JAKARTA, POPULI.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) menghimpun laporan kejadian bencana sejak Rabu (17/12/2025) hingga Kamis (18/12/2025), pukul 07.00 WIB. Bencana hidrometeorologi terjadi pada dua wilayah di Indonesia.
Adapun yang pertama yakni banjir di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Curah hujan tinggi, disertai angin kencang memicu luapan Sungai Cilemer ke pemukiman warga pada Rabu (17/12/2025). Tinggi muka air berkisar antara 30 cm hingga 50 cm. Lokasi terdampak yakni Desa Idaman, Kecamatan Patia.
Tercatat sebanyak 422 KK terdampak, serta kerugian material sebanyak 422 unit rumah rusak. Tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Pandeglang lakukan monitoring dan kaji cepat di lokasi kejadian. Kondisi terkini pada Rabu (17/12/2025) hujan ringan hingga sedang masih terjadi di wilayah Kabupaten Pandeglang. Masyarakat yang terdampak genangan banjir masih bertahan di rumah masing-masing.
Beralih ke Provinsi Maluku, dipicu hujan dengan intensitas tinggi pada (12/12/2025) di wilayah Negeri Effa, Kecamatan Kesui Watubela, Kabupaten Seram bagian Timur, menyebabkan sungai meluap dan merendam rumah warga dengan ketinggian air mencapai mencapai 50 cm. Sebanyak 24 KK (96 jiwa) terdampak.
Kerugian material meliputi 24 unit rumah rusak. BPBD Kabupaten Seram Bagian Timur berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan asesmen di lokasi terdampak. Kondisi terkini pada Rabu (17/12) banjir masih belum surut.
Prakiraan Cuaca Tiga Hari Ke depan
Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga hujan ringan. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Bengkulu, Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Tengah.
Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut: Siaga (Hujan lebat – sangat lebat) yakni wilayah Lampung, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
Angin Kencang dapat terjadi di Kepulauan Riau, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku.
BNPB mengimbau warga menjauhi wilayah terbuka ketika terjadi hujan yang disertai petir dan angin kencang, serta menjauhi pohon, bangunan dan infrastruktur yang sudah rapuh. Tetap tenang dan siaga menghadapi perubahan cuaca, serta pahami langkah evakuasi mandiri jika diperlukan.




![Ilustrasi dampak deforestasi yang mengakibatkan banjir. [pexels/Nikita Belokhonov]](https://populi.id/wp-content/uploads/2025/12/pexels-traveliving-4858613-120x86.jpg)

![ilustrasi banjir Sumatra. [x.com/@danrem]](https://populi.id/wp-content/uploads/2025/12/banjir-sumatra-4-120x86.jpeg)





