• Tentang Kami
Thursday, January 29, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

3 Momen Mbak Rara si Pawang Hujan Diusir, Terbaru Saat Labuhan Keraton Yogyakarta

Rara si pawang hujan berulang kali menuai kontroversi bahkan sempat diusir. Terbaru ia disebut sempat diusir dari prosesi labuhan di Pantai Parangkusumo, Bantul

byredaksi
January 22, 2026
in headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Rara si pawang hujan baru-baru ini menuai sorotan setelah disebut diusir saat berupaya mengikuti prosesi labuhan Keraton Yogyakarta di Pantai Parangkusumo

Rara si pawang hujan baru-baru ini menuai sorotan setelah disebut diusir saat berupaya mengikuti prosesi labuhan Keraton Yogyakarta di Pantai Parangkusumo. [Instagram/rarapawang_cahayatarot]

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Sepak terjang Rara Istiati Wulandari atau yang tersohor sebagai Rara si pawang hujan makin ke sini kian membuat tepok jidat. Terbaru ia diusir saat mengikuti prosesi labuhan Keraton Yogyakarta.

Tapi momen diusir nyatanya bukan pertama kali lho dialami Mbak Rara si pawang hujan.

BERITA MENARIK LAINNYA

Bencana Sumatra, Dosa Siapa?

Keraton Yogyakarta Gelar Pameran Pangastho Aji, Singkap Laku Sri Sultan HB VIII

Menurut jejak digital, perempuan yang memiliki tempat tinggal di wilayah Sleman itu tercatat sudah beberapa kali diusir dalam sebuah kegiatan.

Berikut populi.id rangkum sejumlah momen ketika Mbak Rara si pawang hujan diusir.

Diusir dari Aceh

Momen Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 silam sempat mencuri perhatian ketika sosok yang Mbak Rara si pawang hujan muncul di tengah venue Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh.

Dalam video viral berdurasi 27 detik, tampak sosok Mbak Rara berjalan di pinggir lapangan sembari melakukan ritual tolak hujan.

Aksinya tersebut pun menuai kontroversi hingga jadi perhatian pemerintah daerah setempat.

Pj Gubernur Aceh Safrizal ZA langsung menerbitkan surat perintah pemulangan Mbak Rara.

Alasannya, pemerintah setempat tak pernah meminta bantuan pawang hujan untuk mengamankan PON Aceh.

Selain itu kegiatan yang dilakukan Mbak Rara tidak sesuai dengan Syariat Islam yang diterapkan di Aceh.

Menindaklanjuti perintah Safrizal, PT WIKA dan PT Nindya Karya, selaku penanggung jawab proyek Stadion Harapan Bangsa kemudian memulangkan Rara si pawang hujan.

Dalam keterangan dari penanggung jawab, kedatangan Rara merupakan inisiatif dari pekerja proyek yang bermaksud untuk meminta bantuan guna mengantisipasi hujan agar tak mengganggu jalannya proyek di Stadion yang dipakai sebagai venue PON.

Rara diketahui dipulangkan melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang.

2. Konser Blackpink

Seperti tak kapok, Rara si pawang hujan kembali mengalami insiden diusir.

Kali ini ketika dirinya berupaya masuk ke venue di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Rara diusir oleh petugas keamanan yang menjaga di sekitaran Stadion GBK lantaran tak memiliki izin untuk mengakses ke area dalam konser.

Dalam akun Tiktok babunya_mbajon, dijelaskan Rara disebut sempat berupaya masuk ke venue konser.

Ia konon mengaku sebagai pawang hujan dalam konser tersebut.

Tetapi ketika pihak keamanan konser meminta Rara menunjukkan surat izin dari promotor, yang bersangkutan tak mampu menunjukkan.

Lantaran tak mampu menunjukkan surat izin, Rara pun tak diperbolehkan masuk ke venue.

3. Prosesi Labuhan Keraton Yogyakarta

Terbaru, Rara si pawang hujan sempat diusir ketika berupaya mengikuti prosesi Labuhan Keraton Yogyakarta.

Dalam video yang beredar luas dengan narasi mbak Rara diusir, terlihat yang bersangkutan sempat berdebat dengan abdi dalem penanggung jawab prosesi.

Rara sempat berkilah bahwa kedatangannya ke prosesi labuhan atas undangan sosok yang disebutnya juga abdi dalem bernama Romo Rekso untuk menangkal hujan.

Gegara hal tersebut, pihak Keraton Yogyakarta pun sampai harus memberikan penjelasan.

Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura, GKR Condrokirono menegaskan hajad dalem Labuhan Parangkusumo hanya dilakukan oleh abdi dalem.

Ia menyebut meski kegiatan tersebut terbuka untuk umum, tetapi masyarakat umum hanya bisa menyaksikkan dari luar dengan menjaga ketertiban.

“Bila ada pihak luar baik perorangan maupun lembaga yang akan terlibat dalam agenda keraton harus ada izin dari Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura,” tegasnya.

Tags: AcehdiusirKeraton Yogyakartakonser BlackpinkRara istiati WulandariRara si pawang hujan

Related Posts

Ilustrasi dampak deforestasi yang mengakibatkan banjir. [pexels/Nikita Belokhonov]

Bencana Sumatra, Dosa Siapa?

December 12, 2025
Pagelaran Wayang Wong dalam pembukaan pameran Pangastho Aji Laku Sri Sultan HB VIII, di Komplek Keraton Yogyakarta, Jumat (26/9/2025) malam.

Keraton Yogyakarta Gelar Pameran Pangastho Aji, Singkap Laku Sri Sultan HB VIII

September 27, 2025
Gerebeg Maulud Tahun Dal, Tradisi 8 Tahunan Kraton Yogyakarta Menarik Ribuan Wisatawan

Gerebeg Maulud Tahun Dal, Tradisi 8 Tahunan Kraton Yogyakarta Menarik Ribuan Wisatawan

September 5, 2025
Sri Sultan HB X jalani prosesi jejak banon yang dilakukan tiap delapan tahun sekali jelang digelarnya Hajad Dalem Sekaten, Kamis (4/9/2025) malam

Sri Sultan HB X Jalani Prosesi Jejak Banon, KRT Kusumonegoro: Ini Simbol Spritual tentang Keberanian

September 5, 2025
Sri Sultan Hamengku Buwono X mengikuti pembacaan riwayat Nabi Muhammad SAW di Kagungan Dalem Masjid Gedhe sebagai rangkaian Hajad Dalem Sekaten Tahun Dal 1959.

Rangkaian Ritual Hajad Dalem Sekaten Tahun Dal 1959

September 5, 2025
lanskape pembangunan tol Solo-Jogja

Keraton Yogyakarta Sewakan Lahan untuk Jalan Tol Rp12.500 per Meter/Tahun

July 25, 2025
Next Post
pemain berstatus naturalisasi yakni Thom Haye dan Ezra Walian yang kini merumput di kompetisi Super League

8 Pemain Naturalisasi Berlabel Timnas Indonesia yang Merumput di BRI Super League

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.