• Tentang Kami
Friday, February 27, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Keracunan Ratusan Siswa SMAN 1 Yogyakarta Disebabkan Kontaminasi Bakteri E. Coli

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menjelaskan penyebab keracunan di SMAN 1 Yogyakarta (Teladan) berdasar hasil laboratorium menunjukkan keberadaan bakteri E. coli pada sampel buah dan sayur yang disajikan

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
November 6, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Penyebab kasus keracunan yang menimpa ratusan siswa SMAN 1 Yogyakarta (SMA Teladan) terungkap. Berdasarkan hasil uji laboratorium, makanan yang disajikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (15/10/2025) lalu terkontaminasi bakteri Escherichia coli (E. coli). Kontaminasi bakteri inilah yang diduga menjadi pemicu utama munculnya gejala keracunan pada para siswa.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menjelaskan hasil laboratorium menunjukkan keberadaan bakteri E. coli pada sampel buah dan sayur yang disajikan. Hal ini, kata Hasto, menunjukkan adanya kemungkinan proses pencucian menggunakan air yang sudah terkontaminasi.

BERITA MENARIK LAINNYA

Bakal Dibangun Taman, Pemkot Yogyakarta Gotong Royong Bersihkan Trotoar Eks Penjahit Terban

Cerita Paul Bertahan di Bangunan Nyaris Ambruk hingga Disulap Lewat Bedah Rumah

“Kemarin kami temukan E. coli ada di buah, ada di sayur. Berarti memang saya mencurigai bahwa nyucinya buah, nyucinya sayur, itu pakai air yang terkontaminasi E. coli,” ujarnya di Balai Kota Yogyakarta, Kamis (6/11/2025).

Ia menyatakan bahwa temuan ini menjadi bukti penting bagi pemerintah untuk memperketat pengawasan dan memastikan kelayakan dapur penyedia makanan program MBG sebelum beroperasi.

“Ya saya senang karena BGN (Badan Gizi Nasional) mempertegas bahwa Dinas Kesehatan, Balai Pemeriksaan, itu boleh tegas untuk melarang operasional SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) ketika belum layak,” katanya.

Hasto mengungkapkan bahwa BGN menyarankan agar penyedia makanan memastikan penggunaan air yang bebas E. coli. Baik melalui air galon maupun air PDAM yang sudah difilter.

“Kalau mau pakai air keran, harus dipasang filter agar E. coli-nya tersaring. Bisa juga menggunakan air perpipaan dari PDAM karena lebih aman dibanding air sumur,” jelasnya.

Ia menyebut Pemerintah Kota Yogyakarta saat ini menunggu hasil asesmen lapangan untuk menentukan apakah SPPG Wirobrajan dapat kembali beroperasi. Hal itu setelah memastikan seluruh proses dan sarana sudah memenuhi standar kesehatan.

“Ya kami tunggu nanti, biar dilakukan asesmen di lapangan,” ucapnya.

Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Letjen TNI (Purn) Dadang Hendra Yudha, mengatakan pihaknya menutup sementara operasional dapur SPPG Wirobrajan di Yogyakarta setelah hasil laboratorium menunjukkan adanya kontaminasi bakteri E. coli pada sampel makanan.

Dadang menyebut langkah penutupan dilakukan sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola dan proses bisnis program MBG.

“Jadi yang ada kejadian ya, ini langsung kami tutup. Kemudian kami lakukan evaluasi secara menyeluruh, tentang tata kelola, proses bisnis,” katanya.

Ia membenarkan bahwa hasil uji laboratorium menemukan bakteri E. coli yang berasal dari air yang digunakan dalam proses pengolahan makanan. Karena itu, BGN memberikan arahan agar seluruh dapur penyedia MBG menggunakan air galon khusus untuk keperluan makanan.

“Ini dari hasil yang ada ini kan ada E. coli ya, berarti kepada air. Nah, ini kami sudah sarankan ini kami beli galon khusus untuk makanan ya, sehingga tidak terjadi (keracunan) lagi. Kira-kira seperti itu,” ujarnya.

Dadang menambahkan, kejadian ini menjadi perhatian serius bagi BGN untuk memperbaiki sistem pengawasan, rantai pasok, serta memastikan bahan baku yang digunakan memiliki kualitas terbaik.

“Ini kesempatan kami untuk evaluasi secara menyeluruh tentang proses bisnis, tentang infrastruktur, dan sebagainya. Kejadian ini menjadi concern buat kami. Niat kami adalah memberikan makan bergizi, bukan makan kenyang,” tuturnya.

Tags: Badan Gizi NasionalDadang Hendra Yudhahasto wardoyokeracunanSMAN 1 YogyakartaSPPG WirobrajanTeladan

Related Posts

Pemkot Yogyakarta gotong royong membersihkan trotoar eks PKL penjahit di Jalan Prof Dr Sardjito, Terban, Jumat (20/2/2026)

Bakal Dibangun Taman, Pemkot Yogyakarta Gotong Royong Bersihkan Trotoar Eks Penjahit Terban

February 20, 2026
kegiatan bedah rumah di Kampung Miliran, Kelurahan Muja-Muju, Kota Yogyakarta, Minggu (15/2/2026)

Cerita Paul Bertahan di Bangunan Nyaris Ambruk hingga Disulap Lewat Bedah Rumah

February 15, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Kota Yogyakarta Tak Butuh Branding Baru, Hasto: Fokus Perkuat Tiga Pilar Utamanya

February 9, 2026
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menjenguk siswa SMA Negeri 2 Kudus yang dirawat di RSUD Loekmono Hadi Kudus karena diduga keracunan MBG, Kamis (29/1/2026)

Puluhan Siswa SMA Negeri 2 Kudus Diduga Keracunan MBG

January 29, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, saat meninjau pengelolaan biopori jumbo di RW 05 Kampung Mangkuyudan, Kemantren Mantrijeron, Jumat (23/1/2026).

Pemkot Yogyakarta Genjot Pembangunan Seribu Biopori Jumbo, Bakal Tekan Sampah hingga Dua Ribu Ton

January 23, 2026
Terminal Giwangan akan dikembangkan sebagai kawasan transit oriented development (TOD) oleh Pemkot Yogyakarta. Hal ini untuk menekan masuknya kendaraan berukuran besar ke kawasan inti Sumbu Filosofi.

Pemkot Yogyakarta Siapkan Terminal Giwangan Jadi Area Transit Bus Pariwisata

January 12, 2026
Next Post
Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Letjen TNI (Purn) Dadang Hendra Yudha.

BGN Minta Dinas Kesehatan Tak Sembarangan Terbitkan SLHS Bagi SPPG

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.