• Tentang Kami
Saturday, January 10, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Bisnis

Tingkat Hunian Hotel di DIY Capai 90 Persen, Paling Tinggi di Kawasan Malioboro

Hunian tertinggi tercatat di Kota Yogyakarta, terutama kawasan sekitar Malioboro, disusul Kabupaten Sleman yang berbatasan langsung dengan Kota Yogyakarta.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
December 29, 2025
in Bisnis, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi hotel

ilustrasi hotel. [pixabay/Ben_Kerckx]

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat tingkat hunian kamar hotel selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) melonjak hingga menyentuh 90 persen, khususnya di wilayah perkotaan. Capaian tersebut terjadi meskipun tingkat pemesanan awal sebelum libur panjang tergolong belum tinggi.

Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono, menyebut tingkat okupansi rata-rata hotel di seluruh wilayah DIY pada periode 26–28 Desember 2025 berada di angka 80 persen.

BERITA MENARIK LAINNYA

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

Pasar Kranggan Mendesak Dilakukan Revitalisasi

“Rata-rata se-DIY pada 26–28 Desember mencapai 80 persen. Untuk Kota Yogyakarta dan Sleman bahkan bisa berada di kisaran 85 hingga 90 persen,” ujar Deddy, Senin (29/12/2025).

Hunian tertinggi tercatat di Kota Yogyakarta, terutama kawasan sekitar Malioboro, disusul Kabupaten Sleman yang berbatasan langsung dengan Kota Yogyakarta. Sementara itu, tingkat okupansi hotel di Kabupaten Kulon Progo masih relatif lebih rendah.

Untuk periode 29–31 Desember 2025, tingkat reservasi tercatat lebih tinggi dibanding hari-hari sebelumnya, yakni berada di kisaran 40 hingga 60 persen. Namun, angka tersebut masih didominasi oleh hotel-hotel yang berada di pusat kota.

“Reservasi tanggal 29–31 Desember rata-rata se-DIY per 28 Desember berada di kisaran 40 sampai 60 persen, dengan dominasi tertinggi masih di sekitar Malioboro yang mencapai 75 persen,” jelas Deddy.

Wisatawan yang menginap di hotel-hotel Yogyakarta didominasi oleh pengunjung asal Jakarta, disusul Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Selain itu, terdapat pula wisatawan dari luar Pulau Jawa seperti Kalimantan Timur dan Lampung.

Untuk wisatawan mancanegara, Deddy menyebut kedatangan dari Malaysia dan Singapura, serta munculnya tren baru wisatawan asal Australia sejak 26 Desember lalu.

“Wisatawan mancanegara datang dari Malaysia, Singapura, dan ada tren baru dari Australia mulai 26 Desember kemarin,” katanya.

Menjelang puncak perayaan tahun baru pada 30–31 Desember, tingkat pemesanan kamar masih terpantau belum maksimal. Namun, Deddy optimistis tingkat hunian akan meningkat seiring tingginya jumlah wisatawan yang datang langsung tanpa melakukan reservasi terlebih dahulu.

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencatat okupansi hingga 90 hingga 95 persen, Deddy berharap capaian tahun ini tetap dapat mendekati angka tersebut. Meski target rata-rata PHRI DIY berada di kisaran 80 persen.

“Kalau dibandingkan tahun lalu bisa mencapai 90 sampai 95 persen. Mudah-mudahan bisa mengejar, walaupun target kami rata-rata 80 persen,” ujarnya.

Deddy juga menyoroti fenomena meningkatnya wisatawan walk-in yang datang langsung ke hotel tanpa pemesanan awal. Kondisi ini berbeda dengan prediksi awal PHRI yang memperkirakan tingkat hunian mengikuti pola reservasi pra-liburan periode 26 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026 yang hanya berada di angka sekitar 40 persen.

“Ternyata banyak wisatawan yang tidak melakukan reservasi terlebih dahulu, tetapi langsung datang ke hotel,” ungkapnya.

Meski demikian, Deddy belum dapat memastikan apakah tingginya okupansi ini dipengaruhi oleh pergeseran tujuan wisata dari Bali ke Yogyakarta, meskipun kemungkinan tersebut tetap ada.

“Bisa jadi ada wisatawan yang awalnya berencana ke Bali lalu memilih beralih ke DIY,” tuturnya.

Tags: Deddy Pranowo Eryonolibur nataruMalioboroPHRI DIYYogyakarta

Related Posts

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Yogyakarta, Lana Unwanah memberikan keterangan terkait kasus super flu di Kota Yogyakarta, Jumat (9/1/2026)

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

January 9, 2026
Pasar Kranggan. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

Pasar Kranggan Mendesak Dilakukan Revitalisasi

January 6, 2026
Ilustrasi sakit super flu

Muncul Satu Kasus Super Flu, Dinkes DIY Minta Warga Tak Panik

January 6, 2026
Ilustrasi keuangan negara

Perputaran Uang Selama Nataru di DIY Turun, BI Ungkap Biangnya

January 6, 2026
kawasan Malioboro dikunjungi 1 juta wisatawan saat libur Nataru 2025

Dikunjungi 1 Juta Wisatawan, Dispar Sebut Pondasi Wisata Yogyakarta Masih Kuat

January 6, 2026
Ilustrasi lanskape DIY

Jalan Tol Dongkrak Arus Wisatawan Nataru ke DIY, Dispar Catat 1,03 Juta Kunjungan

January 5, 2026
Next Post
destinasi wisata Pantai Parangtritis yang menjadi satu di antara andalan pariwisata Kabupaten Bantul

Pemkab Bantul Turunkan Target PAD dari Sektor Pariwisata, Kenapa?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.