• Tentang Kami
Thursday, June 18, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Puluhan Siswa SMA Negeri 2 Kudus Diduga Keracunan MBG

Gejala keracunan tersebut dirasakan sejumlah siswa SMA Negeri 2 Kudus pada Rabu (28/1/2026) usai menyantap MBG

byredaksi
January 29, 2026
in headline, Jateng
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menjenguk siswa SMA Negeri 2 Kudus yang dirawat di RSUD Loekmono Hadi Kudus karena diduga keracunan MBG, Kamis (29/1/2026)

Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menjenguk siswa SMA Negeri 2 Kudus yang dirawat di RSUD Loekmono Hadi Kudus karena diduga keracunan MBG, Kamis (29/1/2026). [Instagram/Pemkab Kudus]

0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

JATENG, POPULI.ID – Sebanyak 70  siswa SMA Negeri 2 Kudus dilaporkan mengalami gejala keracunan usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 siswa dirawat di RSUD Loekmono Hadi Kudus, 17 siswa di Rumah Sakit Satkes, 10 siswa di RS Mardirahayu, 10 siswa di RSI, serta 11 siswa di RS Kumala Siwi.

BERITA MENARIK LAINNYA

Ribuan Massa di Gejayan Tuntut Prabowo-Gibran Turun, Kritik MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih

MBG Jadi Ladang Korupsi, Guru Besar UGM Desak Perbaikan Tata Kelola BGN

Ilham Yusuf, siswa kelas X SMA Negeri 2 Kudus mengaku mulai merasakan perut mulas setelah menyantap menu MBG pada Rabu (28/1/2026) pukul 10.30 WIB.

“Awalnya saya kira sakit biasa. Tapi Kamis (29/1/2026), ketika masuk sekolah ternyata banyak teman yang mengalami hal yang sama,” katanya, Kamis (29/1/2026).

Ia kemudian dijemput orang tuanya dan dibawa ke RSUD Loekmono Hadi Kudus.

“Alhamdulillah setelah diinfus, rasa mual sudah hilang,” ujarnya.

Terpisah, Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus Abdul Hakam menjelaskan seluruh pasien saat ini masih dalam observasi.

“Jika kondisi membaik, pasien diizinkan pulang dan menjalani rawat jalan,” ujarnya.

Hingga saat ini, Dinas Kesehatan bersama pihak terkait masih melakukan pemeriksaan lanjutan, termasuk pengambilan sampel makanan, feses, dan komponen lainnya untuk memastikan penyebab dugaan keracunan tersebut.

Gerak Cepat

Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah bersama unsur TNI dan Polri bergerak cepat menangani dugaan keracunan massal yang dialami 70 siswa SMA Negeri 2 Kudus setelah menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris di sela menjenguk siswa yang dirawat di RSUD Loekmono Hadi Kudus, mengatakan puluhan siswa tersebut langsung dievakuasi dan dirawat di sejumlah rumah sakit di Kabupaten Kudus.

“Kami bersama Pak Dandim, unsur TNI dan Polri langsung bergerak cepat. Begitu ada laporan anak-anak mengalami keluhan seperti mulas, pusing, dan diare, semuanya langsung kita bawa ke rumah sakit untuk ditangani,” ujarnya didampingi Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andreasie dan Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus Abdul Hakam,.

Sam’ani menegaskan langkah cepat ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menangani kejadian luar biasa agar tidak menimbulkan dampak lebih luas.

Selain itu, pihaknya bersama TNI, Polri dan Dinas Kesehatan masih melakukan penyisiran apabila terdapat siswa lain yang mengalami gejala serupa.

“Ini menjadi bahan evaluasi agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali di Kabupaten Kudus. Nantinya, para koordinator dan penanggung jawab satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Kabupaten Kudus akan kami kumpulkan untuk apel, briefing dan pembekalan,” ujarnya.

Ia menambahkan pengumpulan SPPG tersebut sebenarnya telah direncanakan sebelumnya sebagai upaya menjaga kualitas pelaksanaan program MBG. Namun, dengan adanya kejadian ini, evaluasi akan lebih diperkuat.

Terkait pembiayaan perawatan, Sam’ani memastikan seluruh siswa yang dirawat tidak dipungut biaya.

“Semua gratis. Ini masuk kejadian luar biasa. Kabupaten Kudus sudah Universal Health Coverage (UHC) 99,5 persen, sehingga seluruhnya ditanggung BPJS Kesehatan. Bagi yang belum memiliki BPJS, akan langsung diaktifkan hari ini,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andreasie menambahkan pihaknya bersama Pemkab Kudus akan terus mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan program MBG agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami akan segera mengumpulkan para SPPG di lapangan. Sebenarnya briefing dan evaluasi sudah sering kami lakukan, namun kejadian ini menjadi bahan evaluasi penting ke depan,” ujarnya.

 

 

Tags: Bupati KuduskeracunanMBGSam'ani IntakorisSMA Negeri 2 Kudus

Related Posts

Ribuan massa dari berbagai elemen ikut dalam Aksi Rakyat Memanggil di pertigaan Gejayan, Sleman, Sabtu (13/6/2026).

Ribuan Massa di Gejayan Tuntut Prabowo-Gibran Turun, Kritik MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih

June 15, 2026
Massa aksi yang diinisiasi oleh Suara Ibu Indonesia menggelar aksi menuntut evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bundaran UGM Yogyakarta, Jumat (17/10/2025) sore.

MBG Jadi Ladang Korupsi, Guru Besar UGM Desak Perbaikan Tata Kelola BGN

June 10, 2026
YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026
ilustrasi uang Rupiah yang diwacanakan bakal dilakukan redenominasi

Kritik Narasi Pemerintah Soal Optimisme Ekonomi, Pakar: Buktikan Secara Ilmiah

May 21, 2026
Ilustrasi pengelolaan Makan Bergizi Gratis atau MBG

Pakar Analisis Kebijakan Publik Nilai Usulan Kampus Terlibat di MBG Melenceng dari Tupoksi Universitas

May 13, 2026
Panewu Mlati Dyah Purwanti saat diwawancarai terkait keracunan di Padukuhan Toragan, Senin (4/5/2026).

Keracunan Nasi Kotak Pamitan Haji di Tlogoadi Meluas, Ini Musababnya

May 4, 2026
Next Post
Ilustrasi uang

Biaya Hidup di DIY Tertinggi Kedua di Indonesia, Pakar UMY: Penetapan Upah Perlu Dievaluasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.