan maupun penyelenggara kegiatan,” tandasnya.

Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY mencatat periode Oktober hingga pertengahan Desember 2025 merupakan masa low season bagi kunjungan wisatawan ke Yogyakarta.

Ketua GIPI DIY, Bobby Ardianto, menjelaskan kondisi ini terjadi karena pada rentang waktu tersebut tidak ada libur nasional maupun libur panjang yang mampu mendorong lonjakan wisatawan. Menurutnya, peningkatan jumlah kunjungan hanya akan terlihat pada weekend. Sementara pada weekday, tingkat kunjungan cenderung menurun.

Bobby menambahkan, di masa low season seperti ini, penyelenggaraan berbagai event dan kegiatan pariwisata sangat berperan dalam menarik wisatawan untuk datang ke Yogyakarta.

“Biasanya tingkat kunjungan di masa low season hanya 25 hingga 35 persen dari kapasitas normal. Di periode ini wisatawan domestik masih jadi pengunjung dominan yang datang ke berbagai destinasi di DIY,” katanya.

Tags: Bobby ArdiyantoCesaria Eka Yuliantidinas pariwisataGabungan Industri Pariwisata IndonesiawisatawanYogyakarta

Related Posts

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Yogyakarta, Lana Unwanah memberikan keterangan terkait kasus super flu di Kota Yogyakarta, Jumat (9/1/2026)

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

January 9, 2026
ilustrasi jasa sewa ATV di Pantai Baru, Bantul

Viral Pelaku Jasa Sewa ATV Tarik Tarif Dua Kali di Pantai Baru Bantul, Ini Kata Dispar

January 8, 2026
Pasar Kranggan. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

Pasar Kranggan Mendesak Dilakukan Revitalisasi

January 6, 2026
Ilustrasi sakit super flu

Muncul Satu Kasus Super Flu, Dinkes DIY Minta Warga Tak Panik

January 6, 2026
Ilustrasi keuangan negara

Perputaran Uang Selama Nataru di DIY Turun, BI Ungkap Biangnya

January 6, 2026
kawasan Malioboro dikunjungi 1 juta wisatawan saat libur Nataru 2025

Dikunjungi 1 Juta Wisatawan, Dispar Sebut Pondasi Wisata Yogyakarta Masih Kuat

January 6, 2026
Next Post
Petugas BPBD Kota Yogyakarta bersama sejumlah warga melakukan pembersihan dan pemotongan pohon yang tumbang di Kampung Surokarsan, Kelurahan Wirogunan, Mergangsan, Yogyakarta, Jumat (31/10/2025).

Hujan dan Angin Kencang Terjang DIY, Pohon Tumbang dan Rumah Rusak di Empat Kabupaten/Kota

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.