• Tentang Kami
Saturday, January 10, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Meluruskan Sejarah, Jembatan Pandansimo Kini Resmi Bernama Kabanaran

Perubahan nama Jembatan Pandansimo menjadi Kabanaran diusulkan oleh Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
November 19, 2025
in headline, Kulonprogo
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Jembatan Kabanaran, Rabu (19/11/2025). (Dok. Istimewa)

Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Jembatan Kabanaran, Rabu (19/11/2025). (Dok. Istimewa)

0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

KULON PROGO, POPULI.ID – Presiden RI Prabowo Subianto secara langsung meresmikan jembatan yang sebelumnya bernama Jembatan Pandansimo dengan nama baru, yakni Jembatan Kabanaran pada Rabu (19/11/2025).

Pergantian nama pada jembatan yang menghubungkan Kalurahan Banaran di Kabupaten Kulon Progo dan Kalurahan Poncosari di Kabupaten Bantul itu dinilai sarat nilai historis serta mempertegas identitas budaya setempat.

BERITA MENARIK LAINNYA

Pemkab Kulon Progo Berhentikan 102 Kepala Sekolah, Ada Apa?

Pastikan Natal Aman, Gegana Brimob DIY Sterilisasi Gereja di Kulon Progo

Perubahan nama Jembatan Pandansimo menjadi Kabanaran diusulkan oleh Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan. Agung mengaku telah menyampaikan kajian sejarah Kabanaran kepada Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Usulan perubahan nama tersebut lalu disampaikan secara tertulis kepada Sekretaris Daerah DIY.

Agung mengatakan usulan perubahan nama Jembatan Pandansimo menjadi Jembatan Kabanaran merupakan upaya untuk meluruskan sejarah.

Menurutnya, penamaan Kabanaran dipilih bukan tanpa alasan. Kata “Kabanaran” berasal dari nama “Kalurahan Banaran”, sebuah desa atau kelurahan di wilayah Kapanewon Galur, Kulon Progo yang kini dilewati jalur jalan lintas selatan (JJLS).

Ia menjelaskan bahwa Pangeran Mangkubumi pernah melakukan tapa atau menyepi di kawasan tersebut. Kabanaran memiliki nilai historis yang kuat karena menjadi salah satu jejak penting perjalanan Pangeran Mangkubumi sebelum kemudian mendirikan Keraton Ngayogyakarta.

Berdasarkan catatan sejarah, wilayah Kalurahan Banaran merupakan salah satu tempat berjuangnya Pangeran Mangkubumi untuk mempertahankan Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.

Seperti diketahui, Pangeran Mangkubumi kemudian bergelar Sri Sultan Hamengku Buwono I saat memimpin Keraton Yogyakarta.

Agung menjelaskan, selain ditinjau dari sisi historis, penamaan Jembatan Kabanaran juga didasarkan pada lokasi jembatan yang lebih banyak masuk di wilayah Kulon Progo.

“Sejak dihembuskan nama Pandansimo, saya lalu melakukan kajian secara data,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).

Proses pengkajian sudah dimulai sejak pertama kali wacana penamaan jembatan itu muncul. Agung mengaku sudah menyampaikan kajian lengkap secara tertulis kepada Sri Sultan Hamengku Buwono X sekitar satu bulan lalu. Sementara nota tertulis kepada Sekda DIY disampaikan sekitar tiga minggu lalu.

“Ada dua hal, kebenaran sejarah dan sejarah administrasi. Keduanya kami lampirkan,” ucapnya.

Sementara itu, secara administratif, sebagian besar struktur jembatan tersebut berada di wilayahnya. Di lapangan, 80 persen fisik jembatan berada di tanah Kulon Progo. Sedangkan sisi timur memang di wilayah Pandansimo, Bantul.

Namun, badan sungai dan 80 persen konstruksi berada di Kulon Progo. Selain itu, Agung menyebut Kulon Progo juga selama ini bertanggung jawab atas pemeliharaan fasilitas seperti lampu, jaringan listrik, dan infrastruktur penunjang.

Menurutnya, pemberian nama pada jembatan ini lebih bertitik tolak dari latar histori atau bagian dari pelurusan sejarah, bukan upaya menunjukkan dominasi wilayah.

“Ini bukan pamrih pribadi, bukan kepentingan Kulon Progo semata. Kami hanya mendudukkan persoalan sesuai tempatnya. Kami tentunya juga akan bersinergi dengan Kabupaten Bantul dalam pemanfaatan jembatan,” kata Agung.

Tags: agung setyawanjembatanjembatan PandansimoKabanaranKulon ProgoPrabowo Subianto

Related Posts

Badan Kepegawaian dan Pengelolaan SDM Kabupaten Kulon Progo memberhentikan ratusan kepala sekolah

Pemkab Kulon Progo Berhentikan 102 Kepala Sekolah, Ada Apa?

January 2, 2026
Personel Gegana Brimob Polda DIY melakukan sterilisasi gereja di Kulon Progo jelang perayaan natal.

Pastikan Natal Aman, Gegana Brimob DIY Sterilisasi Gereja di Kulon Progo

December 23, 2025
DPUPKP Kulon Progo Pastikan Pembangunan Ruas Jalan Prangkokan-Ngori Terlaksana Sesuai Kontrak

DPUPKP Kulon Progo Pastikan Pembangunan Ruas Jalan Prangkokan-Ngori Terlaksana Sesuai Kontrak

December 13, 2025
Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko melakukan penanaman perdana kelapa genjah bantuan dari Kementerian Pertanian

Pemkab Kulon Progo Terima Bantuan Pengembangan Kelapa Genjah Seluas 127 H

November 27, 2025
Presiden RI, Prabowo Subianto, didampingi para menteri meresmikan langsung Jembatan Kabanaran yang menghubungkan Kabupaten Kulon Progo dan Bantul, Rabu (19/11/2025). (Dok. Istimewa)

Prabowo Resmikan Jembatan Kabanaran, Tekankan Soal Pariwisata hingga Nilai Historis

November 19, 2025
Kajari Kulon Progo yang baru Yuliyati Ningsih memberi sambutan di hadapan Pemkab Kulon Progo, Selasa (11/11/2025)

Yuliyati Ningsih Jabat Kajari Kulon Progo yang Baru: Rasanya Seperti Kembali ke Rumah

November 12, 2025
Next Post
Presiden RI, Prabowo Subianto, didampingi para menteri meresmikan langsung Jembatan Kabanaran yang menghubungkan Kabupaten Kulon Progo dan Bantul, Rabu (19/11/2025). (Dok. Istimewa)

Prabowo Resmikan Jembatan Kabanaran, Tekankan Soal Pariwisata hingga Nilai Historis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.