• Tentang Kami
Friday, January 9, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Banyak Aduan Asap dan Sampah, Satpol PP Tertibkan Puluhan PKL Liar di Malioboro

Satpol PP menertibkan total 24 PKL yang berjualan dari ujung teteg (rel kereta api) hingga kawasan Jalan Panembahan Senopati.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
December 31, 2025
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Personel Satpol PP Kota Yogyakarta menertibkan pedagang kaki lima (PKL) liar di kawasan Malioboro, Selasa (30/12/25). (Dok. Satpol PP Kota Yogyakarta)

Personel Satpol PP Kota Yogyakarta menertibkan pedagang kaki lima (PKL) liar di kawasan Malioboro, Selasa (30/12/25). (Dok. Satpol PP Kota Yogyakarta)

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Yogyakarta menertibkan puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Malioboro pada Selasa (30/12/2025). Hal ini menyusul banyaknya aduan masyarakat terkait gangguan kenyamanan, terutama dari asap dan kebersihan.

Kepala Seksi Pengendalian Operasional Satpol PP Kota Yogyakarta, Yudho Bangun Pamungkas, mengatakan penertiban tidak hanya menyasar pedagang sate saja. Meskipun aduan terbanyak memang berasal dari aktivitas penjualan sate.

BERITA MENARIK LAINNYA

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

Pasar Kranggan Mendesak Dilakukan Revitalisasi

“Penertiban ini sebenarnya bukan hanya sate. Tapi memang yang paling banyak ditertibkan itu sate karena aduannya paling banyak,” ujar Yudho saat dikonfirmasi, Rabu (31/12/2025).

Dalam operasi tersebut, Satpol PP menertibkan total 24 PKL yang berjualan dari ujung teteg (rel kereta api) hingga kawasan Jalan Panembahan Senopati. Dari jumlah itu, sebanyak 14 pedagang merupakan penjual sate.

Menurut Yudho, para pedagang kerap melakukan praktik “kucing-kucingan” dengan petugas. Mereka berjualan di area perbatasan Jalan Malioboro hingga Jalan Margomulyo, terutama di titik-titik simpang yang memungkinkan pedagang melarikan diri saat petugas datang.

“Mereka biasanya mangkal di simpang-simpang seperti Simpang Dagen, Simpang Suryatmajan, dan Ngejaman. Kalau ada petugas, langsung lari,” jelasnya.

Selain menimbulkan asap yang dikeluhkan wisatawan, aktivitas pedagang juga berdampak pada kebersihan kawasan. Satpol PP menemukan banyak sisa bungkus makanan, bumbu, hingga arang bekas pembakaran yang ditinggalkan begitu saja di lokasi berjualan.

“Kadang bungkusan dan bumbunya dibuang sembarangan. Ada juga yang ditinggal di tempat jualan kalau mereka kabur. Bahkan arang bekas bakaran juga ditinggal,” ungkap Yudho.

Penertiban juga menyasar pedagang lain yang menggunakan gerobak atau lapak dan masuk ke area yang tidak diizinkan. Termasuk pedagang bakso, cilok, minuman, hingga angkringan yang berada terlalu dekat dengan badan Jalan Malioboro.

“Yang di sirip-sirip dan mepet ke Jalan Malioboro juga kami tertibkan,” kata Yudho.

Dalam penertiban tersebut, Satpol PP mengamankan sarana dan prasarana berdagang milik para PKL. Untuk pedagang sate, alat pemanggang diamankan setelah terlebih dahulu disiram air. Sementara pedagang lain, barang yang diamankan antara lain payung besar, kursi, dan perlengkapan gerobak.

“Barang-barangnya kami amankan dan dibawa ke Mako. Kalau mau mengurus, mereka harus datang ke kantor,” jelas Yudho.

Ia menyebut sebagian pedagang diketahui langsung melarikan diri saat penertiban berlangsung. Namun, Satpol PP tetap melakukan pendataan di lokasi, terutama terhadap pedagang non-sate yang tidak kabur.

“Ada yang kami data, seperti penjual cilok, minuman, dan angkringan. Yang pakai gerobak,” ujarnya.

Yudho menegaskan penindakan dilakukan secara bertahap. Jika pedagang kembali mengulangi pelanggaran, sanksi akan diperberat, termasuk kemungkinan penahanan barang lebih lama.

“Nanti mereka diminta membuat surat pernyataan. Kalau masih ngeyel dan mengulangi, sanksinya bisa lebih berat,” katanya.

Ia mengakui tidak sedikit pedagang yang akhirnya tidak mengambil kembali barang dagangannya karena takut. Untuk barang yang mudah rusak seperti bumbu sate, Satpol PP akan memusnahkannya dalam waktu satu hari. Sementara barang non-organik akan diserahkan ke bidang aset untuk diproses lebih lanjut, baik dimusnahkan maupun dilelang.

“Kalau yang mudah busuk langsung kami buang. Kalau sarana-prasarana, nanti diserahkan ke aset,” jelasnya.

Dari hasil pendataan, mayoritas PKL yang ditertibkan berasal dari luar Kota Yogyakarta, meskipun ada pula sebagian warga lokal. Khusus penjual sate, Yudho menyebut sebagian besar bukan berasal dari Yogyakarta.

“Kalau sate itu jelas bukan Yogyakarta. Dari KTP campuran, ada dari luar DIY juga,” tuturnya.

Tags: MalioboroPKLSatpol PPYogyakartaYudho Bangun Pamungkas

Related Posts

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Yogyakarta, Lana Unwanah memberikan keterangan terkait kasus super flu di Kota Yogyakarta, Jumat (9/1/2026)

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

January 9, 2026
Pasar Kranggan. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

Pasar Kranggan Mendesak Dilakukan Revitalisasi

January 6, 2026
Ilustrasi sakit super flu

Muncul Satu Kasus Super Flu, Dinkes DIY Minta Warga Tak Panik

January 6, 2026
Ilustrasi keuangan negara

Perputaran Uang Selama Nataru di DIY Turun, BI Ungkap Biangnya

January 6, 2026
kawasan Malioboro dikunjungi 1 juta wisatawan saat libur Nataru 2025

Dikunjungi 1 Juta Wisatawan, Dispar Sebut Pondasi Wisata Yogyakarta Masih Kuat

January 6, 2026
Satpol PP Bantul hentikan sementara penambangan di Bawuran karena tak berizin

Satpol PP Bantul Hentikan Penambangan di Tegalrejo Bawuran karena Tak Berizin

January 6, 2026
Next Post
barang bukti diduga uang palsu yang sempat dipakai transaksi di Pasar Prawirotaman, Rabu (31/12/2025)

Polisi Amankan Seorang Perempuan Diduga Edarkan Uang Palsu di Pasar Prawirotaman

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.